[Sistem :Cowok Idaman]

[Sistem :Cowok Idaman]
bab 36


__ADS_3

"Wah...semua pakaian yang anda kenakan sangat cocok!"


Sam kagum .. semua baju yang ia pilih benar-benar cocok Adzra kenakan .


"Cobalah yang ini juga , tuan!"


Adzra menurut ,ia mengambil baju lain yang di berikan Sam. Lalu memakainya..


"Anda sangat tampan. Dan juga keren!"


Sam terus memuji Adzra , memang dia sangat tampan.


"Bagaimana ??Apa aku memakai baju ini saja??"


Adzra rasa baju warna hitam dengan lis putih di lengannya yang ia pakai sekarang sangat keren ,ia suka.


"Ya..lebih baik anda mengenakan ini. Dan yang lainnya akan saya bawa sebagai cadangan ,jika baju anda kotor."


Sam menambahkan jas untuk di kenakan Adzra.


"Sekarang kita ke salon dulu..anda perlu menata rambut."


"Tidak bisakah kamu yang melakukannya??"


Adzra rasa Sam bisa melakukanya ,menata rambutnya dengan baik.


"Rambut anda perlu di potong ,di rapikan supaya terlihat lebih tampan!..Dan disana anda juga akan membersihkan kuku dan juga facial wajah."


Sam sangat antusias. Ia ingin tuannya menjadi yang terbaik.


"Aku bisa melakukanya di rumah Sam."


Adzra menolak lagi. Namun Sam dengan segala cara terus memaksa Adzra.


"Ayolah tuan. Kita akan pergi ke salon terdekat. Tidak akan lama!..."


"Lagipula kita masih punya banyak waktu..."


Sam terus berbicara.. sementara Adzra diam.


Sam teringat bahwa nanti juga ada banyak anak perempuan. Sebagian besar dari mereka kuliah di tempat yang sama dengan Adzra.


"Disana akan ada banyak cewek cantik yang berasal dari kampus tempat anda belajar!.. bukankah lebih baik anda menjaga image??"


"Apa aku kurang menjaga image?"


Sam diam ditanyai Adzra demikian. Tuannya memang sangat tampan. Hingga apapun yang ia kenakan akan cocok. Apapun style nya akan terlihat pantas , seperti rambut gondrong nya saat ini. Namun sebagai anak dari CEO perusahaan besar ,itu kurang pas. Lebih baik kalau Adzra berpenampilan rapi dan modis.


"Anda akan bertambah ribuan kali lebih tampan jika anda berpenampilan rapi dan modis."


Adzra tercengang...ribuan kali lebih tampan katanya???


"Pufftttt...yang benar saja kamu...!,, baiklah, baiklah lakukan saja apa yang kamu mau! ,aku akan menurut."

__ADS_1


Adzra akhirnya mengalah..demi kebaikannya.


Sam , dengan senang hati mengantar Adzra , membawa tuannya ke salon. Namun Adzra juga memintanya melakukan perawatan juga.


Mereka melakukan berbagai perawatan ,dari mulai wajah ,tangan ,kaki hingga rambut.


Adzra mengecat rambutnya menjadi coklat kemerahan. Sedangkan Sam , memilih warna silver.


Para pekerja dan pelanggan wanita begitu terpesona melihat dua lelaki tersebut. Mereka terlihat sangat tampan...


"Benar-benar cowok idaman" gumam para gadis pelan.


Namun Adzra dan juga Sam masih sempat mendengar nya , membuat mereka tersenyum bangga.


"Apa sekarang tuan sudah percaya dengan kata-kata saya sebelumnya??"


"Yang mana , Sam?"


"Anda ribuan kali akan terlihat lebih tampan."


"Ya..kamu benar..... fufufu...."


Kali ini Sam meminta supir mengantar mereka ,ia khawatir akan mabuk mengingat tempat yang akan mereka datangi adalah club malam.


Mereka melewati pintu depan yang dijaga oleh dua orang bodyguard bertubuh besar. Mereka berdua bertugas mengurus tamu yang mengacau.


Sam menunjukkan kartu anggota pada mereka berdua , terlihat para bodyguard mengangguk , lalu Sam mengajak tuannya masuk.


Saat pintu di buka terdengar suara bising musik DJ yang memekakkan telinga ,juga lampu kelap-kelip yang menyilaukan mata. Adzra mengedarkan pandangannya...ia begitu penasaran. Seumur hidupnya baru kali ini ,ia masuk ke tempat seperti ini.


Sam memimpin jalan ,mengajak tuannya ke lantai dua ,dimana di tempat itulah tempat yang sudah di reservasi untuk acara yang akan mereka hadiri. Dilantai dua , terasa lebih nyaman , tidak ada suara berisik seperti di bawah. Juga terdapat banyak ruangan , yang sepertinya kamar... untuk privasi pengunjung.


Saat mereka sampai , ternyata para orang tua sudah datang lebih dulu .


"Tuan.., silahkan... ruangan anda di sebelah sini."


Sam menunjuk ruangan disampingnya.


"Lalu kamu??"


"Saya akan mengantar anda , setelah anda merasa nyaman , saya akan mengikuti tuan besar."


Ya , Sam tidak ingin tuan mudanya merasa canggung. Ia tahu ini pertama kalinya Adzra mendatangi club.


"Ya.. begitu saja."


Adzra rasa Sam mengerti dirinya ,,,ia terharu fufu..


Sam membuka pintu ruangan tersebut. Disana sudah ada beberapa anak laki-laki yang hadir.. Sambil merokok , mereka saling bercerita dan bercanda . Sesekali mereka juga saling mengumpat.


Adzra tidak tahu harus melakukan apa..,dia hanya mengekor di belakang Sam.


"Wah.. sekretaris Sam datang..! ,ini benar anda??"

__ADS_1


Salah seorang menyapa Sam. Sepertinya ia cukup sering melihat Sam. Namun tampilan Sam sedikit berubah ,, rambutnya yang di cat warna silver menjadikan dia terlihat lebih menawan.


"Ya..Saya ingin memperkenalkan tuan muda."


Sam menjawab ,ia juga langsung berkata tanpa basa-basi pada bocah yang sering ia lihat di perusahaan klien. Dia adalah anak dari salah satu rekan bisnis ayah Adzra.


"O....ya silahkan?"


"Tuan muda , silahkan anda memperkenalkan diri."


"Halo... selamat malam. Saya Adzra.."


Tepat saat Adzra memperkenalkan diri , pintu terbuka...dan tiga orang pemuda masuk dengan penuh gaya. Salah satu yang paling menonjol dari mereka memandang Adzra dengan pandangan tajam. Ia merasa tersaingi dengan gaya dan wajah tampan yang Adzra miliki. Lalu ia memandang lelaki dewasa di sebelah Adzra ,ia menyeringai.


Adzra merasa bulu kuduknya berdiri ,ia merinding.


'Kenapa dia disini??'


[Karena ini tempat nya bergaul.]


'Aku ...aku masih belum bisa melihatnya , apalagi satu ruangan dengannya.'


[Tenangkan ,tuan. Dia tidak mengenal anda.]


'Tapi...tadi dia menyeringai ,aku yakin ..aku melihatnya!'


[Dia hanya meremehkan anda yang datang bersama Sam. Percayalah!...dia bahkan tidak akan berani macam-macam pada anda.]


'Hngh.... benarkah??? , baiklah aku percaya padamu. Aku harap kamu benar!'


[Skill: Percaya diri. Aktif.]


"Ada anggota baru?"


Entah dia bertanya pada siapa ,empat anak lelaki yang datang sebelumnya terlihat enggan menyahut. Mereka mengabaikan Beni. Hem.... ternyata cowok yang penuh gaya dan belagu yang baru datang adalah Beni!..


"Hay...aku Angga"


"Saya Doni"


"Reza."


"Nevan...mari bergabung dengan kami."


Cowok dengan kemeja biru menyambut Adzra ramah. Disusul temen-temennya mengikuti , memperkenalkan diri juga mengajak Adzra bergabung. Mereka ramah dan sepertinya cukup baik.


"Kalian mengabaikan aku??"


Beni bertanya penuh emosi sambil memelototkan matanya. Sebenarnya dia cukup tampan ,tapi sikapnya sangat menyebalkan.


"Kamu tahu ,jadi buat apa bertanya!. Lebih baik berkenalan jika penasaran.!"


Cowok yang memperkenalkan diri sebagai Nevan , menjawab dengan ketus. Ia merasa jengkel pada Beni ,,dia selalu seenaknya dan membuat orang seakan tidak berharga.

__ADS_1


Adzra tertegun..ia tidak menyangka ternyata ada orang yang berani melawan Beni.


__ADS_2