Akankah Setia

Akankah Setia
episode 3


__ADS_3

Di candi


Sesampainya di depan candi kelima anak ABG itu turun dari angkot dan mulai memasuki parkiran candi yang terlihat begitu kokoh menjulang dengan megahnya.


Dengan langkah pasti dan bersemangat mereka memasuki pintu masuk tempat pembelian tiket..


"Anak mana ini??" tanya bapak penunggu loket di depan pintu masuk yang melihat anak anak berseragam putih biru mau masuk ke candi.


"Kita anak SLTP 1 pak" jawab kami hampir serempak..


" Boleh gratis masuknya pak.."lanjut April antusias


Bapak penunggu loket itu tersenyum mengangguk " Buat anak sekolah lokal di gratiskan.. asal untuk mempelajari sejarah yang ada di candi" lanjutnya.


"Terimakasih pak.. " seru kami gembira dan langsung aja ngeloyor masuk ke area candi setelah berterima kasih pada petugas di sana.


Di depan April dan Sigit berjalan sambil bergandeng tangan tanpa menghiraukan kita bertiga yg berjalan di belakang mereka.


April asyik jelalatan matanya kesana kemari melihat para turis asing yang mengunjungi candi.. " wuih.. gantengnya bule itu.. hidungnya mancung.. matanya biru.. kulitnya putih.. besuk kalau cari pacar aku mau kayak yang bule.."


"Woooooyyy... ngayal jangan ketinggian dech.. entar jatuh nyungsep sakit tau!!!" bentak Ida membuyarkan khayalan sobatnya yang disambut dengan bibir manyun kesel.

__ADS_1


"Biarin.. suka suka aku toooo.. Wleeeek" jawab April sambil menjulurkan lidahnya... lalu mempercepat langkahnya dan berhenti didepan Fida dan Sigit yang asyik bergandengan.


"Eh.. kalian tau nggak.. katanya kalau pacaran di candi ini bakalan putus lhoo.. tapi kalau yang jadiannya di candi ini malah bisa berjodoh lhooo..." kata April sok tau..


"Halah.. itu mah cuma mitos ndak usah percaya.. tahayul" sahut Sigit menenangkan pacarnya yang seperti kemakan omongan di April.


"Ya udah kalau tidak percaya.. kita lihat aja nanti" tantang April pada Sigit kesal karena tidak percaya omongannya.


"Udah deh.. ndak usah ribut.. katanya mau refreshing" lerai Ilyas dengan santai aja.


Ida diam aja melihat teman-temannya ribut, dia asyik jalan sambil membaca buku pelajaran daripada ikutan ribet nggak jelas. Sampai tanpa sadar dia menabrak seseorang didepannya..


"Aduh.. " serunya. Buku yang dipegangnya jatuh.. "Maaf.." sambil melihat orang didepannya.. Ilyas.. deegg.. rasa gugup dan aneh menjalari hatinya saat pandangan mereka bertemu.


"Ndak apa apa.." sahut Ilyas tidak kalah groginya lalu membungkuk mengambil buku Ida yang terjatuh dan memberikan padanya.


"Makasih.. eh itu mereka udah jauh.. ayo nyusul" Ida lalu berjalan meninggalkan Ilyas sambil menghilangkan rasa groginya "Woy... tunggu" serunya pada dua sahabatnya.


"Ida sebenarnya ada yang mau aku omongin sama kamu.. tapi aku belum berani mengatakannya" batin Ilyas sambil menyusul teman-temannya


Mereka berlima menghabiskan waktu dengan canda dan tawa menikmati megahnya candi dan pemandangan disekitarnya. Untuk menghilangkan ketegangan sebelum menghadapi ujian untuk kelulusan Minggu depan...

__ADS_1


****


Hari yang mendebarkan akhirnya tiba juga setelah 3 hari di Minggu kemarin mereka menghadapi ujian nasional yang menentukan lulus tidaknya mereka dari sekolah ini dan menuju sekolah yang lebih tinggi.


Ya.. hari ini pengumuman kelulusan yg di nanti nanti oleh anak anak kelas 3.


"Duh.. deg-degan aku gaes" kata Fida agak cemas.


"Santai aja.. yakin pasti lulus" Ida mencoba menenangkan sobatnya yang mulai cemas.


"Santai gimana.. nah kamu tenang pasti lulusnya.. kamukan pinter.. lha kita cuma pas pasan aja.. bisa lulus aja dah beruntung banget.." desah April ndak kalah cemasnya.


"Pasrahkan saja pada Alloh.. "lanjut Ida yg mampu membuat kedua sobatnya lebih tenang.


Beberapa saat kemudian bapak wali kelas 3c masuk ruangan sambil membawa setumpuk amplop yang isinya sudah pasti hasil ujian yg bikin hati semua murid kelas 3 jadi deg-degan dan berharap lulus.


"Assalamualaikum.. anak anak" sapa pak guru dengan senyum tapi terlihat tegas berwibawa.


"Bapak bangga pada kalian semua.. bapak bangga menjadi wali kelas kalian tahun ini.. semoga kalian nanti bisa melanjutkan ke sekolah yg kalian inginkan.. kalian mendapatkan nilai yg bagus dan kelas ini meskipun sering banget bikin ribut tapi kalian mendapatkan peringkat terbaik tahun ini.. selamat.."


"Yeaaaa... plok.. plok... plok.." sambut semua murid dengan penuh kegembiraan dan hilang sudah rasa cemas

__ADS_1


__ADS_2