Aku, Kamu Dan Dia

Aku, Kamu Dan Dia
Pikirkan kembali


__ADS_3

"Will you marry me, please?" Yunna hanya menatap Kenzo heran, dia sungguh heran dengan apa yang Kenzo lakukan saat ini.


"Jangan pernah memaksakan hal karena dorongan orang lain zo.." ucap Yunna serius.


"Gak ada yang paksa aku Yun, kan aku tadi dah bilang, saat itu...aku dah bawa bunga dan cincin." Yunna menggeleng


"Terlalu cepat zo...aku baru cerai 4 bulan.. masa udah nikah lagi? Rasanya aneh banget..." Kenzo menunduk


"Trus waktu yang tepat kapan? Berapa lama lagi aku harus menunggu? Sedangkan zergan aja udah langsung nikah setelah kalian bercerai." Yunna menarik Kenzo supaya duduk di kursinya


"Zo.. mereka menikah karena Nola sudah keburu hamil..kalo aku kan gak hamil." Kenzo terdiam mendengar ucapan yunna, memang benar apa yang diucapkan Yunna namun berapa lama lagi dia harus menunggu..memang tidak dipungkiri dia ingin secepatnya menikahi Yunna karena khawatir ada yang memiliki Yunna.


"Zo..kamu tahu sendiri aku seperti apa, kalo kamu masih percaya sama aku, tolong tunggu aku paling tidak setelah aku setahun bercerai... Dan ada satu syarat lagi...bagi yang ingin menikahi ku, harus melihat hasil cek up aku...."


"Sekarang kamu bilang siap jika aku mandul, tapi mungkin kau akan berubah pikiran jika sudah lama menikah...sebaiknya selama menunggu setahun ini, tolong pikirkan...segala kemungkinan pasti ada...apa kamu sudah menanyakan kepada orang tua mu?" Kenzo terdiam


"Kau anak tunggal... begitupun aku..jika kamu tak bisa memberikan cucu untuk orang tua mu, bagaimana? Sudah kau pikirkan?" Kenzo menggeleng


"Nah...kamu belum sampai situ kan? Walaupun kamu bilang kamu punya anak angkat banyak, tapi ada di dalam hati kamu ataupun orang tua mu menginginkan cucu dari darahmu sendiri." Yunna mengusap tangan Kenzo...


"Tolong pikirkan dulu hal itu...aku tak mau menghalangi kebahagiaan mu zo..kamu masih muda dan belum pernah menikah...kamu bisa dengan leluasa memilih wanita yang kamu inginkan....kamu bisa mendapatkan seorang gadis, dan terbuka lebar memiliki seorang anak bahkan mungkin 5 jika kau mau."  Eva berdiri dan mendekat lalu mengusap punggung Yunna karena ternyata mata Yunna sudah berkaca-kaca.


"Kamu pikirkan lagi...jangan terburu buru ... Aku tak akan ke mana mana...lagipula aku pun akan berkata hal yang sama jika ada yang melamarku..pasti tak akan mudah menerima statusku juga keadaanku."

__ADS_1


"Jika melihat fisik atau nafsu mungkin mereka akan berkata aku siap..aku akan menerima semua kekuranganmu..namun setelah berjalan beberapa tahun, rasa jenuh itu pasti ada, pasti ada sedikit di dalam hati mereka menginginkan kehadiran buah hati .... Aku tahu zergan memiliki keinginan itu... walaupun dia bilang tak apa..tapi buktinya setelah pernikahan kami tahun ke 3 hal ini terjadi.." Yunna menarik napasnya dengan berat


"Aku gak akan selingkuh yun." Yunna tersenyum


"Selingkuh mungkin tidak, tapi kemungkinan kamu akan dijodohkan oleh orang tua mu karena menungguku tidak kunjung hamil.. hal itu telah terjadi dengan temanku." Kenzo menatap Yunna sendu.


"Jadi sebaiknya, kamu bilang kepada orang tua mu, dan yakinkan dirimu sendiri kemungkinan terburuknya bagaimana.. apa memungkinkan untuk kita bersama? Karena aku tak mau mengalami kegagalan berumah tangga sampai kedua kalinya."


Hening .. setelah semua yang diucapkan Yunna, Kenzo merasa begitu berat dan tak ada harapan bersama...pikirannya melayang... Jika untuknya dia akan. Selalu siap apapun kekurangan Yunna, namun bagaimana dengan orang tua nya? Tapi dia tak akan menyerah hanya itu yang ada di dalam hatinya.


Hendra menepuk pundaknya sehingga dia tersadar.


"Bro...jangan dipikirkan... Segalanya selalu ada jalannya...kalo gue sih mau apapun bakalan maju terus...tapi kalo Lo sih gue gak tahu ya...semoga Lo menyerah dan biarkan gue yang maju. Hehehe." Hendra nyengir dengan wajah tengil nya.


"Sebelum gue pulang ke indo...gue udah tahu kondisi Yunna, soalnya Eva sering cerita mengenai temannya..dan  dia keceplosan nyebutin nama Yunna, karena dia ngerasa gue gak bakal kenal, pas gue pengen lihat photo teman Eva, gue sadar itu Yunna." Kenzo menatap Hendra serius begitu pun Yunna yang bertatapan dengan Eva lalu menatap kedua pria yang ada di depannya.


Hendra kembali tersenyum" lalu gue bilang sama bokap nyokap mengenai Yunna, dan Lo tahu apa yang orang tua gue bilang?"


"Mereka marah?" Hendra menggeleng


"Gak...mereka justru bilang, bawa wanita yang kamu cintai itu dan nikahilah.. ayah sama bunda mau kamu hidup bahagia bersama orang yang kamu cinta." Kenzo menganga tak percaya.


"Kok bisa mereka mengijinkan?" Hendra tersenyum pahit

__ADS_1


"Karena mereka sudah pernah melihat anaknya hancur gara gara mereka jodohkan, kakak gue...dia... Dia...dijodohkan dan ternyata ...wanita yang dijodohkan itu... Selingkuh dengan pacarnya... Sedangkan kakak gue .. ditinggalkan nikah sama mantan pacarnya...pernikahannya hancur, pacaranya jadi milik orang lain...dia mengalami stress, depresi ... Sudah beberapa kali mencoba bunuh diri.." Kenzo menatap sendu..


"Maaf dra...gue gak tahu.." Hendra tersenyum manis


"GPP...tapi Lo jadi punya saingan berat nih...gimana? Mau Lo lanjut apa Lo lepas?" Hendra kembali dengan wajah tersenyum lebar nan seksi


"Lo mah...gue udah ikut sedih, liat Lo pengen geplak pala Lo jadinya." Yunna yang mendengar cerita Hendra menjadi terenyuh


"Tapi dra.. orang tua kamu emang gak keberatan dapet menantu mandul?" Hendra menggeleng


"Jodoh itu urusan Allah Miss, masalah anak juga urusan Allah..kita cuma jalani..aku dan orang tua ku santai aja..kalo di kasih ya Alhamdulillah kalo pun gak ... GPP...mungkin belum rizkinya... Aku masih punya seribu satu jalan kok untuk bahagia..gak harus selalu anak yang jadi masalah...toh kita bisa terus pacaran ya kan Yun, gak ada yang gangguin kita pas indehoy...ya gak?" Yunna memukul pelan tangan Hendra.


"Kamu ini ya...bercanda Mulu... Udah serius serius terharu ..eh becanda lagi " ucap Yunna sambil tertawa.


"Aku gak mau buat kamu sedih..hidup ini cuma satu kali .. jangan di sia-siain hanya untuk air mata." Kenzo tersenyum


"Terimakasih bro..lo udah menginspirasi.." Hendra menepuk jidatnya


"Kok Lo yang jadi terinspirasi ya? Wah gak jadi mundur dong Lo? Salah strategi ini. Hahaha..." Hendra menepuk bahu Kenzo.


"Masih ada anak tabung bro...usaha mah banyak ..asal Lo mau usaha dan doa abis itu pasrah sama Allah.." Kenzo tercengang


"Wah ..bener bener nih ..ini baru Hendra S2." Mereka tertawa bersama.

__ADS_1


__ADS_2