![[Sistem :Cowok Idaman]](https://asset.asean.biz.id/-sistem--cowok-idaman-.webp)
Sebenarnya tanpa Ariel meminta pun, Max sudah berencana membiayai pengobatan Adzra.
Max sangat bersyukur , Adzra telah menolong putrinya. Walaupun tanpa Adzra menolong pun sebenarnya orang-orang Max sangat bisa diandalkan terutama asisten Max. Namun Max yakin bahwa putrinya tidak ingin ada pertumpahan darah.
Lalu asisten Max yang bernama Gerry , tanpa Max minta. Ia menyelidiki latar belakang Adzra lalu melaporkan segalanya pada tuannya.
Gerry sangat memahami dan tahu semua maksud dan keinginan Max. Ia sangat setia ,ia sudah mengabdi padanya sejak remaja. Hingga sekarang usianya yang sudah tidak lagi muda ia tidak mau menikah , karena baginya prioritas nya adalah Max.
Ia takut jika menikah ia tidak akan efisien lagi dalam bekerja.
**
"papa sudah memenuhi janji papa padaku?? tentang Adzra?? "
Ariel bertanya sambil mengunyah sarapannya.
Sudah lama ia tidak sarapan tepat waktu , perutnya jadi sedikit tidak enak.
"sudah sayang..,Gerry yang mengurus semuanya."
Jawab Max sambil melirik Gerry di seberang meja makan. Yang dilirik segera mengangguk.
" Keberangkatan teman anda ke kota S sudah kami atur ,nona. Dia sudah berangkat pagi ini di dampingi orang-orang kepercayaan kita."
Tanpa disuruh Gerry segera menjelaskan.
Ariel mengangguk paham ,ia lega akhirnya nyawa Adzra akan tertolong. Ya...setidaknya ia sudah berusaha menolong . Ia bangga pada teman papahnya itu sekaligus asisten dan juga tangan kanan papahnya. Dari dulu Gerry sangat bisa diandalkan. Namun ia masih cemas mengenai Beni.
Gerry seolah dapat mengerti kecemasan Ariel. Ia ingin mengatakan sesuatu ,namun saat Max melihat kearahnya , Gerry segera mengurungkan niatnya. Ia tahu tatapan itu. Tatapan sedikit tajam dan dingin. Yang berarti tidak ingin Gerry mengatakan apapun. Atau lebih tepatnya menyuruhnya merahasiakan sesuatu.
"Ariel sudah selesai pa.."
Ucap Ariel sambil berdiri. Ia merasa semakin tidak enak pada perutnya.
"Terimakasih "
Setelah mengucapkan itu ,ia segera berjalan ke kamarnya dengan tergesa-gesa. Sambil terus merutuk bahwa perutnya sudah menjadi kampungan.
**
__ADS_1
Adzra dibawa ke negara "S " dengan menaiki jet pribadi milik Max. Ia di jaga oleh dua bodyguard yang di dampingi tiga perawat khusus ,dan satu dokter dari negara asal yang akan terus memantau perkembangan Adzra atas perintah Gerry ataupun Max.
Setelah terbang selama empat jam ,sekarang Adzra sudah memasuki negara "S" .
Saat melewati kota "T" , Adzra menggerakkan ujung jarinya. Hal itu tidak luput dari pengawasan perawat serta para bodyguard. Membuat para perawat takjub akan hal itu yang menandakan bahwa pasien akan segera sadar dari koma. Lalu salah satu perawatan segera memanggil dokter.
Dokter pun segera datang dan memeriksa Adzra.
Kondisi Adzra saat ini sangat siap untuk operasi.
Tanpa membuang waktu lagi , dokter segera mengabari rekannya, membuat janji operasi secepatnya dengan dokter bedah yang akan menangani Adzra.
**
[Tuan.. Apa anda bisa mendengar saya?]
' Ya '
Jawab Adzra pendek ,ia masih malas dengan sistem nya.
[Selamat tuan ,anda berhasil bangun dari koma.]
[Sistem tidak berani. Anda benar-benar sudah melewati masa kritis]
'kamu ingin menipuku ?"
[Sistem tidak berani.]
'Aku masih ingat ,kamu bilang ,aku harus melewati kota "T" yang berada di negara "S" dulu untuk melewati masa kritis ku?"
[Benar tuan]
'Lalu sekarang kenapa aku tiba-tiba sadar dari koma ,tanpa pergi ke negara "S"?'
[Tuan pasti tahu jawabannya.]
[Tentu saja sekarang kita sedang berada di negara "S"]
'Bohong?'
__ADS_1
[Sistem tidak berani]
'Jadi kamu tidak menipuku tentang negara "S"?'
'siapa yang berbaik hati menerbangkan aku kemari?'
[Sistem sungguh tidak berani. Itu adalah Maximilian.]
'Aku tidak mengenalnya.'
[Itu adalah seorang bangsawan kaya raya.]
Adzra mengangguk ,ia berpikir mungkin yang menolongnya seorang bangsawan kaya raya baik hati yang kebetulan menolong nya . Hanya kebetulan ingin menolongnya. Walaupun kenyataannya tidak sepenuhnya salah.
[Sekarang anda harus mempersiapkan diri ,karena sebentar lagi anda akan bangun dan bertranformasi menjadi Adzra yang baru.]
'haah???? '
Kepala Adzra di penuhi banyak tanda tanya sekarang.
Menjadi Adzra yang baru?
Seperti apa??
Apakah kulit hitam nya akan menjadi putih?
Apakah wajah jeleknya akan menjadi tampan??
Apakah , apakah yang lain banyak bermunculan di kepalanya.
Namun "sistem" nya membuyarkan lamunan itu dengan peringatan yang sangat keras .
[BERSIAP !!]
Setelah itu Adzra merasakan amat sangat sakit di kepalanya. Lalu tubuhnya terasa sangat kaku. Ia akhirnya tidak sadarkan diri sepenuhnya. Ia bahkan tidak dapat mendengarkan Sistemnya.
***
mohon like dan komennya yah.... 🙏🙏🙏🙏
__ADS_1