Akhirnya Kau Mencintaiku

Akhirnya Kau Mencintaiku
Kerumah Mertua


__ADS_3

Seperti biasanya,sebelum adzan subuh Nadia bangun.


dia kembali kekamar nya, untuk melaksanakan shalat, setelah masuk kekamar Nadia tak melihat Panji,kasur pun masih rapi tidak ada tanda bekas di tiduri.


"apa dia gak pulang ya semalam? "


"sebegitu marah nya kamu pak, cuma karena aku megang foto itu? " Nadia membuang nafas nya dengan kasar, dia lalu kekamar mandi untuk ber wudu'


Setelah sarapan seperti biasa nya, Nadia berangkat kerja menggunakan ojek online yang sudah di pesan nya.


"pulang kerja aku harus kerumah mama, pasti pak panji semalam kesana" Nadia bicara sendiri.


********


Panji sudah di kantor,duduk menghadapi berkas berkas yang harus di tanda tangani.


ceklek.....


pintu terbuka, tampak bima berjalan ke arah panji


"bisa gak kalau masuk ketuk pintu dulu bim? "


panji meletakkan pena,berhenti dari aktifitas nya


"selo bro selo, kenapa sih pagi pagi udah kusut aja tu muka" bima duduk di sofa sambil mengangkat kaki kanan nya ke atas kaki kiri nya.


"kepo banget sih lu


ngapain lu pagi pagi udah kesini, gak punya kerjaan lu? bisa bangkrut perusahaan gue kalau punya karyawan kaya lu 5 orang aja bim" gerutu panji


"PMS lu nji? hahahaha" bima tertawa penuh kemenangan, karena berhasil membuat panji emosi.

__ADS_1


"lu sama istri lu gimana? "tanya bima lagi


"ngapain lu ngurusin hidup gue? urus aja hidup lu yang jomblo itu" panji menjawab tanpa menoleh bima, karena dia sudah kembali ke aktifitas awal nya


"Maya kembali nji"


Tangan Panji yang memegang pena bergetar mendengar apa yang di katakan bima.


dia tetap melanjutkan aktifitas nya tanpa memperdulikan apa yang di katakan Bima.


"nji,lu dengar gue gak sih? "


"udah lah Bim, gue lagi kerja ini. jangan buat konsentrasi gue buyar" panji mulai emosi


"gue yang buat konsentrasi lu buyar, atau kabar maya kembali lagi nji" Bima berdiri sambil terkekeh menuju pintu.


Panji melempar pena yang di pegang nya,tapi sayang nya meleset dari Bima, karena Bima lebih dulu berlari menuju pintu.


*******


"apa sih mel, buat kaget aja" gerutu Nadia


"maka nya neng, kalau lagi masak jangan ngelamun, bahaya tau" Mela menepuk pundak Nadia.


Jam menunjukan pukul 16.55


5 menit lagi jam kerja berakhir, Nadia yang tidak sabar ingin kerumah mertua nya, Akhirnya pulang duluan.


********


Sesampainya di kediaman Bu Dewi, Nadia di sambut oleh mang ujang.

__ADS_1


"mang, mama ada gak? "tanya Nadia


"Ada non, nyonya gak kemana mana hari ini" jawab mang Ujang


"makasih mang"


Nadia pun berlalu meninggalkan mang Ujang, sesampai nya di rumah Nadia masuk memberi salam, tapi tidak ada sahutan.


Akhirnya Nadia pergi ke dapur, di dapur ada bik imah dan bik sum yang sedang masak, menyiapkan makanan untuk makan malam.


"sore biiik" sapa Nadia


"eeh non Nadia, kapan datang? " tanya bik sum


"barusan aja bik, mama mana bik?


"Mama di sini sayang" belum sempat bik sum menjawab,bu Dewi muncul di belakang Nadia


"kok kamu sendiri nak? Panji mana? " tanya bu Dewi


"berarti pak panji gak pulang kerumah mama, terus dia kemana? aduuh Nadia kamu ngapain sih mikirin pria dingin yang egois itu".


"Mas Panji lembur ma, lagi banyak kerjaan" Nadia menjawab asal,dia terpaksa memanggil Panji dengan sebutan "Mas" karena Panji sudah berpesan jangan memanggil dia pak di depan mama nya.


Setelah makan malam, Nadia pamit pulang kerumah nya. Nadia di antar oleh mang ujang satpam sekaligus supur bi Dewi.


Sesampai nya di rumah, Nadia pun tak menemukan Panji.


"sepertinya dia gak pulang lagi hari ini"


********

__ADS_1


__ADS_2