Zamrud Mistis

Zamrud Mistis
Bab.50 Acara pentas Linda.


__ADS_3

Linda sebenarnya ingin sekali mendengar cerita dari kak Alysia ,tetapi karena kak Alysia masih honeymoon ,Linda menundanya.


Ponsel Linda berbunyi tampak nama tertera,bu Sinta .


"Hai Lin ini mau ada acara besok malam,dan mbak Aulia akan ke sana urus semua kebutuhan kamu,"ujar bu Sinta.


" Pagi ya !" info bu Sinta.


"Ok bu Sin," jawab Linda.


Telepon itu terputus.


Linda hanya bersantai saja di rumah.


Tiba - tiba ada pesan singkat dari Artha.


Linda kaget juga akhirnya Artha menghubunginya.


Padahal Linda belum membicarakan dengan Kak Alysia.


Linda semakin penasaran ,dengan isi pesannya.


Artha : Lin kapan bisa ketemu


Linda bingung mau jawab apa.


Linda: hi Tha ,besok aku ada acara sama bu Sinta ,kamu ikut saja kalau mau.


Besok pagi mbak Aulia ke sini.


Maksud Linda pesan begitu biar Artha atur sendiri kalau mau ketemu.


Linda memandang dari kaca Apartemennya sambil menikmati lampu malam yang begitu indah.


Linda sewaktu pernikahan Alysia sempat melihat Artha dari kejauhan,tetapi karena Artha sedang sibuk mendampingi kak Alysia .


Linda tidak mau mengganggunya.


Linda berusaha untuk tidur dan beristirahat karena besok acara padat dari pagi.


Linda memadamkan lampu kamarnya ,penerangan keluar dari cincinnya.


Linda mengucapkan selamat malam dengan sang cincin.


"Malam Cin ... met bobo ," ucap Linda.


Dengan temaramnya lampu kamar Linda tertidur pulas.


▪️


Tok ... Tok ...


Suara pintu dan bel pintu berbarengan terdengar.


Linda membuka pintu ,terlihat rombongan heboh dari perias dan kostum .


"Pagi sayang ,aduh sudah lama ya tidak jumpa,kamu sehat _kan hari ini ,cukup tidur semalam enggak? ," tanya mbak Aulia.


"Nyenyak mba ,dan sehat - sehat saja," ujar Linda.


Pak Tirta ternyata merencanakan ini sudah lama Lin,beliau kepingin kamu tampil sendiri," ujar mbak Aulia.


Penjualan tiket sudah kita lakukan seminggu yang lalu.


"Hah ... kok enggak kasih kabar sih?," ujar Linda.


"Karena kemarin itu kan banyak masalah dengan ade Dani kan?," ungkap mbak


Aulia.

__ADS_1


"Saking sibuknya urus de Dani kita semua lupa beri kabar ke kamu Lin?," ujar mbak Aulia.


"Emang ga ada GR nya Mbak?,"tanya Linda.


"Ya ini siang kita berangkat bersama," ujar mbak Aulia.


"Waduh ... apa aku bisa ya?," tanya Linda.


"Aku yakin bisa ," ujar mbak Aulia.


"Ye coba baju ini deh ,"ujar Susi perias.


Susi menyerahkan 3 buah baju .


Linda masuk kamar dan mencoba satu demi satu baju itu.


Linda keluar ruangan dan mbak Aulia yang menentukan yang mana yang paling cocok untuk tubuh Linda.


Tiba - tiba bunyi bel pintu ,mbak Aulia yang membukakan pintu.


"Eh Artha ,apa kabarnya?," tanya mbak Aulia.


"Baik mbak," jawab Artha.


Linda yang sedang mengenakan kostum tersenyum melihat Artha ikut datang ,seperti yang Linda harapkan.


Setelah kostum dipilih mereka siap berangkat ,Artha membantu membawakan barang bawaan Linda.


Artha mendekat merapat ke tubuh Linda.


Linda memandang ke arah Artha.


"Maafkan aku ya ,sedikit berbisik ke telinga Linda," ungkap Artha.


Linda tersenyum mendengarnya.


Team acara memakai mobil kantor,sedang Linda tidak enak sama Artha ,sehingga ikut dimobil Artha.


Mereka sampai di Hotel Garden ,Linda kaget juga melihat foto dirinya sudah terpajang di depan .


Linda sebenarnya kurang happy karena mustinya pak Tirta atau bu Sinta membicarakannya dulu.


Tapi karena sudah tanda tangan kontrak Linda tidak bisa menolaknya.


Mbak Aulia langsung ambil kunci dan rombongan ikut semua,ternyata booking 2 buah kamar.


Mereka langsung GR ke ballroom hotel ,musik di putar di situ Linda coba latihan dengan para penari latar mereka cukup luwes membawakan tarian.


Satu jam sudah berlalu ,Artha setia menemani Linda GR tidak banyak yang bisa mereka bahas karena Linda sibuk sekali.


Begitu selesai latihan untuk nanti malam ,Linda dan rombongan kembali ke kamar untuk istirahat sejenak.


Artha melihat banyak tumpukan makanan kotak yang di bawa kru,Artha ambil 2 buah dan memberikannya ke Linda.


"Lin kamu makan deh ,kamu butuh tenaga banyak hari ini," ujar Artha.


"Terima kasih Tha ,...


"Aku minta maaf juga ya sama kamu sudah bikin kecewa kamu ,"ujar Linda.


"Aku mau jelaskan sama kamu tapi bingung," ucap Linda.


"Memang benar kamu tidak ada hubungan apa - apa sama dia?," tanya Artha dengan serius.


"Betul ,enggak ada apa - apa," ucap Linda.


Dari kejauhan mbak Aulia memandang mereka berdua .


"Serius amat bicaranya?," ucap mbak Aulia.

__ADS_1


'Biarin ne' ujar Susi perias.


"Nanti_ kan susah kalau sudah make up mau bicaranya ,"ujar Susi.


Linda membuka nasi kotak itu ,lumayan enak sepertinya ayam panggang ,ada urap,sambal dan lalapan.


"Yuk makan dulu," ujar Artha ke semua orang yang ada di situ .Mereka berdua menikmati makan siang mereka begitu juga Kru semua ikutan makan siang.


Waktu mereka sangat terbatas ,mereka setelah makan siang istirahat sejenak barang setengah jam .


Setelah itu mereka mulai sibuk kru sebagian sudah ada yang keluar ruangan ,mereka harus mengurus lampu panggung dan mengatur penari - penari latar itu juga .


Setelah memberikan arahan ke penari - penari itu dirias terlebih dahulu.


Linda harus sabar menunggu giliran untuk di rias.


Tiba - tiba salah satu kru yang sudah duluan di berada dipanggung kembali ke kamar dan memberitahukan kalau tiket didepan sudah habis terjual.


"Hah habis ," ucap mbak Aulia.


"Wah bagus banget ya beritanya .


"Semangat Lin ! ," ujar Artha.


Hati Linda sebenarnya rada kuatir ,karena persiapan kurang .Artha tetap mendampingi Linda.


Artha sepertinya tahu kalau Linda gelisah dan kuatir .


"Ayo kakak cantik kita dandan dulu," ujar Susi si perias.


Linda digiring ke kursi rias oleh Susi.


Linda dibuat rambutnya lebih menarik dari sebelumnya,Susi ingin Linda terlihat lebih special malam ini.


Suasana di ruang ballroom sudah penuh,banyak orang berdesakan ,


dibeberapa sudut terlihat wartawan dari berbagai media sudah tak sabar ingin menyaksikan Linda tampil.


Foto - foto Linda yang pernah beredar di media membuat Linda namanya semakin tenar,wajah cantik Linda yang mencuri perhatian publik.


Lampu panggung sudah menyala tanda acara sudah mau mulai.



Linda tampil dengan gaun biru muda yang begitu indah sesuai dengan warna kulit Linda yang putih.


Lampu sorot langsung ke Arah tubuh Linda .


Linda mencoba menyapa penonton yang begitu antusias ingin melihat Linda dari dekat.


"Malam semua! ," sapa Linda dengan suara lantang.


"Terima kasih sudah datang dan mau hadir di sini,sampai tiket habis semua.


Tepuk tangan dong buat panitia yang sudah bekerja keras hari ini," ungkap Linda.


Untuk yang belum bisa masuk ke sini karena ruangnya juga terbatas akan di berikan kenang - kenangan ,bisa di ambil di luar ya di pintu keluar ,tetapi yang tertib ya jangan berebut,"ujar Linda.


Acara segera di mulai ,sedang Artha duduk manis di belakang panggung dengan hati was - was.


\_\_\_\_\_\_-----\_\_\_\_\_\_


Bersambung


Jgn lupa like


Koment


Gift

__ADS_1


Vote


Terima kasih 🥀


__ADS_2