![[Sistem :Cowok Idaman]](https://asset.asean.biz.id/-sistem--cowok-idaman-.webp)
"Ya... Fay ,aku di rumah."
"....."
"Aku baru saja pulang dari tempat fitness."
"...."
"Oh.. benarkah? , mungkin memang hanya mirip!"
"...."
"Jangan terlalu memanjakan adikmu Fay ,dia akan bergantung padamu jika begitu."
"....."
"Maafkan aku..,aku tidak bermaksud demikian. Biarkan dia melakukan sesuatu dan bertanggung jawab akan perbuatannya "
"....."
"Oh... ,benar..itu panggilan dari Ariel"
"..."
"Yang benar saja! ,aku masih ingin mengobrol denganmu!"
"....."
"Fiuh... baiklah ,aku akan menghubungi nya nanti. Kamu segera mandi dan tidur!."
"...."
"Aku juga sangat rindu. Dah...!"
Tut..Tut.
Setelah selesai menjalankan misi ,Adzra pergi nge-gym. Karena ia ingin menambah poin dan juga menjaga bentuk tubuh atletis yang ia dapat secara cuma-cuma dari sistem.
Sesampainya di rumah ia segera mandi dan chatting dengan Faya..lalu , Faya menelpon sebentar dan ada seseorang yang mengganggu percakapan mereka. Tak lain adalah Ariel. Tidak biasanya gadis tersebut menelpon , biasanya mereka hanya melakukan percakapan chat saja. Adzra dan Faya penasaran ,Faya memutuskan untuk menyudahi percakapan mereka dan menyuruh Adzra menelpon Ariel ,karena Faya juga masih mengerjakan beberapa tugas kuliah.
Tok..tok..
"Tuan muda ,saya datang untuk memijat."
Terlihat seorang maid di ambang pintu ,ia membawa perlengkapan untuk memijat.
"Memijatnya lain kali saja. Hari ini aku akan tidur lebih awal."
[Padahal anda bisa sekaligus menelpon gadis cantik itu sambil di pijat.]
'Aku ingin privasi'
[Fufu... sepertinya anda punya firasat yang bagus!]
'Entahlah...'
__ADS_1
"Baik tuan. Saya akan undur diri."
"Hem.."
Tut..Tut..Tut..
"...."
"Aku menghubungi , karena tadi kamu terus menelpon ku."
"....."
"Tidak ,,tidak menganggu sama sekali."
"...."
"Ah.., tadi aku sedang berbicara dengan Faya."
Terdengar dari seberang sana jika Ariel menarik napas sangat panjang ,lalu membuangnya begitu berat.
Adzra merasa tidak enak hati , pasalnya sistem sudah memperingati ia ,bahwa Ariel menyukainya.
Ariel memang cantik ,ia juga se** ,tinggi semampai , kulitnya juga bersih bahkan sangat bersih. Tanpa riasan pun ia sudah cantik. Namun Adzra belum bisa menyukai Ariel ,karena ia merasa Ariel terlalu cantik untuknya. Katakanlah bahwa ia minder ,itu karena jiwa Adzra masihlah yang dulu.
"...."
Terdengar nada kecewa disana.
"Ya...kami memang sangat akrab. Kamu tahu itu."
"...."
"Biasanya kita hanya berkirim chatt , jadi aku sedikit terkejut."
" ..."
"Fufu...kamu bisa menelpon ku kapanpun."
Mereka melanjutkan obrolan ,bahkan Ariel meminta Videocall. Adzra menurutinya ,ia juga ingin melihat wajah Ariel.
Saat Videocall tersambung ,mereka sama-sama terpesona. Adzra belum sempat memakai pakaian lengkap ,ia hanya mengenakan celana training tanpa memakai baju ,hingga terlihatlah perut sixpack nya.
Sementara Ariel ,ia sudah mengenakan gaun tidur tali spaghetti warna biru , warna favoritnya. Terlihat lekuk tubuhnya yang menonjol di bagian tertentu. Sementara wajahnya begitu polos tanpa make up. Untuk sesaat mereka saling memperhatikan layar laptop masing-masing.
"Cantik"
Celetuk Adzra ,ia keceplosan.
Ariel yang mendengarnya ,menjadi salah tingkah..ia refleks menyingkirkan rambut yang menjuntai ke balik telinganya. Adzra tanpa sadar menelan ludah melihat penampilan Ariel yang luar biasa s***.
"Terimakasih..kamu juga , semakin tampan. Sepertinya kamu rajin olahraga hum??"
Dengan gugup Ariel mencoba memulai percakapan , matanya memandang layar tanpa berkedip.
Adzra menyadari bahwa arah pandang Ariel ke perutnya ,ia tersenyum ,lalu meraba perut nya sensasional.
__ADS_1
"Ya aku selalu berolahraga.."
Ia berkata sambil melihat ekspresi Ariel yang memandanginya seperti ingin menerkam. Ia terkejut ternyata Ariel yang ia kenal adalah gadis....ca***?.
"Uhum... maafkan aku..aku sudah mengganggu waktumu . Sekarang sudah sangat larut ,jadi selamat beristirahat!'
"Ya...tidak masalah!,bukankah kita teman?"
Wajah Ariel terlihat sangat merah..mungkin ia malu karena Adzra menganggapnya hanya "teman"..atau malu akan hal lain , entahlah..
"Sampai jumpa di kampus!"
"Ya...bay!"
[Gadis cantik yang pemberani.]
"Ya ..dia pemberani. Hatiku sampai berdesir!..ini gila!! ,gila!"
[Anda masih sangat waras.]
"Huh?.. maksudku , sepertinya aku mulai menyukai nya.. Lalu bagaimana dengan Faya?"
[Jalani saja... seiring berjalannya waktu ,anda akan tahu apa yang anda mau.]
"Setidaknya beri aku petunjuk . Aku sangat dilema."
[Dilema saat melihatnya memakai gaun tidur tali spaghetti tanpa dalaman huh?]
Wajah Adzra merah padam. Ya ,ia akui ia memang melihatnya ,bahkan ia memperhatikan sepasang buah ceri disana!. Dan wajah pemiliknya justru menatap perutnya yang sixpack.. sungguh itu membuat ia sangat ingin sesuatu..
"Kamu juga melihatnya..aku pria normal."
[Dan ia menyadari hal itu..maksud saya sesuatu yang terbangun disana. Lalu ia segera menyadari bahwa dirinya tidak memakai dalaman.]
"Jadi Ariel tidak sengaja menggodaku! ,begitu?"
[Ya...dan anda harus tahu bahwa ia mempunyai pikiran yang sama dengan anda!.]
"Pikiran yang mana?"
[Yang mana lagi? , tentu saja berpikir bahwa "Ia sepertinya tertarik padaku!"]
"Ah... sepertinya aku akan mimpi indah.."
[Tentu saja tuanku. Dan jangan lupakan pakaian dalam yang akan anda hadiahkan pada Faya.]
"Kenapa dengan itu? ,aku membelinya karenamu!"
[Fufu... warnanya biru..sama dengan gaun malam yang dikenakan gadis cantik.]
[Namun... sepertinya tidak akan muat olehnya?]
"Iblis mesum... berhentilah bicara! ,kamu membuatku kepanasan!!"
[Fufufu....]
__ADS_1