[Sistem :Cowok Idaman]

[Sistem :Cowok Idaman]
bab 11


__ADS_3

Ariel melewati hari-hari nya di rumah. Dari belajar sampai berbelanja semua ia lakukan secara online.


Ia merasa begitu lebih nyaman ,dan membuatnya tenang.


Sementara , Beni harus mendekam di jeruji besi entah sampai berapa lama. Inginnya Max membuat bocah itu mendekam di sana selama nya , namun ia tidak punya cukup bukti untuk melakukan hal itu.


Sedangkan Adzra di negara S masih dalam masa pemulihan. Hari-hari nya begitu menyenangkan , ada Fuji dan perawat lain yang selalu membantu nya melakukan apapun. Dari mandi sampai mengerjakan tugas-tugas daringnya. Ya ,Adzra melakukan sistem daring untuk sekolah nya , mengingat karena sebentar lagi ia lulus. Akan sangat disayangkan kalau dia harus putus sekolah.


Tentu saja semuanya telah diatur oleh Gerry. Dan ponsel Adzra pun Gerry yang memberinya , melalui bodyguard yang ia tempatkan untuk menjaga Adzra tentunya.


**


"Adzra "


Panggil Fuji lembut ,dan terdengar penuh kasih sayang.


"Ya..?"


"Bolehkah saya memanggil anda demikian ?"


Fuji bertanya dengan malu-malu.


"Kenapa tidak ?"


[Saya merasa ada maksud tersembunyi dari gadis ini ?]


'Jangan mencela Fuji !'


[Fiuh....Baiklah... Sistem tidak berani.]


Mata Fuji terlihat berbinar , ia lalu mengatakan sesuatu pada Adzra yang membuat Adzra berpikir keras.


"Uh... Terimakasih...Anda juga bisa memanggil saya Fuji.."


[Itu dia ]


'Diam! '


"Kita sudah dekat selama satu bulan terakhir"


"Itu benar! "


Adzra menjawab dengan mantap.


"em.....Apa anda tidak memiliki perasaan khusus terhadap saya? "


Dengan malu-malu Fuji bertanya pada Adzra.


"Saya....saya...merasa sangat nyaman dengan anda !"


Disaat otaknya sedang berpikir dengan keras , mulutnya justru mengucapkan sesuatu secara refleks.


"Benarkah ?,Jadi anda bisa melakukan hubungan yang lebih nyaman dengan saya?? "


Kata-kata Fuji terdengar ambigu baginya. Alih-alih meminta untuk menjadi pacar ,atau kekasihnya ,ia malah ingin hubungan yang nyaman?? Itu seperti apa?? ,bahkan teman juga bisa merasa nyaman. Adik-kakak juga bisa saja merasa nyaman.. Jadi hubungan seperti apa yang di inginkan gadis ini?

__ADS_1


[Fufufu....ada maksud tersembunyi!]


[Anda menerima misi : Berpacaran dengan Fuji selama satu bulan]


'Tidak boleh lebih kah? '


[Tentu saja boleh , namun tidak boleh kurang. Atau anda akan mendapatkan pinalti]


'Seperti sepakbola saja! '


[¯( ͡° ͜ʖ ͡°)/¯]


'Baiklah...misi diterima'


Adzra memberanikan diri untuk bertanya tentang maksud Fuji , agar ia tidak salah paham.


"Maksud anda? "


"Apakah anda belum jelas?,saya menyukai anda! "


Fuji berkata dengan frustasi ,ia malu mengakui perasaannya. Namun ia sangat butuh Adzra.


"Ya...saya juga menyukai anda. Lalu apakah kita berpacaran mulai sekarang? "


Fuji mengerjapkan matanya lucu lalu dia mengangguk penuh semangat. Sebenarnya ia ingin tertawa untuk mengejek dirinya sendiri , karena telah memanfaatkan lelaki lain. Namun apadaya...dia butuh pria ini... setidaknya sampai semua kembali seperti semula.


[Anda sangat senang !]


'Tentu saja ! ,aku jomblo seumur hidup yang beruntung , karena sekarang telah berpacaran dengan Fuji'


[Ya...saya turut senang mendengarnya]


Adzra menegang saat tiba-tiba Fuji mencium pipinya. Lalu gadis itu kabur. Adzra memegangi pipinya sambil tersenyum ,ia sangat bahagia.


[Wanita dewasa yang pemberani !]


'Kenapa wanita dewasa?'


[Apa anda berpikir dia gadis belia?]


'......'


[Oh.... ayolah tuan !..dia seorang perawat yang sudah berpengalaman. Paling tidak dia sudah bekerja selama tiga tahun atau lebih. Jadi usianya paling tidak sudah duapuluh lima ,atau duapuluh tujuh oke??]


Kenyataan itu membuat Adzra tercengang. Jadi pacar pertama nya seorang senior?


Lalu dia tertawa , membuat sistem heran.


[Apa yang anda pikirkan?? , jangan-jangan....??]


'Kamu memang sangat cerdas! '


[Terimakasih.]


**

__ADS_1


Adzra melalui hari-hari dengan Fuji begitu penuh cinta. Setiap hari , saat giliran Fuji merawat Adzra ,ia akan menyempatkan untuk berlaku layaknya kekasih. Seperti bermanja-manja dan melakukan hal-hal yang berbau.....mesum ?


Hari ini saatnya Ujian. Adzra sangat fokus pada soal ujiannya. Ia ingin segera lulus dengan hasil yang memuaskan. Namun Fuji yang merasa di abaikan tidak kehabisan akal. Ia naik ke ranjang lalu membelai tubuh Adzra. Melihat Adzra tidak merespon , iapun berusaha semakin keras. Hingga terdengar suara Adzra yang mulai mendengus ,pertanda ia sudah.. sesuatu..


Adzra membelai kepala Fuji dengan sayang , kemudian ia berbisik..


"Tunggulah lima menit ,saya akan segera menyelesaikan soal ini dan beralih pada anda !?"


"Hum....lakukan saja !,dan biarkan saya dengan aktivitas saya disini !"


Fuji mengiyakan..tapi juga menuntut. Adzra tidak mungkin bisa fokus!.., namun ia masih berusaha menyelesaikan semuanya. Hingga akhirnya Adzra tidak sanggup lagi. Ia terus menggeram..,lalu tubuhnya sedikit mengejang.


Fuji tersenyum bangga ,ia sangat puas mendapati Adzra kelimpungan, karena permainan yang ia berikan.


Kemudian Fuji turun ,lalu ia berjalan kearah pintu , Adzra tidak berkata apapun ,ia masih lemas karena sisa ******* barusan.


Klik.


Adzra menatap Fuji bingung, ternyata Fuji mengunci pintu. Lalu ia berjalan ke arah Adzra dengan sensualnya. Adzra seperti di hipnotis ,ia tidak mampu mengalihkan pandangannya dari Fuji. Tubuhnya sangat putih dan polos. Bagian tertentu juga menonjol dengan baik. Berulang kali Adzra sudah memegang nya. Namun baru kali ini ia melihat nya secara nyata dengan keseluruhan. Jantungnya berdetak dengan sangat cepat.


[Tuan... kendalikan diri anda!]


[Tuan... detak jantung anda tidak normal , mohon anda jangan terlalu fokus!]


Bahkan saat sistemnya memberi saran ,ia tidak mampu mendengar nya. Hati dan pikirannya hanya tertuju pada Fuji seorang. Dan sesuatu dibawah sana juga sama ,tertuju dengan gagah kearah Fuji ,mengikuti empunya.


Fuji berada tepat di depan Adzra ,ia tersenyum..lalu mengambil ponsel Adzra dan menaruhnya di nakas. Lantas ia segera mencium Adzra dan tangannya dengan cekatan melakukan sesuatu. Kini mereka sama-sama polos. Fuji menyadari jika Adzra pemula , bahkan ia masih perjaka ! ,Tapi tak mengapa , Fuji akan mengajarinya dengan senang hati...


"Berbaring saja..saya akan memimpin !"


Bagai terkena sihir , Adzra segera menurut. Fuji juga tidak menyia-nyiakan kesempatan ini ,ia segera mengambilnya dan... segera memulai permainan.


Adzra tidak dapat menggambarkan kesenangan ini. Di bawah perutnya bagaikan ada ribuan kupu-kupu berterbangan. Ia tidak mampu mengatakan apapun selain geraman yang semakin lama semakin keras.


Ia menyingkirkan anak-anak rambut yang menutupi wajah kekasihnya yang berkeringat. Ia terlihat begitu ****. Lalu ia sedikit menegakan tubuhnya dan meraih sesuatu yang menggantung ,lalu bermain-main dengan mereka..


Fuji terlihat sangat senang.


Walaupun Adzra pemula , namun instingnya berjalan dengan baik. Ia tahu apa yang harus ia lakukan agar kekasih nya senang. Iapun mengusap bagian itu.


Fuji menikmati hal itu , hingga ia tidak mampu lagi, Adzra pun sama. Lalu mereka meredam teriakan yang menyenangkan dalam ciuman.


"Terimakasih...."


Bisik Fuji lembut ,sambil terus mengecup bagian wajah Adzra.


"Saya juga berterima kasih..,anda sangat hebat !"


Pujian Adzra membuat Fuji melayang. Ia ingin menunjukkan kehebatannya yang lain pada Adzra. Namun saat melihat jam dinding ,ia segera bangkit.


Waktunya berganti shift. Fuji membuang napas dengan kasar ,ia belum puas.


***


Jangan lupa like dan komennya ya kakak 🙏🙏

__ADS_1


Terimakasih untuk yang sudah like dan komen 🙏🙏


Sedikit pemberitahuan ,, author merevisi bab ini berulang kali ,karena sesuatu 😅


__ADS_2