[Sistem :Cowok Idaman]

[Sistem :Cowok Idaman]
bab 13


__ADS_3

'Tidakkah ada sesuatu yang bisa kamu lakukan untukku? , supaya aku menjadi sangat tampan dan energik misalnya?,sehingga dia akan sangat menyesal telah menduakanku?'


[Ada tuan ,Anda hanya perlu membelinya di "Toko"'


'??'


Ting..


Toko di buka.


[ Skill Tampan : 10.000 poin kehidupan


Skill Idola : 1.500 poin kehidupan


Skill Cool : 1.500 poin kehidupan


Skill Kaya : 1.000.000 poin kehidupan


Skill daya tarik : 1.000 poin kehidupan


Skill kepercayaan : 2.000 poin kehidupan


Skill Pemikat : 1.000 poin kehidupan


Skill pembaca pikiran : 2.000 poin kehidupan


Skill **** : 2.000 poin kehidupan


Skill Atletis : 1.000 poin kehidupan


Skill Idola : 1.500 poin kehidupan


Skill juara : 500 poin kehidupan


Skill kata manis : 200 poin kehidupan


Skill keahlian tertentu : 600 poin kehidupan


,dan masih banyak lagi skill yang lain.]


[sementara poin yang anda miliki saat ini adalah: 110.020 poin]


'Bagaimana caranya untuk menambah banyak poin?'


[Dengan menyelesaikan misi , anda juga bisa mendapat bonus dari misi tersebut.]

__ADS_1


'Hanya itu?'


[Tidak ,jika anda berolahraga atau bertarung juga dapat menambah poin. Jika ada orang yang menyukai atau mencintai anda ,anda juga akan mendapatkan lebih banyak poin.]


'aku juga berolahraga , tapi kenapa poinku hanya itu?'


[Anda berolahraga karena misi , tentu saja perhitungan poin tidak berlaku.]


'Jadi aku harus menambah waktu olahragaku..?'


'Aku akan membeli semua keterampilannya yang sudah sistem sediakan.'


[Itu bagus!... teruslah semangat... semoga saja cita-cita anda terwujud]


'Apakah kamu akan menjadi kaya jika aku melakukan nya?'


[ರ_ರ]


[ehem....Saya jamin anda akan menjadi satu-satunya "Cowok Idaman" yang sempurna]


**


"Tuan Adzra , tolong hubungi saya jika anda butuh bantuan?"


Nona Susan berkata dengan tulus , matanya berkaca-kaca saat melepas kepergian Adzra. Ia sudah menganggap Adzra seperti adiknya sendiri.


Adzra memperingati Susan , Karena sebelumnya ,mereka berjanji tidak akan bicara terlalu formal..dan juga memanggil Adzra dengan nama saja.


"huh?..,maaf, karena kebiasaan ,saya jadi lupa"


Susan dan Adzra merasa nyaman dan juga nyambung saat berbicara. Mereka tidak menganggap lawan jenis , namun saudara.


"Saya sebenarnya lebih senang anda berada disini. Saya juga senang karena anda sudah sehat sepenuhnya. Namun saya....saya..."


"Iya....iya...saya juga merasa demikian , namun saya harus kembali. Saya harus mengurus beberapa hal di sekolahan. Saya berjanji akan segera mengunjungi anda jika ada kesempatan.?"


"Hm....saya juga akan berusaha mengunjungi anda jika cuti. Saya akan datang bersama adik laki-laki saya yang saya ceritakan selama ini."


Setelah mengatakan beberapa kata perpisahan , Susan kembali pada pekerjaan nya.


tuk...tuk...


Grep..


"Sayang sekali kita harus berpisah ,Fuji..."

__ADS_1


Adzra berkata tanpa menoleh pada seseorang yang memeluknya dari belakang. Ia juga tidak berniat membalas pelukan itu.


"Huh..?"


Bingung. Fuji tidak mengetahui kalau hari ini Adzra akan pulang ke negaranya.


"Saya akan pulang hari ini."


Lanjut Adzra sambil melepaskan tangan Fuji dari perutnya ,lalu ia berjalan ke nakas membereskan barang-barang nya.


Wajah Fuji begitu masam. Niatnya ,ia datang untuk bersenang-senang , karena beberapa hari ini kekasihnya terlihat enggan dan lelah. Tapi sekarang ia malah mendapat kabar bahwa kekasihnya akan pergi? ,yang benar saja...


[Fufufu...Anda terlalu jahat... lihatlah...wajah imutnya jadi sangat menyebalkan!]


'Biarkan saja! ,aku muak pada sandiwara nya'


"Tapi...tapi...saya.."


Dengan terbata-bata Fuji mencoba mengatakan sesuatu , namun Adzra menyelanya


"Tidak ada yang bisa di harapkan dari hubungan kita. Itu hanya cinta sesaat. Saya akan segera lupa ,dan saya harap anda juga akan segera melupakan saya!"


Kata-kata Adzra sangat pedas. Harga diri Fuji terasa diinjak-injak. Ia sangat marah... harusnya ialah orang yang memutuskan hubungan ,bukan Adzra.


"Saya mengerti!"


Fuji berucap dengan ketusnya. Ia merasa terhina dengan kalimat-kalimat yang di lontarkan mantan pacar nya itu. Karena kesal ,ia menutup pintu dengan kasar , sehingga membuat Adzra terkejut.


"Wah..wah.. bukankah dia sangat hebat dalam menghayati peran sebagai pacar? , bukankah dia senang jika putus dariku?"


"Seharusnya dia menjadi artis sinetron saja."


[Gadis itu memang sangat hebat dalam beberapa hal!]


[Dan ,dia juga senang berpisah dari anda ,tapi jika dia yang memutuskan anda.]


'Benarkah??'


[Ya...dia berniat akan memutuskan anda secara baik-baik]


'Mustahil...aku sudah melihatnya melakukan hal keji '


[Ya...tapi itu adalah RAHASIA..anda tidak akan mengatakan hal yang anda lihat padanya. Dan...dia juga tidak akan pernah memberitahukan hal itu pada anda.]


[Tadinya ia berniat memberikan anda servis. Namun harus diurungkannya , karena ucapan anda telah melukai hatinya .]

__ADS_1


'Aku tidak menginginkan hal itu. Aku sangat muak padanya'


[Fufufu...itu bagus!...anda benar-benar sudah tidak terpikat oleh nya.]


__ADS_2