Aku, Kamu Dan Dia

Aku, Kamu Dan Dia
Pertemuan pertama


__ADS_3

Pagi yang cerah, kicau burung yang mengalun indah menambah hari Yunna Az-Zahra tambah ceria. Hari ini dia kuliah dan akan sangat sibuk kerena dia sebentar lagi harus menemui dosennya untuk menyetorkan bab 1 dan 2 skripsinya.


Hari ini sang kekasih


Zergan akan mengantarkan Yunna ke campus, walaupun ada sepupunya Jihan yang bisa mengantarkan ke campus, namun dia tidak mau membuat Jihan kesiangan dengan mengantarkan Yunna dulu ke kampus.


Dia baru beberapa hari pindah ke apartemen jihan karena apartemen yang dia tinggali sebelumnya sedang di renovasi.


Jihan sepupunya Yunna dari Bandung namun bekerja di rumah sakit di Jakarta. Sehingga dia bisa numpang beberapa hari di apartemen Jihan.


Yunna kuliah jurusan manajemen bisnis di salah satu universitas di Jakarta, saat ini dia memasuki semester delapan, namun usianya masih terbilang muda karena dia dapat menyelesaikan kuliah hanya tiga tahun.


Yunna termasuk murid yang sangat cerdas atau bisa dibilang terlahir dengan otak jenius. SD dia selesaikan lima tahun padahal saat itu dia bisa selesaikan hanya dengan empat tahun saja, namun karena saat itu ayahnya sakit sakitan sehingga membuat Yunna tak fokus belajar, SMP cukup dua tahun, SMA cukup dua tahun. Dan untuk sekarang usianya baru mencapai 18 tahun. Ya begitulah murid akselerasi, hanya orang orang pintar nan cerdas yang bisa melakukannya. Jika ayahnya tidak sempat sakit mungkin dia sudah selesai dua tahun lalu ketika usia 16 tahun.


Pagi ini kekasihnya zergan akan menjemput Yunna, Yunna sudah bersiap untuk turun ke bawah, di sana sudah ada Jihan yang sedang menyiapkan sarapannya.


"Hai dek, udah siap? Mau ke kampus ya?" Yunna tersenyum manis " ya kak..Yunna mau setor skripsi nih, mudah mudahan aja diterima jadi cepat naik bab 3 deh. Rasanya ingin cepat selesai."


"Kamu ini udah sangat cepat dek, mau lebih cepat lagi gimana? Usiamu aja baru 18 th tapi udah mau selesai. Gimana sih... kakak tuh selesai kuliah usia 23 loh." Yunna tersenyum manis


"Kak beda kak...kakak tuh kuliahnya kedokteran, spesialis lagi. Kan kalo yang lain harus sampe 6-7 tahun, kakak selesai cuma 5th. Kakak juga hebat."


"Bisa aja kamu, ayo sarapan dulu, kakak buat nasi goreng seafood, kesukaan kamu." Jihan menarik kursi untuk Yunna duduki


"Makasih kak."merekapun menyantap sarapan pagi mereka dengan cepat.


"Kamu dijemput atau mau bareng kakak?" Tanya Jihan


"Dijemput sih kak..bentar lagi juga sampe katanya." Jihan mengambil tas dan jas putihnya.


"Ya udah kalo gitu ..kakak duluan ya..soalnya hari ini kakak pasti sibuk banget, banyak pasien yang harus dikunjungi. Mungkin kakak pulang sore kalo kak Adi gak ngajak pergi sih. Pokonya nanti kakak telpon deh kalo kakak pulang malem ya. Dah... assalamualaikum "


" Iya kak.. waalaikmslm" Yunna mengangkat telponnya karena baru saja berdering.

__ADS_1


"Ya hallo?"


"Sayang, aku udah di bawah..cepet keluar ya ..aku tunggu di depan biar gak kesiangan."


"Ok. Tunggu aku lagi otw ke bawah " Yunna pergi setelah mengunci pintu, dengan langkah cepat dia menuju lift dan tak lama lift pun terbuka. Cukup lima menit dia bisa sampai ke depan mobil zergan.


Zergan adalah pacar Yunna, mereka kenal saat zergan mengantarkan temannya Dimas yang mau menjemput adiknya Nola sehabis daftar kuliah di tempat yang sama dengan Yunna.


Zergan memang sangat tampan dan mempesona, banyak gadis yang jatuh cinta dengannya...badannya yang tinggi dan tegap, senyumnya yang menawan, kulit putih bersih dan penampilan yang sangat menarik membuat hampir semua wanita menjatuhkan hati untuk nya. Namun dia bukan laki laki kaya atau seorang CEO, dia hanya seorang karyawan biasa di salah satu perusahaan di Jakarta yang ternyata milik Dimas.


Memang banyak yang jatuh hati terhadap nya namun saat ini hanya Yunna yang dapat meluluhkan hati zergan. Seorang wanita berdarah Sunda Thailand, wanita pintar dan cantik.


Di sana lah di kampus untuk pertama kalinya mereka bertemu.


Flashback


"Hai .. kamu ambil jurusan apa?" Tanya Yunna


"Sama dong...kayaknya kita bakal terus ketemu deh, pasti satu kelas kan jurusan nya sama." Jawab Yunna


"Kenalkan nama aku Nola, kamu?"


"Aku yunna...senang banget baru daftar udah dapet temen." Nola tersenyum manis.


" Tapi kok...aku lihat lihat kamu kelihatan masih muda banget ya?" Yunna pun tersenyum kikuk " aku..masih bau kencur...baru  15 tahun." Nola terkejut bukan main dengan Jawaban Yunna.


"Kok bisa? Anak akselerasi ya? Wah..wah.. belum apa apa aku dah dapet saingan nih." Yunna tertawa kecil " ada ada aja deh...gak gitu juga kali. Oh ya ... Aku panggil kakak dong ya."  Nola tersenyum lebar " iya yah..gue kan lebih tua 3 tahun nih " Yunna mengakat bahunya. " Kak Nola?" Mereka tertawa bersama


" Abis ini mau ke mana? Gue dijemput Abang gue nih...mau ikut gak? Kita nongkrong dulu yuk." Ajak Nola


Tapi Yunna terlihat berpikir dan akhirnya ikut juga.


Di sana Nola dan yunna sudah duduk menunggu Dimas Abang dari Nola, sekitar 10 menit mereka menunggu. Turunlah dua laki laki tampan dari mobil, Dimas dan zergan menghampiri Nola sang adik.

__ADS_1


"Maaf..lama ya?" Nola menggeleng gelengkan kepalanya " gak kok, cuma 10 menit dan untung ada yang nemenin." Sedari tadi zergan udah menatap Yunna dari jauh apalagi sudah dekat, tambah terlihat kecantikan Yunna.



"Wah...bening banget...calon istri ini." Batin zergan


"Siapa nih, cantik bener, kenalin Napa dek." Nola tersenyum manis "ini Yunna temen kuliah, kita tadi baru daftar di jurusan yang sama, jadi kita kenalan deh. " Jelas Nola dan diangguki Dimas.


"Tapi terlihat masih muda ya?" Nola tersenyum "iya lah..dia masih bocah..15 tahun bang" Dimas dan zergan terkejut bukan main


"Kaget kan? Gue juga sama bang, kaget banget. Biasa bocah jenius..anak akselerasi." Tunjuk Nola pake jempolnya menunjuk ke arah Yunna


Yunna tersenyum manis " iya kak...aku emang masih anak anak tapi gak kekanakan Kanakan...tapi kadang kadang juga sih. Hehehe."  Mereka tertawa.


"Kamu lucu ya...saya Dimas, kamu boleh panggil bang Dimas." Tangan mereka bersalaman


"Gue zergan.. terserah sih mau panggil apa, zergan boleh, kak, bang juga boleh. Senyamannya aja." Yunna pun mengangguk mengerti.


Flashback end


Sampailah mereka di kampus, terlihat Nola yang mau masuk ke ruang kelas.


"Hai...mau masuk?"tanya Yunna


"Iya nih...matkul yang membosankan."  Yunna menganggukan kepalanya


"Eh liat prof Tio gak?" Nola terlihat berpikir " kalo gak salah sih di ruangan nya deh. Lo mau setor skripsi ya?"


"Iya...baru bab 1 dan 2 sih." Nola menghela kan nafasnya


"Lo mah gitu ..ninggalin gue...nah gue baru tahun depan bikin skripsi. Tega Lo." Yunna tersenyum manis " ya maaf kak...aku soalnya harus cepat lulus biar cepat bantu bunda." Nola tersenyum manis " ya GPP...smoga sukses deh...udah Sono pergi temui prof Tio, entar keburu penuh sama mahasiswa yang lain." Yunna menganggukan kepalanya


"Aku ke sana ya...dah kak Nola." Yunna pergi menemui pembimbing skripsi nya.

__ADS_1


__ADS_2