![[Sistem :Cowok Idaman]](https://asset.asean.biz.id/-sistem--cowok-idaman-.webp)
"Wow... mobil sport??"
"Kamu serius?"
Mengangguk..
{Itu adalah jerih payah saudaraku. Anda tidak boleh menyia-nyiakan nya ,oke?}
"Hey!..siapa yang akan menyiakan benda berharga seperti ini? ,apa aku gila?"
"c'mon ladies...mari kita berkeliling kota"
Adzra meloncat ke dalam mobil ,namun sedetik kemudian ia terlihat kebingungan sendiri.
"Uhm... sistem!"
{Anda tidak tahu cara menyetir huh?}
Adzra mengangguk kecil sambil tersipu ,ia sangat malu.
{Sistem menyarankan agar anda membeli Skill : Penguasa keterampilan.}
"hmmm...itu sepertinya bagus!"
{Butuh 3.000 poin kehidupan untuk skill tersebut. Sementara poin anda saat ini adalah ...900.700 poin.}
"kalau begitu cepat selesaikan pembayaran."
{Baik. Transaksi berhasil. Silahkan tunggu lima menit sebelum anda menggunakan skill.}
"Hng..."
"Ah...aku belum berolahraga ,aku akan berlarian sebentar ,sambil menunggu."
Adzra berlari-lari kecil mengitari rumahnya lebih dari lima menit. Lalu ia memilih untuk mandi terlebih dahulu karena merasa tidak nyaman.
Setelah selesai mandi dan berpakaian ,ia segera menaiki kembali mobilnya ,lalu mencoba mengendarai.
{Anda harus mengaktifkan skill terlebih dahulu ,dengan mengatakan nama skill.}
"Kenapa demikian? , biasanya langsung aktif ,secara otomatis"
{Karena skill bisa untuk semua keterampilan ,tuan. Anda juga dapat menonaktifkan skill.}
"Hm....baiklah ,aku mengerti .Skill keterampilan ,,, aktif."
__ADS_1
Tangan Adzra bergerak menyetir sendiri dengan lihainya. Adzra sampai heran di buatnya.
"Apa kita akan berjalan tanpa tujuan?"
{Coba katakan pada sistem ,kemana tujuan anda!}
"Tentu saja ke rumah baru. Aku sudah tidak sabar ingin melihatnya."
{Baik..mari kita berangkat.}
Mobil melaju dengan kecepatan sedang, karena Adzra ingin menikmati pemandangan ibukota. Setelah sampai , Adzra di buat tercengang.
Rumah baru Adzra berada di pusat kota , rumah tersebut terlihat luas dan begitu mewah. Sangat jauh berbeda dengan rumah lama miliknya.
Adzra menitikkan air mata ,ia terharu..ia mulai berfantasi dengan segala kata "mungkin", namun sistem mengganggu nya.
{Jangan cengeng! , nikmati saja apa yang perlu anda nikmati.}
{Jangan menghayal tentang sesuatu yang tidak mungkin bisa sistem lakukan.}
"Kamu benar-benar menyebalkan!"
"Sepertinya ada orang di dalam rumah ini!"
Mobil Adzra masuk melalui gerbang depan , yang terbuka dan menutup secara otomatis , saat mobil Adzra masuk ataupun keluar. Para maid yang mendengar suara mobil segera berlari , mereka berbaris di ruang tamu menyambut tuannya.
Ada seorang yang terlihat paling menonjol dan juga berwibawa ,ia adalah seorang lelaki berusia sekitar empat puluhan ,dan ia adalah kepala pelayan disana. Melihat Adzra turun , kepala pelayan segera memberi hormat , yang diikuti seluruh maid. Adzra terpesona dengan kecantikan paras maid di rumah barunya. Ia memandang satu persatu dari mereka. Dan mulai berfikir beberapa hal.. Namun lagi-lagi sistemnya mengganggu.
{Tolong jangan berpikiran mesum! ,saya malu mengetahuinya.}
'Heh...kamu hanya perlu pura-pura tidak tahu!'
{Mana mungkin!}
'Aku benar-benar merindukan sustemku...kami selalu sehati dan sepikiran.'
(눈‸눈)
"Pffttt...."
Adzra tidak sanggup menahan tawanya saat melihat ekspresi sistem ,iapun tertawa terpingkal-pingkal yang membuat semua orang keheranan.
{Anda membuat masalah.}
'Mana ada?'
__ADS_1
{Lihat... mereka heran melihat tuannya yang tertawa tanpa sebab.}
Adzra segera menghentikan tawanya ,ia segera mengambil tindakan dengan mengatakan sesuatu yang aneh.
"Aku terlalu lama menonton komedi.., sampai selalu ingin tertawa."
Kepala pelayan mengangguk. Lalu ia menawarkan supaya Adzra beristirahat.
"Anda sebaiknya lekas mandi dan beristirahat. Beberapa maid akan membantu anda tuan."
"Hm...aku ingin di pijat."
Adzra berbicara sendiri , namun kepala pelayan mendengar nya ,lalu mengiyakan permintaan tuannya.
"Lusi sangat mahir dalam hal tersebut, tuan. Maka biarkan dia memijat anda?"
Adzra menoleh ,ia tersenyum. Senyuman Adzra tentu saja memikat seluruh penghuni rumah. Para maid yang melihat nya tersipu malu.
"Mari tuan saya antarkan anda.!"
Kepala pelayan mencoba memimpin jalan. Namun Adzra menolak.
"Biarkan Lusi dan maid lain saja Sam!"
Adzra sedikit terkejut , karena ia mengetahui nama kepala pelayan tersebut. Lalu ia melanjutkan kata-katanya dengan senyum mengembang di bibirnya.
"Kamu siapkanlah teh herbal dan juga kukis favorit ku."
Tadi wajah Sam sempat murung , namun seketika mendengar permintaan tuannya tentang kukis dan juga teh , membuatnya kembali ceria.
"Baik ,tuan..saya akan segera menyiapkan nya"
Lalu Lusi dan satu maid lain mengikuti Adzra ke dalam kamar. Mereka membantu Adzra membersihkan diri. Memijat serta membantunya memakai pakaian kembali.
'Hm...aku merasa seperti di surga'
{Dasar mesum.}
'Apa salahnya?'
{Saya tahu ,sedari tadi anda sengaja membuat para maid basah. Lalu anda melihat dada mereka.}
'Fufufu...itu adalah kesenangan ku. Kamu yang mengatakan bahwa aku harus menikmati apa yang seharusnya aku nikmati ,kan?'
{Sungguh saya kehabisan kata-kata..}
__ADS_1