[Sistem :Cowok Idaman]

[Sistem :Cowok Idaman]
bab 35


__ADS_3

Sesampainya di rumah ,Sam bergegas mencari Adzra di kamarnya namun Sam tidak menemukan nya. Ia bertanya pada maid ,para maid mengatakan bahwa tuannya sedang berada di ruang belajar.


"Hmmm ,siang hari berada di ruang belajar? hal yang langka."


Karena Sam mempunyai hal penting yang mendesak ,maka ia lekas menemui Adzra di ruang belajar.


Tok..tok..tok


Tidak ada jawaban dari dalam.


Khawatir Adzra tidak mendengar nya ,maka Sam mencoba mengetuk pintu kembali , kali ini sedikit lebih keras dari sebelumnya.


Tok..tok.tok


"Adzra....ada..o.rang!"


Faya mengingatkan Adzra yang sedang asyik bermain-main dengan nya.


"S***! ,siapa di luar yang menggangguku??"


Adzra merasa geram..ia tidak suka aktifitasnya diganggu.


[Itu Sam]


"Mungkin itu sesuatu yang penting...atau mungkin Tania??"


Fay menebak , mungkin adiknya sudah bosan berkeliling selama hampir satu jam. Tapi kekasihnya terlihat masih belum puas.


"Hengh.....aku akan membuka pintu setelah kamu membenahi pakaianmu."


Adzra merapikan pakaiannya sendiri ,lalu membantu merapikan pakaian Faya yang sedikit berantakan. Faya tersipu ,malu mengingat hal yang baru saja mereka lakukan.


"Masih sempat memikirkan hal lain heng??"


Adzra meledek , karena wajah gadisnya terlihat kemerahan.


Faya menatap wajah Adzra sebentar , lalu ia kecup bibirnya sebentar. Hanya kecupan.


"Ya ,aku memikirkan hal lain."


"Kamu..."


Tok...tok...tok..


"Sepertinya orang diluar sudah tidak sabar?"


"Hais......, mengganggu saja."


Adzra dengan enggan melangkah membukakan pintu. Terlihat wajah Sam begitu berbinar di balik pintu.


"Maaf ,mengganggu tuan. "


"Hem...ada apa Sam??"


"Saya membawa pakaian yang harus anda coba , untuk pertemuan nanti malam."


"S****....ini masih siang , Sam."


Adzra jengkel..tapi ia juga heran ,mencoba baju tidak akan memakan waktu. Tapi kenapa siang-siang Sam sudah ribut? , padahal acaranya masih nanti malam.


Mengganggu saja!.


"Ini perintah tuan besar. Beliau khawatir ,anda tidak menemukan pakaian yang cocok."


Sam menjelaskan , supaya tuan mudanya mau bekerja sama.

__ADS_1


"Heh... lagi-lagi tuan besar ! ,apa maunya.."


Adzra bergumam , lalu menghampirii Faya yang masih terdiam di dalam. Ia duduk diam di kursi.


"Fay... sepertinya aku harus sibuk. Aku akan menyuruh sopir mengantarmu pulang."


Faya mengerjap lucu saat Adzra berkata demikian.


'Apakah ia baru saja diusir secara halus?'


Adzra menggandeng tangan Faya , menuntunnya keluar ruangan. Sementara Faya hanya diam ,ia tidak tahu harus berkata apa. Sedangkan Sam...ia tentu sangat terkejut melihat Faya. Apalagi saat dengan tidak sengaja ia melihat ****** kebiruan di belakang telinga gadis tersebut.


'Pantas saja tuan muda terlihat ingin marah.. ternyata dia sedang bermain-main.'


'Dan aku mengganggunya'


Pikir Sam dalam hati.


"Ah... Sam kenalkan ini Faya. Pacarku."


Adzra menyadari keterkejutan Sam. Apalagi pandangan Sam yang begitu menelisik. Ia yakin Sam telah melihat ****** yang ia buat. Jadi dia memutuskan untuk memberi tahu padanya bahwa Faya adalah pacarnya.


"em...ya tuan. Selamat siang nona Faya? ,saya adalah asisten tuan muda."


Sam menguasai kembali rasa terkejutnya , lalu ia memperkenalkan dirinya sendiri.


"Karena tuan muda ada keperluan dan saya harus bersamanya , maka dengan berat hati , saya tidak bisa berlama-lama berkenalan dengan anda."


Sam diam sebentar dan memandang tuannya, lalu melanjutkan kata-katanya lagi..


"Dan saya akan menyuruh sopir mengantar anda."


'D*** ,dua kali. Ia di usir dua kali'


[Tuan. Anda sebaiknya menggunakan skill : kata manis untuk melunakkan hati gadis!]


'Apa skill : kata-kata manis belum aktif?? , kalau belum ,maka aktifkan.'


'Dan... ada apa dengannya? ,tadi dia baik-baik saja!'


[Baik. Sistem mengaktifkan skill : kata manis]


[Sebelum anda mengusirnya ,dia memang baik-baik saja. Namun tidak untuk sekarang.]


'Huh??,oh...astaga!'


"Ma'af Fay...aku tidak berniat mengusirmu!"


Ia ambil tangan Faya ,lalu di genggamnya sangat erat. Faya tidak dapat menyembunyikan rasa senangnya , karena pacarnya mengerti apa yang ia rasakan.


"Laik kali ,aku yang akan berkunjung. Kamu harus pastikan tidak ada yang akan mengganggu kita."


Duar...!


Wajah Faya sangat merah saat Adzra berbisik demikian. Faya melirik ke arah Sam , berharap orang itu tidak mendengar yang Adzra katakan. Hati Faya yang sempat emosi , mendingin seketika saat Adzra merayunya.


"Uhuk..hm..aku ada kelas setengah jam lagi. Jadi aku akan langsung ke kampus ."


"Dan di mana Tania ?? ,kami harus pergi sekarang."


Faya mengedarkan pandangannya , lalu terlihat lah Tania ,dan juga Hana baru kembali. Sam tertegun ,dalam hatinya ia bertanya-tanya ,jadi gadis ini tidak sendirian?? Siapa Tania yang ia maksud?


"Itu mereka datang!"


Adzra menunjuk ke arah dimana Tania berada

__ADS_1


"Eh...kak!.. Sudah selesai?"


Tania bertanya pada kakaknya ,lalu pandangannya jatuh pada lelaki tampan yang terlihat dewasa di sebelah Adzra.


"Loh..ini siapa kak??Tadi aku belum lihat!"


'Lancang ! , harusnya aku yang bertanya padanya. Siapa dia?'


Gumam Sam dalam hati.


"Oh...ini adalah Sam."


"Sam , kenalkan ini Tania ,adik Faya."


Tania mengulurkan tangannya , namun Sam tidak menyambut. Ia hanya tersenyum lalu menganggukkan kepalanya. Tania harus mendongak jika ingin menatap wajah Sam yang tampan walaupun ia sudah tidak lagi muda. Sam sangat tinggi jika di bandingkan dirinya . Ia begitu imut dan sedikit pendek. Tania menyeringai. Ia ingin mengerjai Sam yang sudah berani menolak kebaikan hatinya.. maksudnya menolak jabatan tangannya... xixixi


"Om sudah lama bekerja disini?"


Sam memandang Tania dengan raut wajah yang sulit di artikan. "Om" katanya??,Gadis kecil ini memanggilnya "Om"?? Yang benar saja!


Di amatinya wajah orang yang katanya bernama Sam itu. Wajahnya menunjukkan ekspresi yang aneh. .'Kena kan!' xixixi


Sam ingin membuka suara , namun Tania bergegas mencecar kakaknya berbagai pertandingan , hingga tidak membiarkan Sam membuka suara.


"Kamu pulanglah duku dik,,kakak akan langsung ke kampus"


"Hah? sudah waktunya pulang??"


"Ya.. Adzra sudah menyiapkan supir untuk mengantar kita."


"Adzra ,kami pamit ya! , terimakasih sudah menyambut kami."


"Ya... sama-sama."


"Kakak tampan ,Tania pulang!...Dah?"


"Dadah!"


Tania melambaikan tangan begitu manja pada Adzra , namun saat pandangannya dan Sam bertemu ,Tania lagi-lagi menyeringai.


"Dah...om!"


'Bocah ini lagi-lagi memanggilnya "Om"!'


'Apa aku setua itu??'


Hati Sam penuh pertanyaan tersebut..Ia rasa ia belum begitu tua . Bahkan jika ia ingin bersama dengan gadis seumuran Tania ,dia masih pantas , pikirnya. Gila saja!!! sedangkan Adzra saja mengatai dirinya sendiri pedofil jika ia bersama Tania di usianya yang masih belum tujuh belas tahun. Bagaimana mungkin Sam berpikir dirinya pantas??


"Sam!"


Adzra membuyarkan lamunan Sam.


"Kamu bilang aku harus apa?"


"em....Ya tuan .. Anda harus mencoba beberapa pakaian untuk nanti malam.".


"Kalau begitu , ayo! Suruh maid membantu ku."


"Kali ini saya sendiri yang akan membantu anda ,tuan."


"Ho... baiklah. Lakukan saja!"


Adzra sedikit kecewa ,kenapa harus Sam yang membantunya?? Kenapa tidak maid saja seperti biasa??.


Tentu saja karena hari ini Sam ingin mendandani tuannya sendiri agar ia merasa puas. Dan hari ini juga pertama kali tuan mudanya hadir di acara seperti ini. Maka ia akan memberikan gaya fashion yang terbaik untuk tuannya.

__ADS_1


__ADS_2