Zamrud Mistis

Zamrud Mistis
Bab.32 Windy dan Dani di rumah sakit


__ADS_3

Linda memperhatikan adiknya ,tak habis pikir apa dan bagaimana bisa sampai babak belur begini,sambil mengelus rambutnya Windy.


Ayah masih tertidur di kursi.


Terdengar suara Windy merintih kesakitan.


Linda langsung menawarkan minum ,Windy mengangguk lemah.


Kalau kamu sudah bisa berbicara ,tolong ceritakan ke kakak ya kenapa bisa begini.


Tangan Windy masih di genggamnya ,berharap Windy bisa segera pulih ,walau kenyataannya tidak mungkin melihat kondisinya seperti itu.


Pintu kamar terbuka ,ternyata seorang suster mengantarkan sarapan pagi untuk Windy.


Memang makanan rumah sakit tidak ada yang enak.


Tapi Windy harus coba makan.


Linda coba untuk membetulkan tempat tidurnya supaya Windy bisa sambil duduk sarapannya.


Makanan itu diletakkan di tempat tidurnya.


Dan membantu Windy untuk tetap harus makan supaya bisa cepat pulih.


Setelah sarapan ,Windy menanyakan Dani.


Linda memang belum sempat keluar ruangan sehingga belum mengetahui kondisi Dani.


Setelah Windy sarapan ,tatapan Windy begitu kosong ,semua begitu mengerikan apa yang dilewatinya ,banyak yang tidak tahu kalau di sekolah itu ada beberapa orang yang 'Adi berkuasa' orang yang mengatas namakan 'Uang segalanya'.


Donatur terbesar adalah orang - orang kuat yang bisa mengatur semuanya.


Dari donatur AC ,komputer ,dan lain - lainnya .


Windy merasa tidak adil baginya ,selalu berusaha mendapatkan nilai tertinggi dengan susah payah belajar hingga tengah malam masih terus mengerjakan tugasnya ,sedang sebagian melakukannya dengan cara curang.


Hari itu Windy akan menjalani ulangan ,semua terlihat tertib tidak ada yang terlihat aneh .


Begitu di mulai Windy mulai gerah melihat ke kiri ,ke samping semua pada berusaha untuk curang ,pemandangan ini bikin geleng kepala ,dalam hati Windy buat apa sekolah kalau tidak mau belajar dengan benar.


Windy memang cerdas ,kadang pemikirannya tidak sesuai dengan teman - temannya.


Semua teman yang dekat dengan Windy hanya beberapa orang saja dan mereka juga termasuk ranking di kelasnya .


Windy tidak bisa sepemikiran dengan anak - anak lain .


Apalagi sudah ada yang pacar - pacaran itu tidak menjadi prioritasnya.


Windy terkenal jarang bermain di sekolah


Suatu saat pembagian hasil ulangan yang di protes Windy.


"Bu ... masa hasilnya sama dapat 100 yang belajar dan yang nyontek .


"Nih bu aku foto yang pada curang ada buktinya,"ujar Windy

__ADS_1


Karena bukti itu Windy kena hajar murid - murid yang berkuasa.


Banyak yang tidak setuju dengan pemikiran Windy ,sehingga nilai - nilai mereka di kurangi hanya di kasih nilai 75.


Windy puas dengan nilai yang pantas


diberikan buat yang suka menyontek ,apalagi Windy tahu mereka - mereka yang malas suka tex orang tua mereka di sekolah dengan ponsel ,masalahnya sekarang penggunaan ponsel itu sudah


diperbolehkan sehingga dengan mudah mereka minta tolong orang tua mereka untuk mengerjakannya dan orang tua mereka tidak keberatan dan mau membantu anaknya .


Kalau sudah begitu sangat sulit untuk di rubah ,yang penting lulus tapi akan semakin bodoh anak - anak mereka tidak bisa mandiri dalam hal apapun itu.


Windy mulai menceritakan ,bagaimana mereka menghakimi Windy.


Waktu itu sudah menjelang waktu pulang sekolah ,tiba - tiba salah satu anak ini memanggil Windy.


Win dipanggil sama guru olah raga di tempat basket .


Windy tidak berpikir sesuatu yang aneh ,karena Windy anggota pom - pom girls.


Ternyata sampai di sana yang ada 5 orang anak orang kaya itu.


"Oh akhirnya ratu kelas datang juga ya ,"ucap anak perempuan berambut panjang .


Mereka duduk melingkar ,salah satu dari mereka berdiri menuju ke arah Windy.


Aku ke sini di suruh guru olah raga ,kalian tahu 'ga di mana pak guru olah raga itu," tanya Windy.


Oh ... cari pak guru olah raga.


Sewaktu Windy sedang bicara dengan mereka ,Dani kebetulan lewat dan mengintip karena melihat Windy,kenapa ada di situ .


Tiba - tiba terdengar bunyi pintu di kunci .


Klik ... Klik


Salah satu dari anak perempuan itu ,masih menyender di pintu sambil bersilang tangan di dadanya ,menertawakan Windy.


"Hei ... Win sadar dong ... Liat mana ada guru olah raga yang kamu cari,mana ... Mana liat coba ?


'Ga ada kan ?


" Nah sekarang kamu kamu pikir sendiri ,kenapa kamu bisa ada di sini?," ucap salah satu anak perempuan yang paling berpengaruh dan paling ditakuti.


Anak perempuan itu bernama Kresti .


Kresti ,Nana,Nadia,Uli,Listi mereka satu geng ,Kresti dianggap bosnya.


Kamu jangan sok pintar di kelas ya,sampai nilai kita ini semua turun gara - gara kamu .


Tiba - tiba saja rambut Windy di jambak dari belakang ,dan Windy berteriak kesakitan .


Dan Nana juga yang lain ikut - ikutan menyerang Windy .


Dani tidak tega melihat Windy disakiti seperti itu .

__ADS_1


Dani keluar dari persembunyian ,melihat Windy yang sudah jatuh dan terluka ,Dani maju mencoba melerai pertikaian itu.


Karena Windy sudah jatuh lemas Dani coba menutupi badan Windy ,supaya Windy terhindar dari pukulan mereka.


Tapi malah ikut memukuli Dani .


Oh ini ya ... pahlawan kesiangannya ,"ujar kresti.


Akhirnya keduanya tergeletak di lantai ,dengan luka di sekujur tubuh.


Kresti juga anggotanya melempar kayu - kayu yang mereka pakai untuk memukuli ke duanya.


Mereka membuang alat bukti tersebut.


Kresti dan anggotanya meninggalkan ruangan itu sambil tertawa.


"Makanya jangan belagu banget di sekolah ,tahu 'ga sekolah ini milik bapak aku ,"ucap Kresti.


Sambil membersihkan tangannya meninggalkan mereka berdua di lapangan olah raga .


Sepuluh menit setelah kejadian itu .


Dani masih bisa merogoh ponsel disakunya langsung memberitahu supir yang memang sudah menunggu di depan sekolah dari tadi.


Pak supir kaget dan melihat ke dua korban sudah tergeletak di lantai .


Supir langsung memberi tahu pak Tirta tentang insiden itu.


Pak Tirta minta supir langsung membawa mereka berdua ke rumah sakit.


Pak supir ,memapah Dani ke mobil suasana sekolah sudah sepi ,terpaksa pak supir menggendong Windy sampai ke mobil.


Dan langsung tancap gas ke rumah sakit.


Windy menceritakan perlahan apa yang di alami mereka berdua .


Linda shock mendengarnya, setelah mendengar ceritanya seperti itu ,Linda berencana menengok Dani ,nanti malam.


Win kamu jangan banyak pikiran dulu ,saran kakak kamu pulihkan badan dan luka - lukanya.


Nanti kakak akan tengok Dani ,semoga dia baik - baik saja.


Tiba - tiba ayah terbangun kaget melihat Windy sudah bisa duduk .


"Win bagaimana kamu nak ?


"Ya mendingan ayah ," jawab Windy.


"Windy sudah sarapan yah , aku menyuapi," ujar Linda.


"Wah ... Bagus itu ,kamu harus semangat untuk sembuh ya.


Jangan kuatirkan hal lain ,lupakan dulu,


ayah juga kakakmu ini selalu melindungimu.

__ADS_1


Kamu jangan kuatir ya," ujar ayah sambil mengelus rambut Windy.


-----\_\_\_\_\_-----


__ADS_2