[Sistem :Cowok Idaman]

[Sistem :Cowok Idaman]
bab 8


__ADS_3

Perlahan Adzra mencoba membuka matanya. Lalu ia menggerakkan jemarinya.


Saat matanya telah terbuka sempurna alangkah terkejutnya ia , karena ada sosok berparas cantik tepat di depan wajahnya. Sosok itupun tidak kalah terkejutnya.


"Maaf..tuan ,apa anda merasa tidak nyaman di bagian tertentu??"


Tanyanya terdengar sedikit khawatir dan juga gugup?.


"hng..."


'kenapa aku sulit berbicara?'


"Sebentar tuan, biarkan saya menghubungi dokter terlebih dahulu"


Setelah mengatakan itu , sambil menghilangkan kegugupannya ,ia segera memencet tombol yang berada di sisi ranjang Adzra.


"Perkenalkan ,saya adalah perawat khusus yang melayani anda selama satu pekan terakhir. Nama saya Fuji."


"hngng.."


' Lagi-lagi aku kesulitan berbicara , Sistem??! '


[Itu karena proses transformasi anda belum selesai , namun anda sudah bangun terlebih dahulu]


' Apakah sistem melakukan kesalahan? '


[Tidak tuan. Itu murni karena anda. Anda sendiri yang sangat ingin bangun. Padahal waktu pemulihan tinggal dua menit lagi ]


' Kenapa aku sangat ingin bangun ,apa aku akan terkena pinalti ?'


[ Tidak tuan , sebagai balasannya ,anda kesulitan berbicara selama dua belas jam.]


[Karena wanita tadi telah mengusap area vital anda ]


' What the.....,tapi kenapa dia melakukan itu? ,pada seorang pasien yang lemah dan tidak berdaya seperti ku?? '


[Anda bahkan tahu bahwa dia seorang perawat khusus ,tentu saja itu sudah menjadi tugasnya untuk memandikan anda. Tentu saja ,anda akan sangat senang jika dia mengusapnya saat keadaan anda sehat dan penuh tenaga humm?]

__ADS_1


( ´◡‿ゝ◡`)


' Kau sangat jenius. Lalu hentikan senyuman mengejekmu itu! '


[Baik tuan. Sistem tidak berani.]


Dokter segera mendatangi Adzra , inilah hal yang di tunggu- tunggu mereka selama satu minggu ini. Menunggu Adzra bangun dari komanya.


" Suster , bagaimana keadaannya?"


"Tekanan darah pasien normal dok. Detak jantung serta nafas juga normal sekali. Namun pasien belum bisa berbicara dok !"


"Baik."


Lalu dokter memeriksa seluruh tubuh Adzra .


"Apakah pasien mengeluarkan urine?"


Tiba-tiba wajah perawatan yang bernama Fuji itu merona karena mengingat kejadian itu.


Selama satu minggu ia membersihkan tubuh pasien yang ia ketahui bernama Adzra itu, tidak pernah terjadi hal seperti kali ini. Yaitu saat ia mengelap tubuh pasien ,sesuatu yang menjadi organ vital lelaki tiba-tiba bangun dengan gagahnya. Membuat ia terpana beberapa saat ,tanpa sadar tangannya pun terulur untuk mengusapnya. Lalu saat ia menikmatinya sambil memandang wajah pasien , tiba-tiba pasien terbangun. Membuat ia sangat gugup , ia tertangkap basah ,,dan merasa bagai orang paling mesum.


Dokter itu heran dengan reaksi perawatan satu ini .


Ini kondisi darurat , namun ia masih sempat melamun?..,HEBAT!! . Beruntung , perawatan ini adalah orang-orang yang di kirim oleh Gerry. Jadi ia tidak berani menegur dengan keras.


"Yaa? "


Hm... perawatan ini jelas sedang linglung.


"Saya bertanya , apakah pasien telah mengeluarkan urine? "


" Belum dok.."


"Baik ,panggil dokter Anne kemari.."


"Baik "

__ADS_1


Namun saat Fuji baru saja berbalik , dokter mengatakan lagi sesuatu yang membuat ia berfikir sedikit keras.


"Dokter Anne berada di ruangan ku. "


"Baik. "


Fuji melangkah dengan tergesa ke ruangan dokter , untuk memanggil dokter Anne.


Tok...tok


"Dokter Anne "


"Ya ?"


Wuaah., suaranya sangat merdu.


"Anda di minta dokter , supaya datang ke ruangan pasien Adzra sekarang juga."


"Hng...baiklah "


Fuji sedikit mengintip ke dalam , karena ia penampilan dengan apa yang dilakukan dokter Anne di sana. Dan..... alangkah terkejutnya ia, saat melihat ruangan itu sangat berantakan. Begitu juga rambut dokter Anne, berikut dengan kemejanya juga. Syukurlah ia mengenakan jas dokter yang menutupinya.


Dokter Anne berjalan ke arah Fuji sambil menyisir rambut nya menggunakan jari ,lalu menggulungnya ke atas dan menjepitnya. Membuat Fuji ternganga saat melihat leher jenjang dokternya yang di penuhi bercak kemerahan.


"Ini hal biasa ,aku merasa stress , karena pasien tidak kunjung sadar kan diri pasca operasi. Dan aku butuh pelampiasan. Kau juga harus mencobanya huh !"


Tanpa ia duga ,Dokter Anne mengatakannya secara gamblang ,namun sedikit ketus.


Degh..!


Dada Fuji bagaikan di panah tepat di jantung nya.


Kata-kata dokter Anne tidak salah. Ia juga merasa stress ,dan butuh pelampiasan. Itu sebabnya tadi pagi ia berlaku mesum terhadap pasien.


Setelah mengatakan itu , dokter Anne bergegas ke ruangan Adzra dan memeriksanya.


**

__ADS_1


Jangan lupa like dan komennya kakak🙏🙏


Untuk yang sudah like dan komen ,saya ucapkan banyak terimakasih 🙏🙏


__ADS_2