
Artha tidak puas dengan jawaban bu Sinta,sudah berangkat pagi-pagi ,kenapa hasilnya malah tambah bingung .
Artha pulang ke rumah orang tuanya ,dengan wajah kesal masuk keruangan.
Pegawai - pegawai di dapur semua pada bingung ,kenapa tiba - tiba pulang ke rumah orang tuanya.
Kamar Artha selalu tetap ada ,walau dia sudah tidak tinggal di situ.
Pelayan di ruangan itu ada 3 orang ,bingung dan membicarakan kejadian hari ini.
Kebetulan mamah ida dan papa Pri sedang tidak ada di rumah ,sedang ke luar kota.
Malamnya Alysia baru keluar dari kamar ,begitu juga Artha mereka berdua tak banyak bicara ,hanya saling berpandangan di meja makan
Kau.!
Kenapa ?
Mareka bertanya berbarengan dengan telunjuknya .
Mereka merasa pasti ada yang tidak beres.
Cerita flash back ,waktu mereka masih kecil kalau lagi ada masalah suka main
Dart board .
Pelayan menawarkan makanan dan ke duanya serentak minta burger.
Dan dart board tersebut tidak pernah dipindahkan ke ruang lain .
Artha bangun dan mencabut panahnya dan memberi beberapa kepada Alysia.
Artha yakin kekesalannya bisa
dilampiaskan ke dart board ,begitu juga dengan Alysia
Mereka memanah dengan serius ,sampai akhirnya Alysia yang memenangkannya .
Tidak lama kemudian makanan burger telah tersedia mereka makan tanpa bicara hanya
pandang - pandangan,pelayan memandang mereka dengan heran .
Mereka ini ada masalah apa ?
Tiba - tiba mereka menangis bersama , pelayan - pelayan semakin dibuat panik ,semua makanan dibuang ke lantai ,dan Alysia memeluk Artha duluan ,mereka berdua saling berpelukan.
Akhirnya Artha tidur di rumah orang - tua malam itu.
Pagi harinya Artha masih sempat sarapan dan Alysia keluar kamar dengan mata yang bengkak ,membuat Alysia terpaksa pakai kaca mata hitam.
Alysia masuk ke kantor pagi ini dengan kondisi mata seperti itu,semua bawahannya memandanginya.
Alysia kesal.
Kenapa pada liat ke saya?
Ada yang lucu ? ...
Oh 'ga bu ..., "jawab beberapa pegawai .
Mereka langsung menunduk ketakutan.
Hari ini kita ke proyek ,siapkan desain ,sebelum masuk ke ruangannya.
__ADS_1
Tiba - tiba bunyi suara telepon .
Alysia mengambil teleponnya dari dalam tas melihat siapa yang telepon pagi -pagi begini .
Frans telepon berkali - kali tetapi sama Alysia tidak di terima ,malah sama Alysia dimatikan .
Kekesalan Alysia belum mereda,butuh waktu untuk itu.
Sakit hati ,merasa dibohongi ,dikhianati dihancurkan,campur aduk perasaannya.
Hari ini Alysia hanya ingin menenangkan diri ,menyibukkan diri dengan bekerja walau kondisi mata seperti itu.
Mereka sudah sampai di proyek ,bohir kali ini masih muda ,tampan dan seorang polisi .
Terlihat dari hiasan - hiasan dinding yang terpajang ,ada penghargaan polisi terbaik .
Ada yang menarik di foto itu ?,"tanya bohir muda .
"Oh maaf saya liat - liat foto,"ujar Alysia
Alysia tetap tidak melepas kaca matanya.
Karena merasa Malu .
"Bisa lihat dengan kaca mata hitam ,"ujar bohir muda?
"Oh .. ya bisa ," ucap Alysia menghindar , buru - buru melihat anak buahnya bekerja.
Walau sebenarnya susah melihat dengan kaca mata hitam.
Adam nama bohir muda itu,memandang Alysia dari belakang.
Alysia yang tidak sengaja membetulkan letak tasnya melihat kebelakang ,dan kaget lihat Adam sedang memandanginya sambil menyender di pintu teras.
Alysia mengangguk sedikit memberi hormat ,Setelah dilihat pekerjaan anak buahnya sudah mau rampung,Alysia buru -buru merapikan gambar - gambar design ,tapi karena banyak gambar gambar itu terjatuh.
"Te ... terima kasih pak
Maaf merepotkan ," ucap Alysia.
Tidak apa - apa ,santai saja,"ujar Adam.
Panggil saya Adam ,sambil menyodorkan tangannya," ujar bohir muda itu.
Alysia juga menyalaminya walau tangannya penuh gambar.
Alysia menjabat tangan Adam.
Ini sudah selesai ya pak Adam ,nanti anak buah saya yang akan urus selanjutnya,terima kasih ya pak sudah order landscape taman ,semoga puas dengan layanan kami.
Alysia berjalan tergesa - gesa,tapi sepertinya Adam masih ingin berbincang - bincang sebentar lagi.
Dengan menyusul Langkah Alysia menuju mobil,Adam memberi salam ,begitu juga Alysia .
Alysia mau menutup kaca jendela mobil, tiba - tiba Adam malah menyetop electric window nya .
"Alysia ,di lantai atas bisa kamu urus tidak ,masih ada taman kecil di atas ?
"Pak supir stop dulu ,ujar Alysia ke supir kantornya.
"Oh boleh pak ,nanti coba telepon saja ke kantor pak,"ujar Alysia menghindar.
Esok harinya Alysia terpaksa menerima telepon dari Frans karena telepon berpuluh - puluh kali tidak berhenti,mereka memutuskan besok untuk bertemu.
__ADS_1
Jam makan istirahat dipergunakan Alysia untuk bertemu dengan Frans.
Alysia memang beralasan tidak bisa bertemu lama - lama karena banyak tugas yang harus diselesaikan.
Frans sudah menunggu lebih dulu di restoran itu.
Sudah tersedia beberapa menu andalan di tempat itu.
Alysia dengan tenang duduk dan menikmati makanan karena lapar ,tanpa bertanya apapun kepada Frans.
Selesai makan Alysia langsung melempar serbet itu ke Frans.
Coba jelaskan tentang mantan istrimu itu?
Hah ... mantan istriku ?
Memangnya kenapa?
Kan kamu sudah tahu kalau aku sudah bercerai 2 tahun yang lalu,"ujar Frans.
Mana coba surat cerainya aku liat ,besok bawa ya?,"ucap Alysia.
Frans terlihat kaget dan gugup.
Kamu masih berhubungan kan dengan istri kamu itu,kamu jangan bohong,"ucap Alysia
Aku sudah lama tidak ada urusan lagi dengan dia.
Coba kamu telepon dia sekarang,"ucap Alysia.
Pertanyaan Alysia menjebak Fran.
Frans coba melihat ke telepon genggamnya dan coba menghubungi istrinya.
Langsung Alysia bangun dan melabrak Frans .
Berarti benar ya kamu masih simpan nomer teleponnya.
Dengar ya mulai hari ini kita putus,ini cincinnya aku kembalikan .
Alysia meraih tangan Frans dan meletakkan cincin tersebut di telapak tangan Frans.
Frans mencoba memeluk Alysia .Tapi Alysia menolaknya dan menatap dengan kemarahan .
Jangan berani dekati aku lagi.
Urus istrimu ,jangan sampai datang lagi ke kantor .kalau berani datang lagi ke kantor aku akan kasuskan ,mencemarkan nama baik .
Berarti kita memang bukan jodoh.
Frans mencoba menarik tangan Alysia.
Alysia menepisnya dan berjalan meninggalkan restoran tersebut,terdengar Frans coba tetap memanggil namanya,tapi Alysia harus melepaskannya .
Alysia sangat mencintai Frans dan sudah berharap banyak untuk masa depannya.Tapi ternyata Frans masih milik orang lain.
Alysia keluar dari restorant dengan bercucuran air mata ,tidak ingin melihat Frans lagi.
Padahal tahun ini rencananya mereka akan menikah ,semua batal,
berantakan, tapi untung ketahuan status Frans sekarang.
Papa Pri dan mama Ida belum tahu tentang batalnya pernikahan Alysia karena masih di luar kota.
__ADS_1
Alysia yang rencananya mau balik ke kantor ,berubah pikiran mau pergi berlibur ke pulau seribu melihat pemandangan laut.
Alysia berusaha menyembuhkan hatinya dengan berlibur.