
Di perjalanan pulang Nadia di guyur hujan.
hujan lebat beserta petir yang membuat Nadia harus singgah di halte untuk berteduh.
Jam menunjukkan pukul 18.45,tapi hujan lebat belum juga reda, berhubung jarak halte dan rumah Nadia tidak terlalu jauh akhirnya Nadia memutuskan untuk pulang berjalan kaki menerobos hujan.
Sesampai nya di pintu gerbang,satpam rumah Nadia pak Warto langsung menyodorkan payung ke Nadia,dia terkejut melihat Nadia yang basah kuyup.
"gak perlu pak, udah terlanjur basah" Nadia menolak payung yang di berikan pak Warto
Nadia tergesa gesa memasuki rumah, tidak sengaja Nadia memyenggol sebuah guci bewarna gold milik Panji.
Panji yang mendengar suara keributan dari luar bergegas keluar kamar, betapa terkejut nya Panji saat melihat guci bewarna gold kesayangan nya sudah menjadi puing-puing yang berserakan kemana-mana.
"apa yang kamu lakukan hah? " hardik Panji penuh Emosi.
"ma...maaf pak, saya gak sengaja nyenggol guci ini" Nadia tetunduk lesu sambil memungut pecahan guci tersebut.
Panji mendekati Nadia dan menarik baju nya.
"pergi" Panji mendorong tubuh Nadia sampai tersungkur.
Bik Siti yang melihat kejadian itu langsung memdekati Nadia, dan membawa Nadia ke kamar nya.
"ibuk disini aja ya, mandi dan pakai baju saya aja gak papa kan buk? " siti menyerahkan sepotong baju daster untuk Nadia pakai.
__ADS_1
"iya gak papa bik"Nadia berjalan ke kamar mandi.
******
Panji yang kesal karena guci nya pecah, Akhirnya memutuskan keluar rumah untuk sekedar mencari udara segar.
"lu dimana bim? tanya Panji setelah panggilan telpon nya di jawab.
"di Apartmen lah nji, hujan-hujan gini mau kemana cobak? " jawab bima
"gue ke apartmen lu ya" Panji mematikan panggilan tanpa persetujuan dari bima.
Sesampainya di apartmen Bima, Panji langsung masuk karena Panji memang tau sandi Apartmen Bima.
"Lu ngapain kesini? hujan-hujan jugak, enak nya kelonan sama bini lu" Bima melemparkan bantal sofa ke arah Panji.
"lu jangan kesal mulu nji, ntar cinta lu baru tau rasa"Bima terkekeh melihat ekspresi kesal Panji
"emang nya dia bikin kesal apa lagi nji? "Bima kembali bertanya
"Guci kesayangan gue di pecahin sama dia"jawab panji malas
"Guci warna gold, yang di kasih Maya?
bagus dong brrt tu guci udah gak mau tinggal ama lu Nji" Bima berdiri menuju dapur mengambil cemilan di kulkas.
__ADS_1
"tau ah gue pengen tidur aja" Panji berbaring di karpet bulu milik Bima.
*******
Nadia bangun sambil memegang kepala nya yang pusing, pandangan ny kabur.
saat melangkah Nadia hampir saja terjatuh kalau bik Siti tidak menangkap nya.
"ibuk mau kemana? badan ibu hangat" Siti memeriksa kening Nadia
"saya haus bik, pengen minum" Nadia kembali berbaring karena tidak tahan berdiri
"biar saya yang ambil buk"siti keluar menuju dapur, setelah beberapa saat siti muncul dengan segelas air hangat
"ini buk" Siti memberikan air dan obat demam untuk Nadia
Setelah minum obat, Nadia kembali meringkuk di bawah selimut.
Dia tidak tahu kalau Panji malam ini tidak tidur di rumah.
Keesokan hari nya Nadia kembali kekamar nya,kasur masih rapi pertanda Panji tidak tidur di kamar ini tadi malam.
sepanjang hari Nadia memakai masker, karena di perjanjian jika Nadia sakit harus memakai masker, terutama jika berada di kamar.
Bersambung
__ADS_1
Maaf kan ya baru sempat up 😁