Aku, Kamu Dan Dia

Aku, Kamu Dan Dia
Kesempatan


__ADS_3

Sepanjang malam Yunna berpikir, dia mondar mandir merasakan kegelisahan, apa yang harus dia lakukan dengan pernikahannya. Apakah perceraian adalah jalan keluarnya? Rasanya sangat berat, dia masih mencintai suaminya, seorang laki laki yang sudah lama bersamanya dan mengahadapi suka dan duka.


Terlintas untuk dia memberikan kesempatan, atau haruskah dia meminta suaminya memilih antara Nola atau dirinya? Hatinya bergejolak. Ingin rasanya dia berteriak.


Dia buka instaqram milik Nola, dia lihat photo tangan saling memegang


...



...


@nolagus  akhirnya ku bisa memegangmu sayang, sejak SMA ku menginginkan ini.


Yunna tahu itu tangan siapa, dia mengenal sang pemilik tangan, tangan itu memakai jam pemberiannya. Dan satu tangan lagi pun tak asing baginya, sebuah tahi lalat di tangan kanan.


Yunna mulai mengerti sekarang...Nola sangat menginginkan zergan dari dulu, sejak SMA dia mencintai zergan atau lebih ke obsesi kah?


...



...


@nolagus  kak..tambah Gans aja sih.


Dua photo itu sudah dapat memperlihatkan bagaimana rasa seorang Nola Agustina terhadap zergan.


Yunna kembali menutup Instagram milik Nola dan berusaha memejamkan matanya dan setelah beberapa lama baru dia bisa tertidur.


Pagi hari telah tiba, seperti biasa Yunna akan persiapan sarapan untuk sang suami dan dirinya.


Saat ini sudah tersedia nasi goreng juga telor ceplok dan dua gelas jus strawberry untuk memulai harinya.


Yunna  seperti biasa pasti akan bertanya jam berapa sang suami pulang.


"Kak...jam berapa pulang?" Zergan langsung terdiam dan berpikir seperti menimbang nimbang


"Jangan bilang kakak akan lembur dan pulang pukul 9 malam lagi. Atau udah gak usah pulang sekalian aja kak." Zergan benar benar kaget dengan penuturan Yunna.


"Kamu kenapa bicara begitu? Kamu masih marah? Atau kamu mau kakak ambil cuti aja sayang?" Yunna tersenyum kecil.


"Terserah kakak....terserah mau di bawa kemana pernikahan ini."


"Maksud kamu Yunna?" Yunna merasa mungkin dia harus memberikan kesempatan kepada suaminya


"Kak...jujur sama Yunna, apa kakak selingkuh?"


Jedderrr..terasa di sambar petir...zergan begitu kaget dengan ucapan Yunna yang begitu santainya namun menusuk hati.

__ADS_1


"Ss.. sayang...kamu bicara apa sih?"


"Jujur lah kak...apa kakak selingkuh? Kakak begitu sibuk seakan akan sudah tidak menginginkan ku lagi...seakan akan aku sudah tak berharga untukmu." Yunna menarik napasnya yang terasa berat


"Jujur lah kak.... Aku akan menghargai jika kau jujur.... Dan mungkin...aku bisa memaafkanmu. Ya...mungkin. " lanjut Yunna dan zergan masih terdiam.


"Ah... ahhahahahaha....ka..kamu ngomong apa sih sayang, mana mungkin aku selingkuh... Aku sudah punya kamu...istri yang cantik dan mandiri...tak ada yang kurang darimu. " Dengan tergagap dia berbicara


"Terus kenapa selingkuh jika aku tidak ada yang kurang?" Zergan gelagapan.


"Siapa yang bilang aku selingkuh? Gak ada...aku sibuk benar benar hanya untuk mu." Zergan marah dan berkata dengan nada tinggi.


"Kenapa membentak aku kak? Kakak tak pernah membentakku selama ini? Toh aku cuma bertanya.. jika tidak, kakak tinggal jawab tidak kan? Jangan begitu serius."ucap Yunna santai.


Zergan langsung berdiri dan memeluk Yunna dari belakang. " Maaf...kakak hanya kesal, kakak selama ini bekerja untuk kita, masa depan kita...bisa memiliki rumah yang mewah dan tabungan yang cukup, bahkan ingin memiliki perusahan sendiri hanya untuk kita, kamu aku dan anak anak kita kelak sayang. Dan usahaku, perjuanganku, kau anggap aku selingkuh. Rasanya menyesakkan sayang." Yunna akan tersentuh dengan ucapan zergan jika dia tidak tahu suaminya selingkuh.


Yunna memutarkan bola matanya lalu berbalik dan dengan wajah sendunya. " maaf kak...Yunna hanya merasa mulai kehilangan kakak...apa mungkin hari ini kita bisa pergi jalan jalan bersama sayang? Aku kangen...jika kakak bisa cuti, aku pun akan cuti." Zergan terdiam dan berpikir.


"Jika Kakak tidak mau, tidak apa apa..pergilah bekerja kak." Yunna bangun dari kursinya dan membereskan piring piring itu lalu melangkah membawa tasnya, lalu langkahnya terhenti ketika seseorang memanggilnya."Yunna... Aku akan cuti... Kita jalan jalan kemana pun kau mau. " Yunna tersenyum manis dan kembali melangkah mendekati zergan.


"Kalo begitu...aku akan menelpon kampus, aku akan cuti hari ini." Yunna langsung menelpon pihak kampus dan begitupun dengan zergan yang meminta cuti. Karena baginya pernikahan ini harus di selamat kan.


Mereka berganti pakaian seakan-akan saat mereka kencan dulu, mereka sudah menjadwal akan pergi ke mall, pergi ke taman juga menonton di bioskop. Namun ya terserah nanti mereka akan kemana yang penting saat ini mereka bisa bersama.


"Kamu ...cantik banget sayang..." Zergan terpana melihat kecantikan istrinya.


"Aku yang sudah cantik begini gak mungkin kan membuatmu selingkuh kak?". Zergan tersentak kembali.


"Suamiku juga ganteng banget sih, pasti banyak wanita yang menginginkan kamu kak,  jangan sampe ada pelakor diantara kita ya." Zergan kembali tersenyum pahit..


"Ayo pergi..." Zergan menggandeng tangan Yunna dan yunna pun teringat photo di Instagram milik Nola


"Bentar kak..." Zergan terdiam, maksudnya apa Yunna berhenti.


Yunna mengeluarkan handphone nya lalu mengambil foto tangan yang sedang bergandengan tangan. Tak lupa dia juga meng up di Instagram miliknya juga di status wa nya. Senyuman terukir di bibir Yunna.


"Udah ayo ..." Zergan tersenyum dan mereka pun pergi ke taman bermain. Bereka di sana sampai siang dan menaiki berbagai permainan. Saat ini mereka berjalan jalan sambil berpelukan, mengambil lagi photo dan makan siang di sebuah restoran yang ada di taman tersebut. Saat sore hari mereka memutuskan untuk pergi ke pantai berjalan jalan sambil berpegangan tangan di sana mereka sangat mesrabdan dengan sengaja Yunna mengambil adegan itu dengan handphone nya meminta seseorang untuk mengambil foto mereka.


Cekrek ..foto di ambil


...



...


...


__ADS_1


...


...



...


Yunna langsung meng up load di Instagram miliknya


@yunazzah  setelah dua bulan sibuk, akhirnya bisa pergi kencan seharian. Makasih suamiku. I love you. 😘


Yunna tersenyum lebar dan memikirkan jika Nola melohat Instagram miliknya.


Yunna juga sengaja memasang di Instagram milik suaminya.


Tak lama memasang foto foto itu, terdengar suara dering telpon.


Drrrrrt..drrrrrt...


"Siapa kak, jangan bilang itu bos besar." Ucap Yunna yang sedang memeluk zergan sambil melihat sunset di depannya.


Zergan melihat handphone nya lalu benar saja itu adalah panggilan dari bos besar. Zergan lalu melepaskan pelukannya, menjauhi yunna dan mengangkat telponnya.


Hati Yunna merasa geram, kesal, juga karena saat seperti ini dia selalu mengganggu hubungan nya dengan sang suami.


"Iya..." Zergan melirik ke Yunna sambil tersenyum kecil dan yunna memperhatikan kira kira apa yang akan terjadi selanjutnya.


"kamu di pantai dengan istrimu? " terdengar dengan nada marah dan kesal.... "jadi kamu cuti seharian dengan dia? Pokoknya aku gak mau tahu kamu secepatnya balik ke Jakarta dan temui aku." Perintahnya.


"Iya...iya...maaf...tapi ...ini sudah terlalu malam...dan kami berada jauh dari sana."


"Aku gak mau tahu, pokoknya sekarang juga aku tunggu sampai jam 7 malam, titik." Telpon pun ditutup sepihak.


Zergan menghelakan nafasnya dengan kasar dan yunna dapat melihat itu suatu hal yang tak baik.


"Kenapa sayang ...bos besar marah?" Zergan terlihat merasa tak enak terhadap Yunna.


"Iya sayang...dia...katanya ada kesalahan dalam laporan dan meminta ku untuk datang ke kantor dan menyelesaikan nya.  Bagaimana ini?" Yunna menghela napas dan memejamkan matanya


"Terserah .. jika itu lebih penting dari aku...aku meminta kamu memilih...aku atau dia? Ini sebuah pilihan kak ..pikirkan dengan baik baik....bukankah saat ini kamu sedang cuti? Tapi apa, saat cuti dan hampir malam begini pun, masih saja bos besarmu mengganggu momen kita... Entah mengapa, bos besar mu itu ingin kita berpisah....ya ..rasanya seperti itu bagiku." Zergan terlihat sendu


"Bukan begitu sayang, jangan salah paham...." Yunna langsung memotong ucapannya.


"Sudah cukup, aku tak mau berdebat...kamu tinggal pilih...aku atau dia, jika aku ayo kita cari penginapan dan pulang besok subuh, jika dia... berarti kita pulang. Turunkan saja aku di jalan dan aku akan naik taksi." Zergan terlihat menimbang nimbang.


"Maaf sayang...tapi...ini pekerjaan dan tanggung jawab aku...kita bicarakan lagi nanti ya..." Yunna langsung mengangguk mengerti.


"Kamu sendiri yang tahu kondisinya seperti apa...aku sudah memberimu kesempatan kak...ya sudah .ayo kita pulang." Yunna langsung membawa tasnya dan masuk ke mobil dengan mata berkaca kaca.

__ADS_1


"Aku sudah memberikanmu kesempatan kak...ini yang kamu pilih." Ucapnya di dalam hati. Rasanya sakit, Yunna hanya memejamkan matanya sambil menyenderkan kepalanya di kaca mobil.


__ADS_2