[Sistem :Cowok Idaman]

[Sistem :Cowok Idaman]
bab 23


__ADS_3

"Setelah perut kenyang ,maka mata akan mengantuk.., sebaiknya aku segera tidur."


{Tuan, sebaiknya anda berjalan sebentar , supaya pencernaan anda dapat berfungsi dengan baik.}


"Aku malas ,,aku mengantuk."


'Oh ya ,aku merindukan poin yang banyak. Kenapa kamu tidak juga memberi aku misi?'


{Hm...itu di luar kendali saya. Yang dapat memberi anda misi hanyalah saudaraku. Sementara , saya hanya bertugas untuk menjaga dan memperhatikan anda. }


'Cih... tidak seru!'


Sambil berkata demikian , Adzra melompat ke tempat tidur.


'Ah...bantal dan kasur disini sangat empuk. Aku akan segera datang ke alam mimpi..'


{Hng...anda tidak mendengarkan saya ,Saya bilang sebaiknya anda berjalan dulu sebentar , sehingga pencernaan anda tidak akan terganggu. Bukankah besok anda akan bertemu dengan teman dekat ,heh?}


Adzra benar-benar terganggu. Ia terpaksa menuruti kata-kata sistem ,demi pertemuannya dan Faya , supaya berjalan lancar.


"Ah... baik. Baiklah aku akan berjalan-jalan sebentar. PUAS?"


{Xixi...ya ,saya sangat puas}


Adzra keluar dari kamarnya ,ia memilih berjalan-jalan di taman. Ia memandangi taman yang tidak luas itu , tapi sangat terawat.


"Aku akan menghirup udara malam... yang sepertinya cukup dingin."


Adzra berjalan santai sambil sesekali bergumam pelan. Dari kejauhan ,ia melihat bayangan di dalam gazebo yang berada di taman. Ia mengendap , takut suara langkahnya akan mengejutkan orang disana.


'Ternyata kamu sudah menyiapkan sesuatu heh?'


{Fufu...anda akan suka!}


'Cih..!'


'Berikan aku skill keterampilan untuk mendengarkan pembicaraan mereka!'


{Baik.}


Samar-samar terdengar suara wanita memohon.


"Tuan ,tolong terima saya sebagai kekasih anda.!"


"Saya sudah mengagumi anda sejak lama. Saya juga bekerja disini demi anda. Tolong berikan saya kesempatan untuk bersama anda."


"Saya tidak punya perasaan pada anda. Dan saya selalu profesional dalam bekerja ,saya memilih anda karena yakin dengan kinerja anda yang bagus. Saya juga memperlakukan anda sama seperti yang lain. Saya tidak pernah menganggap anda sebagai lawan jenis!"


'Itu suara Sam... wow ,dia mendapatkan pernyataan cinta? , namun dengan dingin menolaknya? ,uh...kejam!'


{Apa jika itu anda ,maka anda akan menerima nya?}


'fufu...mungkin saja!'


{Sudah tergambar jelas di wajah anda}


'Benarkah?'


Sistem mengangguk dengan semangat.

__ADS_1


'Aku jadi ingin menendang b*****mu!'


" Tuan.."


Seorang wanita yang memberanikan diri menyatakan isi hatinya , lalu di tolak mentah-mentah , sungguh ia pasti sangat malu ,dan juga marah.


"Aku akan melupakan kejadian hari ini ,dan menganggap tidak pernah ada yang kita bicarakan."


Lagi ,Sam mengatakan dengan dingin. Membuat wanita itu kehilangan harga dirinya.


Entah keberanian dari mana yang datang , membuat si wanita memeluk dan mencium Sam.


Sam sangat terkejut ,Adzra yang menyaksikannya pun sama. Wanita itu menyeringai dalam ciuman nya. Ia berpikir Sam menikmati momen ini. Ya.. wanita itu tidak salah! ,memang benar bahwa Sam menikmati ketika wanita tersebut mencium nya. Ia hanya bimbang , karena ia tidak pernah berpikir untuk menjalin hubungan dengan seseorang. Untuk sesaat Sam terlena , lalu ia membalas lumayan itu sama buasnya.


Dari kejauhan Adzra mencemooh.


'Dasar munafik! , lihatlah dia sangat menikmati itu!'


{Bagaimana? , apa anda suka dengan pertunjukan yang saya berikan?}


' hen??..belum ,sampai mereka..'


Sistem segera memotong kata-kata Adzra


{Uhm..anda akan menodai kepolosan saya!}


Sam bukanlah lelaki polos. Ia pria dewasa yang selalu memenuhi kebutuhan biologisnya dengan wanita tanpa menjalani hubungan yang di sebut kekasih. ,Itu sangat merepotkannya , karena ia tidak ingin dikekang dengan cinta. Ia tidak ingin terikat dengan satu wanita.


Saat wanita terus menciumnya dengan rakus , nafsunya mulai bangkit , dan wanita di hadapannya memegangi sesuatu yang menjadi tanda bangkit nya sebuah b******. Sam menggeram.


"Kamu akan menyesali ini , jika tidak segera berhenti."


"Saya menantikan ini"


Ucapnya sambil meremas pelan. Bagaimana dengan Sam? , tentu saja dia semakin menggeramdan memejamkan matanya.


"Saya melihat anda melakukan itu dengan Lusi tempo hari. Saya sangat cemburu , tapi saya tidak bisa berbuat apa-apa."


Sekarang Adzra yang tercengang di buatnya , dengan Lusi ..maid berdada besar yang selalu di liriknya! ,Tempo hari?? Saat ia sedang sibuk mendatangi acara kampus??,uh..yang benar saja. Ternyata Sam cukup handal.


"Sekarang ,tolong lakukan itu dengan saya! ,saya tidak akan menuntut apapun."


Sam terkejut ,ia memang melakukan nya dengan Lusi tempo hari di ruang terbuka ,di dapur ,namun ia kira semua pelayan lain sedang libur. Tak disangka , ternyata wanita ini melihatnya.


Sam melihat wajah wanita muda yang begitu cantik di depannya. Ia menelan ludah , bingung harus berkata apa.


"Saya mohon... jangan biarkan harga diri saya hancur sekali lagi."


Ia berbisik di telinga Sam. Suaranya benar-benar parau ,karena menahan isakan tangis.


Sam tidak tega ,dan juga ia tidak mungkin menyiakan kesempatan yang di berikan gadis ini.


"Kamu yang meminta. Jangan menyesalinya!"


" Dan sekali lagi aku ingatkan , bahwa aku tidak pernah menganggap kita sebagai kekasih ,namun hanya partner."


Lagi-lagi Sam dengan kejam mengingatkan. Namun tanpa di sangka. .ia melihat senyum di bibir wanita..


Senyumnya mengembang , wanita itu bahagia.. akhirnya ia dapat merasakan sesuatu walau tanpa seseorang membalas cintanya. Tak mengapa , pikir wanita terlalu pendek.

__ADS_1


{Sudah lebih dari tiga puluh menit. Sebaiknya sekarang anda tidur!}


'Omong kosong! ,aku akan melihat lebih lama.'


{Tidakkah anda merasa malu?}


'Malu untuk apa? ,aku akan menyaksikan semua hingga selesai!.'


{Malu melihat mereka ,mereka akan melakukannya.}


'Tidak.. justru aku.....'


{Haish...ayo kembali sekarang ,atau saya akan membuat itu tidak bisa bangun lagi.}


Sistem memotong kata-kata Adzra ,ia tahu apa yang Adzra ingin katakan saat ia melihat kearah bawah Adzra. Tentu saja hal mesum ,dan ia tidak ingin mendengarnya.


Adzra bergidik ngeri ,iapun kembali masuk ke kamar dengan mengendap-endap.


Sesampainya di kamar ,ia menggerutu pada sistem


"Bukankah kamu menyuruhku melihat! dan kamu juga yang menyuruh aku berhenti melihat!."


{Ma'af ,saya hanya ingin menunjukkan sisi lain pelayan anda. Bukan untuk memaksa anda menonton aksi mereka.}


"Sama saja."


Fiuh ..


Sistem membuang nafas kasar ,lalu ia mengingatkan jika esok Adzra ada janji dengan temannya. Ia pikir itu berhasil mengalihkan perhatian Adzra. Tanpa kata-kata, Adzra segera meraih ponsel dan memasang alarm ,lalu ia memejamkan matanya. Walaupun pikirannya masih di penuhi dengan Sam dan maid cantik. Karena rasa ingin tahunya sangat tinggi ,ia pun memiliki ide..diam-diam ia menajamkan skill keterampilan untuk mendengar Sam dari dalam kamar ,dan itu berhasil. Sistem tidak percaya dibuat nya ,namun ia hanya pasrah. Tuannya telah mencemari pendengaran nya yang polos dengan suara-suara erotis khas orang di mabuk asmara. Tapi itu adalah kesalahannya. Jadi ia hanya diam dan berpura-pura tidak mendengar apapun.


Terlihat sesekali Adzra tersenyum ,entah apa yang membuat ia bahagia. Sistem ingin menanyakan ,tapi ia terlalu takut. Takut jika Adzra kembali merajuk dan menunjukkan kemesuman di depannya.


"Aku tahu, kamu ikut mendengarkan heh?"


{Mana mungkin!}


"Terus mengelak! , dasar mesum!"


{Itu .. kata-kata itu untuk diri anda sendiri!}


"Fufu..."


{Tuan...! ,kenapa anda terus tersenyum? ,bahkan anda tertawa?}


"Fufu...kamu tahu apa? ,aku baru saja mendapatkan pelajaran penting."


{Ada hal seperti itu? ,tapi saya tidak tahu.}


"Fufufu...kamu tidak perlu tahu..!"


Adzra sungguh-sungguh ,ia mendapat pelajaran berharga ,yaitu..."seorang wanita yang jatuh cinta akan melakukan apapun."


***


Fufufu ^-^


Author berusaha membuat bab yang agak panjang nih....**


Mana donk dukungan kalian,, reader's ku ??

__ADS_1


Like👍 , komen dan 💙 nya donk...**


__ADS_2