![[Sistem :Cowok Idaman]](https://asset.asean.biz.id/-sistem--cowok-idaman-.webp)
[Tuan ,anda mendapatkan misi : Bersama dalam ruangan yang sama dengan musuh]
'Kenapa terdengar aneh??'
[Tidak tuan ,anda hanya diwajibkan satu ruangan dengannya ,tentu saja tidak di haruskan berdua.]
'Siapa "musuh" yang kamu maksud?'
[Siapa lagi tuan??? ,tentu saja..]
"BENI!!!"
Adzra berteriak , menyebutkan nama tersebut. Ia sebelumnya sempat lupa beberapa saat , karena terlalu sibuk berkumpul dengan dunia barunya.
"Baiklah misi diterima."
[Baik. Anda akan menjalankan misi selama tiga hari berturut-turut. Setiap harinya diperlukan waktu tiga jam anda untuk bersama dalam ruangan yang sama.]
'Kamu akan membantu dengan hal tersebut bukan?'
Adzra berbisik dalam hati. Ia sedikit ragu jika melakukannya tanpa bantuan sistem.
[Memang itu tugas saya. Saya akan memberi tahu anda tempat-tempat yang biasa ia kunjungi. Juga waktu yang akurat , beserta siapa yang bersama dengannya.]
'Dan melakukan...?'
[Ya...dan melakukan apa saja.]
'Good!!'
***
"Sudah lama kita tidak bertemu"
Faya berkata dengan manja pada Adzra ,sambil menyuap ice cream ke mulutnya. Mereka sedang jalan-jalan di taman kota setelah pulang dari kampus.
"Ya...dan aku akan terus sibuk dalam minggu ini..apa kamu tidak masalah??"
Adzra memang tidak menemui Faya dalam satu minggu belakangan karena ia mengikuti beberapa kegiatan yang melelahkan , namun mereka selalu memberi kabar lewat ponsel...dan sekarang ia akan sibuk lagi dalam satu minggu kedepan. Meskipun misi hanya tiga hari , namun Adzra tidak ingin memberi Faya harapan...ia ingin Faya sedikit kecewa , lalu ia akan datang memberi kejutan saat misinya selesai...
[Fufu...rencana yang bagus.]
"Kamu serius??"
Matanya berkaca-kaca saat menanyakan hal tersebut...
Apa kamu serius tanyanya???tentu saja bohong..xixi
Adzra melihatnya tak tega
'Apa aku keterlaluan??'
[Tidak...ini bagus]
"Fay...bersabarlah menunggu.. mungkin saja akan selesai lebih cepat.. hum??"
"Memangnya kamu harus sesibuk itu??"
"Aku .... aku rindu tahu.."
Faya membuang ice cream nya ,lalu membenamkan wajahnya di dada Adzra. Memeluknya begitu erat.. seakan Adzra akan pergi sangat jauh..
"Ya.. aku harus."
"Aku janji ,akan menemanimu seharian penuh setelahnya..?"
__ADS_1
Adzra mengusap kepala Faya dengan lembut..lalu ia tarik wajah kekasihnya , kemudian mengecup keningnya sayang.
Faya hanya bisa menangis ,ia sangat kecewa juga sedih. Namun rasa cintanya terhadap Adzra lebih besar dari semua rasa kecewanya.
"Baiklah...,tapi kamu antar aku pulang ya?"
Adzra tersenyum ,lalu menganggukkan kepalanya.
Adzra merasa senang sekaligus sayang pada Faya...ia tidak pernah menanyakan hal-hal lain yang berhubungan dengan kesibukan nya. Faya selalu memberi semangat pada Adzra tanpa menanyakan ini itu. Hatinya bergetar , sesuatu mulai menggelitik hatinya..ia merasa kupu-kupu berterbangan dari perutnya.
'Aku pernah merasakannya...rasa ini...'
[Ya..dan saya disini akan selalu menjaga anda ]
Adzra terdiam beberapa saat ,lalu saat ia menyadari bahwa rasa itu adalah sebagian dari kesenangan akan "cinta" ia segera merengkuh tubuh Faya dan memeluknya. Ia juga membisikkan kata-kata manis untuk menenangkan kekasihnya.
"Kekasihku sangat manis..dia juga cantik dan imut. Aku ingin bersamanya dan memeluk nya terus , namun aku juga harus bekerja untuk menghidupi diriku dan juga ia kelak..jadi aku harus bagaimana ??"
Seketika wajah Faya merona ,sudut bibirnya juga bergetar menahan senyum. Ia sangat bersyukur dapat mengenal Adzra ...mencintai Adzra dan menjadi kekasihnya.
"Kamu semakin jago menggoda."
Faya berkata dengan suara yang di buat seperti merajuk.
"Tapi tidak masalah... karena kamu adalah pacarku"
Lanjut Faya dengan malu-malu.. suaranya nyaris tidak terdengar..
"Ho.... benarkah??
Adzra tahu sekarang , bahwa Skill kata manis ternyata sangat bermanfaat..
***
"B******!!"
Beni sangat emosi saat mengetahui bahwa orang yang berada dihadapannya adalah Adzra. Sudah dua jam lebih ia merasa seseorang mengamatinya saat ia berada di dalam club. Dan saat ia melihat dengan jelas , ternyata orang itu adalah Adzra. Orang yang ingin ia h**** habis-habisan.
Adzra terkejut ,bukan pada teriakan Beni ,tapi pada orang-orang yang menatapnya curiga.. seperti ingin mengatakan bahwa Adzra adalah "Penguntit"
[Tenangkan diri anda ,jawab saja dengan santai. Katakan berbagai alasan sederhana yang masuk akal ]
'Seperti?'
[Ini tempat umum. Dan anda juga tidak sedang membuntutinya.]
"Uhm.."
Adzra berdehem untuk memecah perhatian..
"Maaf ,jika anda merasa terganggu. Tapi ini adalah tempat umum ,tuan."
"Saya tidak mengenal anda ,jadi untuk apa saya membuntuti atau mengikuti anda ,atau apapun itu."
Orang-orang di sekitar mulai kembali sibuk dengan aktivitas mereka lagi , namun ada juga yang masih penasaran.
"B*******. Kamu bilang tidak mengenalku??,Lalu dari tadi kamu memandangi ku!"
Beni menarik kerah baju Adzra dan berteriak di depan wajahnya.
Sepertinya ia mabuk, bau alkohol sangat menyengat dari mulutnya.
"Anda tidak perlu berteriak. Saya memang tidak mengenal anda.. lagipula dari tadi saya melihat DJ yang sedang beraksi di panggung."
Adzra menyangkal tuduhan Beni dengan santai sambil mengibaskan tangan Beni yang mencengkeram kerah bajunya.
__ADS_1
"Omong kosong!!.. Kamu tahu aku Beni...aku anak tunggal dari Farendra Wibowo."
"Aku adalah Beni Farendra."
[Saya kehabisan kata-kata...]
Adzra memandang Beni muak...dan itu membuat amarah Beni semakin meluap.
"S*****. Kamu meremehkan ku?"
Matanya yang melotot dan juga merah terlihat begitu seram..para gadis yang bersamanya tadi ,segera kabur.
"Erik !!"
ia memanggil temannya..namun tak ada jawaban. Lalu ia berteriak memanggil lagi dengan suara yang lebih keras.. sangat keras ,Hingga sepertinya rahangnya akan lepas dari tempatnya.
"ERIK!!!!"
"ERIK!!!!!!'
Namun ..
Krik..krik...
Erik tiada di tempat..ia sedang membuat kesibukan sendiri. Sementara orang-orang di sekitar memandang Beni dengan tatapan horor..
"S*****! ,dimana c******* itu?"
Sekali lagi Adzra memandang Beni muak..
Beni hilang kendali dan berusaha menyerang Adzra ,namun petugas keamanan segera datang dan menangkap Beni. Lalu membawanya untuk di interogasi , Adzra juga ikut serta sebagai korban dan juga saksi. Ia di mintai keterangan seputar kejadian yang telah terjadi. Namun Adzra tidak ingin melaporkan Beni ke polisi. Misinya masih belum selesai ,ia masih membutuhkan Beni selama dua hari lagi.
"Sepertinya tuan ini mabuk. Jadi saya tidak akan membuat laporan ke polisi."
"Baiklah jika demikian. Saya harap tuan benar-benar maklum ..hal ini bisa saja terjadi di tempat lain."
Petugas keamanan merasa tidak enak hati ,ia tahu tamunya sama-sama tamu "penting". Yang satunya adalah pelanggan tetap VIP. Dan satunya adalah tamu VVIP...
"Kami mohon maaf dan juga kemurahan hati anda ,tuan."
"Ya...tak apa..,saya sudah katakan bahwa dia mabuk. Jadi saya tidak akan mengungkit hal ini lagi."
"Dan sebaliknya ,,lebih baik anda menjaganya , Jangan sampai diaa mengganggu saya lagi atau tamu lain."
"Baik tuan William. Kami akan benar-benar "menjaganya".
"Dan kami mohon , supaya anda menerima permintaan maaf kami dengan menghadiri undangan besok malam di roam private...."
[Terima saja tuan. Karena dia juga akan datang lagi..fufu]
"Hm... baiklah akan aku pikirkan."
"Terimakasih ,tuan William.."
Adzra melangkah menjauh dari tempat itu..ia lelah.
[Anda ingin di pijat?]
'Hem...aku ingin di pijat dan juga berendam air hangat.'
[Mari kita pulang.]
****
Author hadir lagi..
__ADS_1
Sedikit curhat ya ,, author sempat mengalami kecelakaan di tempat kerja.. yang membuat tangan author tidak bisa mengetik untuk sementara..
Dan sekarang author dalam masa pemulihan ,jadi author telat update 🙏🙏