Zamrud Mistis

Zamrud Mistis
Bab.22 Menemukan cincin zamrud


__ADS_3

Persiapan demi persiapan


dilakukan ,backpack sudah terisi penuh .


Perjalanan hari ini menuju daerah jawa timur yang menurut info banyak menemukan gundukan batu kuno baru.


Diperjalanan ,Rendy mendapat tex dari Linda ,ucapan terima kasih untuk bingkisannya,Rendy tersenyum manis,terlihat senang di wajahnya.


Rendy  hobinya menjelajahi


tempat - tempat bersejarah sesuai dengan bidang studinya Arkeologi.


Rendy pergi berdua dengan temannya bernama Iwan.


Terlihat Rendy tex balik ke Linda.


"Hi Lin! ...  kapan kita bisa bertemu .


Aku lagi dijawa untuk bikin skripsi baru pulang minggu depan .


Kita ketemuan yuk ... nanti aku tex lagi ya sehabis pulang dari jawa.


Linda tersenyum juga melihat tex dari Rendy.


"Ok ," ... jawab Linda singkat.


Rendy dan Iwan sesampai di sana langsung ke lokasi ... bersama beberapa peneliti lainnya.


Iwan pisah dengan Rendy


masing - masing cari data yang berbeda.



Rendy melihat ada bukit - bukit tanjakan tapi tertutup genangan air ... Randy coba ikut mengukur ketinggian pondasinya.


"Sebenarnya airnya harus di sedot ya,karena takutnya tumpukan batu baru ditemukan itu lenyap terkikis air,"ujar Rendy kepada tem yang ada di situ.


"Ya de' betul tapi kami tidak punya alat sedot air ,ini kemarin kena banjir," ungkap tem lain.


Randy coba konsentrasi tapi wajah Linda terus terbayang ,Rendy duduk sejenak sambil berpikir.


Begitu selesai meneliti penemuan batu kuno yang cantik terlihat jelas ,mereka coba berhati - hati mengeruk


pondasi - pondasi supaya tidak merusak struktur batuan kuno itu.


Setelah kumpul bareng dengan peneliti lainnya, Rendy izin membasuh diri dan istirahat ,dan akan melanjutkan penelitian esok harinya.


Rendy coba untuk tidur tapi tidak bisa gelisah sekali ,Rendy mimpi buruk ,badannya berkeringat semua .


Rendy terbangun kaget terdengar azan subuh langsung Rendy ambil air suci dan berwudhu dan sholat coba menenangkan hati dan pikiran.


Karena Rendy tidak bisa tidur lagi ,Rendy coba buka laptopnya dan mulai menulis laporannya.


"Huh ... Rendy menguap ... lebar


Tapi rasa kantuk masih terasa 1/2 jam tak terasa Rendy sempat tertidur di kursi .


"Oi ... oi  ... bangun - bangun terdengar suara ketukan orang di pintu kamar.


"Oe ... sambil membuka matanya


lebar - lebar.


"Eh siapa ?,"tanya Rendy.


Aku!! Iwan.


"Oh ... Rendy cepat bukakan pintu sambil mengucek matanya.

__ADS_1


"Aduh aku belum siap wan,semalam sulit tidur.


Ayo kita sarapan dan lanjut ke lokasi.


Rendy buru - buru menyelesaikan sarapannya dan berangkat dengan rombongan .


Rendy melihat ada batu yang sepertinya harus dipindahkan ,maka regu mobil angkat berat datang dan harus laksakan ,sambil berhitung 1,2,3 ramai - ramai mengikat batu yang cukup besar .


Begitu batu itu terangkat ,tidak sengaja Rendy melihat cahaya yang menyembul dari dalam tanah ,Rendy jongkok dan mengambilnya.


Terlihat dengan jelas itu adalah sebuah cincin batu zamrud begitu berkilau indah.


Zamrud dipercaya zaman dulu dipakai oleh raja - raja.


Permata berwarna hijau yang senantiasa dikagumi sejak dahulu . Peminat batu cincin kebanyakannya mengakui batu ini adalah amat cantik dan berkhasiat tinggi dari segi spiritual.


Kekerasan zamrud dalam skala Mohs . Memang batu zamrud sangat berharga dan tidak banyak yang dapat memilikinya karena faktor harganya yang agak tinggi.


Zamrud jarang dijumpai di dalam size yg besar dan batu zamrud yang paling bernilai/ paling tinggi kualitasnya berasal dari negara colombia.


Itu Rendy mempelajarinya.


Zamrud hanya dipakai oleh golongan bangsawan,raja - raja dan pembesar negara sebagai simbol keagungan dan kekuasaan.


Para pemakai batu zamrud juga percaya dan yakin batu ini akan memberi keuntungan dan keyakinan yang tinggi.


Rendy tahu betul makna yang tersirat di batu cincin tersebut ,cepat - cepat Rendy menyembunyikan batu itu.


Untung tidak ada yang memperhatikan Rendy sepertinya aman di saku bajunya .


Rendy buru - buru jalan agak menjauh ke tempat lain.


Sudah hampir seminggu Rendy di lokasi itu.


Malam sebelum kembali ke jakarta,Rendy bermimpi sangat aneh,bertemu dengan seorang


Rendy langsung terbangun dari tidur dan merasa haus yang sangat,seperti  habis berjalan di gurun pasir.


Akhirnya Rendy terbangun tak bisa tidur lagi,Rendy coba berjalan ke teras kamarnya.


Rendy melihat sekelilingnya sudah pada tidur,Iwan juga pasti sudah mimpi indah karena sudah pukul 23.30.


Iwan teman dari kuliahnya ,mereka berdua sudah harus balik ke jakarta besok siang.


Rendy duduk di taman memikirkan mimpi itu seperti nyata,bulu kuduk Rendy berdiri.


"Pertanda apa ya?,"ucap Rendy.


Rendy tidak sengaja menoleh ke arah kamarnya,betapa kagetnya Rendy seperti  tidak percaya ,dan menengok ke dua kali memastikan kalau matanya benar - benar tidak salah liat , melihat cahaya hijau di ruangannya.


Rendy langsung perlahan berjalan menuju kamarnya,seakan jalan berjinjit.


Tetapi aneh begitu sampai di pintu kamar, cahaya itu hilang.


"Hah ... kok hilang,tapi itu jelas banget tadi"ujar Rendy.


Rendy rada takut untuk tidur sendiri,Rendy langsung keluar lagi .


Dan betul juga begitu di luar terlihat lagi warna hijau.


Rendy memutuskan untuk tidur dengan Iwan saja.


Rendy sambil berjalan ke kamar Iwan ,masih terus memandang kamarnya.


"Wan ... wan ... wan ,aku Rendy .


"Aduh siapa sih ya, ketuk kamar gue.


"Aku Rendy!

__ADS_1


"Eh loe ada apa malam - malam


gedor - gedor gue.


"Gue takut tidur sendiri malam ini gue tidur sama loe aja ya,"ujar Rendy.


"Ach terserah loe aja ,nih bantal sambil melempar bantal ke arah Rendy.


"sudah ya gue mau tidur ,jangan ganggu lagi .


Iwan ganggu Rendy karena masih molor ,hidung Rendy dikutik - kutik sama kertas tissue.


Rendy merasa hidungnya gatal dan mengusap hidungnya lagi.


"Ach ... elo toh wan?,"ujar Rendy.


"Eh bangun 'dah terang ,noh ... liat di jendela ,kita sarapan terus pulang ," ucap Iwan.


"Oh iya ya ," balas Rendy.


"Gue mau cepat - cepat ketemu Linda dong,"ucap Rendy.


"Siapa tu Linda?,"tanya Iwan.


"Ada aja!," ujar Rendy.


"Eh loe kenapa semalam ?," tanya Iwan.


"Iya ,tau ga' ih serem semalam itu aku mimpi aneh .


Dan Rendy menceritakan kejadian aneh itu ,yang membuat Rendy tak bisa kembali ke kamar itu.


"Barang loe kan masih di sana ?


"Oh iya lupa gue," ucap Rendy.


"Wah  ... ,ayuk kita siap pulang ,


beres - beres barang loe.


"Loe takut ga',kalau takut gue anterin,"ujar Iwan.


"Ya ok anterin ya ... ?,"tapi aku mohon tidak usah cerita ke siapa - siapa .


karena kita sudah mau pulang juga kan?


"Takutnya ga ada yang berani tidur di situ ,gara - gara aku lagi," ucap Rendy.


"Ya ok bro! Aku janji ga akan cerita ke siapa - siapa.


"Ayo anterin aku ke kamar ambil barang-barang," ujar Rendy.


Mereka jalan berdua saling


dorong - mendorongan ,akhirnya mereka memberanikan diri masuk ke kamar tersebut.!


Rendy buru - buru membereskan


barang - barangnya.


Dan iwan juga turut membantu membawa beberapa barang ,laptop dan tas ransel.


Tidak terlihat ke anehan saat itu .


Rendy dan Iwan cepat - cepat keluar dari kamar itu menuju ruang makan.


Rendy belum sempat bersih - bersih,habis sarapan , cuci muka ,sikat gigi langsung berangkat pulang ke jakarta.


🔹️🔹️🔹️🔹️🔹️

__ADS_1


__ADS_2