Aku, Kamu Dan Dia

Aku, Kamu Dan Dia
Cinta sejati


__ADS_3

"Bagus .. tegar lah sayang... Aku yakin pasti akan ada laki laki yang lebih baik dan tulus untuk mu nanti." Seketika Yunna menatap Kenzo yang sedang berjalan ke arah mereka.


"Hai...boleh gabung?" Arsen tersenyum lebar.


"Hai...bro.. you are here." Kenzo tersenyum manis.


" Kalian sudah kenal?" Naomi dan yunna melirik Arsen dan Kenzo


"Tentu saja..kami bertemu di Singapore, saat itu nih bocah masih kecil... But ... Look at now.." Arsen terkesan dengan Kenzo yang sekarang.


"Kenapa ada di sini? Bukannya setahun yang lalu bilang akan stay di sana?" Kenzo tersenyum manis


"Dulu aku belum mendapatkan cintanya... Makanya aku hanya ingin memastikan dia bahagia, baru aku balik ke Singapore dan stay di sana dan tak akan kembali..." Arsen tersenyum lebar


"But you got it, right?" Arsen terlihat antusias


"Yes, i did." Arsen langsung memeluk Kenzo...


"Congratulation zo... Gue tahu Lo bakal dapetin dia... Lo tulus dan Lo setia." Arsen melirik istrinya.


"Kamu tahu sayang? Dia sangat mencintai wanita itu... Guru invaler nya dia di sekolah, tapi tuh cewek setia sama pasangan nya. Dan ternyata dia sepantaran...pintar seperti kamu Yunna." Arsen melirik Yunna dan yunna tersenyum kikuk.


Kenzo tak cerita tentang pernikahan gadis yang dicintainya dulu.


"Kapan kamu kenalkan padaku Kenzo.. aku penasaran sekali... Padahal tahu gak Yun, Naomi... Dia sudah ku coba jodohkan dengan Anna gadis cantik nan seksi... Dia anaknya Alponso teman Daddy.. tapi dia cuek saja...terus kita jodohkan lagi dengan seseorang gadis namanya .... Gladis.. cewek cantik ini tergila gila sama Kenzo eh .. cuma diajak makan 3kali aja udah .. "


"Kak..please... Stop... Aku cuma berusaha ramah saja dengan makan dengannya...dia terus memaksaku. Daripada dia telanjang bulat..." Semua mata membulat besar


"Ya .... Jika aku tak menerima ajakan dinner nya, dia bilang akan telanjang di depan ku kak .. parah kan?"


"Terus dia telanjang?" Antusias Arsen.


"Hampir... Sudah buka baju tapi belum BH... Aku langsung balik badan dan bilang ok." Arsen terlihat kecewa.


"Padahal kamu biarin aja dulu buka, baru bilang ok. " Kedua orang wanita itu langsung teriak.


"Arsen..."


"Kak Arsen"


"UPS... Maaf ... Aku cuma bercanda." Arsen cengar cengir.


Yunna melirik Kenzo dengan geram dan Kenzo tersenyum canggung sambil menggaruk tengkuknya.


"Jadi kapan kamu kenalkan kepada kami?" Tanya Arsen lagi mengalihkan pembicaraan.


"Mungkin 5bulannan lagi... Dia sibuk dengan bisnis barunya." Kenzo kikuk sambil masih melirik Yunna yang sedang cemberut.


Naomi dapat melihat gerak gerik dari keduanya. Merasa penasaran Naomi ajukan pertanyaan.


"Kalian sudah saling kenal?" Yunna baru tersadar jika tingkah nya mungkin mengundang tanya dan curiga.


"Ya.. emmm kami ada kerja sama gitu kak." Jawab Yunna.


"Oh ya ... Kamu pergi dengan siapa ke pesta pernikahan zergan?" Kenzo langsung melirik Yunna, tatapannya terlihat menunggu dan penasaran akan jawaban dari Yunna.


"Aku pergi dengan Bayu."


"Oh... Sekertaris gantengmu itu?" Yunna tersenyum kecil dan mengangguk.

__ADS_1


"Pasti kamu senang terus ya... bagaimana tidak senang... Sekertaris mu itu ganteng banget...kalo kakak sih mungkin akan betah di kantor." Kedua laki laki di hadapan nya yang terlihat geram sekarang.


"Pastinya kak...aku akan sangat betah...dia tak perlu telanjang untuk mengajakku makan...dengan suka rela aku mau makan dengannya." Kenzo menganga tak percaya dengan ucapan Yunna... Dia mengepalkan tangannya menahan cemburu.


"Iya ...Bayu memang tampan ya.." sindir Kenzo


"Memang ....bukan cuma tampan tapi juga ganteng...macho... Bisa dilihatkan badannya yang tegap dan bidang... Sepertinya nyaman bersandar di sana." Yunna benar benar kesal jadi mendramatisir namun Kenzo merasa teramat kesal dengan ucapan Yunna.


"Seperti itu ya... Wah bahaya juga ya... Nanti bukannya kerja malah bermesraan dong...gimana kerja sama kita jika CEO nya seperti ini?" Yunna menatap tajam kenzo.


"Tenang tuan Kenzo yang terhormat, kami sangat profesional. Kami tak akan melakukan itu di jam kerja apalagi sedang sibuk. Kami masih punya banyak waktu ... Bisa saat istirahat atau pulang kerja...bukan begitu kak?" Yunna melihat naomi


"Oh ya .... Tentu saja...harus profesional...ya... Kamu bisa bermesraan saat ada waktu senggang...Sabtu Minggu juga apalagi..dari pagi sampe malam." Jawab Naomi santai sambil memperhatikan keduanya.


Kenzo dan yunna terdiam, tak ada suara lagi setelah perdebatan mereka. Naomi dan Arsen saling pandang.. seakan mereka tengah berbicara dari hati ke hati. Mereka saling menganggukan kepalanya.


"Kami pergi dulu Yunna, kakak tak bisa lama lama..kakak akan masuk ke kamar, menemani ketiga anak kakak yang comel comel.."


"Oh ya kak .. gpp... Kakak juga harus istirahat kan? Kakak berangkat ke Jakarta jam berapa?"


"Mungkin malam abis isya. Biar tenang di jalan. Kamu mau jam berapa ke acara besok?"


"Seperti nya jam 10 an. Aku dan kak Bayu berangkat abis isya juga mungkin jam 8 an." Kenzo masih memperhatikan Yunna


"Zo...kita duluan ya..mau rebahan dulu." Kenzo tersenyum "ya kak... Selamat istirahat."


Merekapun pergi dengan perlahan sambil memperhatikan tingkah Yunna dan Kenzo.


Mereka melihat Kenzo dan yunna berbicara dan terlihat tegang di kedua wajah nya.


"Apa yang kamu pikirkan sayang?" Naomi dan Arsen saat ini bersembunyi di balik tiang yang dihiasi dengan tumbuhan tumbuhan.


"Kamu yakin?"


"Tentu .. feeling wanita tak pernah meleset babe." Arsen memperhatikan gerak gerik keduanya.


"Lihat... gesture tubuh mereka berkata lain... Yunna dan Kenzo terlihat cemburu kan ketika membicarakan wanita dan pria lain? Aku yakin 100% mereka ada hubungan." Arsen menatap Naomi


"Kan Kenzo sudah punya gadis yang dia cintai .. 6tahun dia mencintai nya. Mana mungkin... Ah...atau dia ..."


"Ya... Mungkin gadis itu Yunna?" Arsen terlihat bingung


"Mungkin gadis itu sudah menikah dan akhirnya dia mencintai Yunna." Naomi menggeleng " bukan... Dia bilang tadi sekarang sudah mendapatkan cintanya... Berarti selama ini cinta 6tahun nya itu Yunna." Keduanya saling berbisik di balik tiang itu.


"Mungkin juga sih...tapi aku lebih lega jika memang mereka saling mencintai, aku tahu Kenzo.. dia dulu teman adikku sebelum dia pindah ke Indonesia. Teman masa kecilnya dan kami terpisah sangat lama lalu dipertemukan lagi di Singapore."


"Dia teman Shasha?"


"Iya..tapi lebih tua dua tahun atau tiga tahun dari Shasha."


"Lihat ..lihat mereka pergi ke suatu tempat...mau ikutin?"


"No honey .. biarkan mereka, kamu kepo banget sih... Yang penting kita tahu Yunna kita bersama orang yang tepat." Arsen menarik Naomi pergi dari sana setelah berpamitan dengan bunda Ester


Di tempat lain..


"Kamu kenapa sih? Ada hubungan dengan Bayu?" Kesal Kenzo


"Ya ada lah .... Dia kan sekertaris ku zo.."

__ADS_1


" Bukan... Maksudku lebih dari sekertaris "


"Ya tentu ada... Dia bukan cuma sekertaris ku...tapi dia orang yang aku sayang.."


"Apa kamu bilang? Orang yang kamu sayang?" Kenzo menahan amarahnya


"Lalu kamu anggap aku apa?" Kenzo terlihat sedih dan sayu.


"Kamu ya kamu ...kamu orang yang aku cintai Kenzo... Dan Bayu orang yang aku sayangi."


"Maksud kamu apa? Kamu mau menduakan aku?"


"Aku tak menduakanmu zo..dia akan berada di posisinya begitupun kamu."


"AHhh... Kamu membuatku bingung. Jika dihari mu ada pria lain, kenapa kamu menerima cintaku Yun? Kenapa? Lebih baik kamu tolak aku dan aku akan pergi ke Singapore dan tak akan kembali." Yunna langsung memeluk kenzo


"Jangan pergi... Aku gak mau kamu pergi meninggalkan ku." Kenzo melepaskan pelukan Yunna


"Tapi di hatimu sudah ada pria lain Yunna...aku tak sanggup lagi...dulu zergan..aku tahan sampai 6tahun lamanya .. aku tak sanggup menahan lag yun.. sekarang Bayu.."


"Zergan dan Bayu beda kenzo.."


"Beda apanya? Karena zergan suamimu aku masih bisa tahan...Bayu?? Mereka sama sama laki laki Yunna."


"Karena Bayu adalah kakakku... Dia sepupuku Kenzo.." Kenzo terkejut dan seketika merasa senang dan hendak memeluk namun Yunna tolak.


"Bagaimana dengan gladis?"


"Gladis ....apa?"


"Kamu makan dengan dia kan? Trus hubunganmu bagaimana dengan nya?" Selidik Yunna


"Dia memang cantik..tapi aku tak tertarik...aku terpaksa makan dengannya karena dia memaksa.. dia sudah setengah bugil Yunna, ketika aku membalikkan badan, dia memelukku dengan erat. Dia menerjang, aku tak bisa menolaknya jadi aku iya kan ajakan nya makan malam."


"Kalian...?"


"Tentu saja tidak...aku keburu mengiyakan dan dia langsung senang dan berpakaian."


"Kenapa kalian bisa dinner cuma tiga kali..kan dia bisa saja mengancam mu untuk bugil lagi bukan?"


"Ya .... Aku bilang aku ada urusan ke luar negeri...dan bilang supaya dia mencari yang lain..dia tak bisa tolak karena aku harus mengurus bisnis."


"Begitu saja selesai? Aku tak percaya... Bahkan dia bisa berbuat nekad."


"Yun, di sana **** itu sudah biasa...one night stand sering terjadi bahkan dengan pria atau wanita yang tak dikenal sekalipun. Jika mereka sama sama mau ya..terjadi..tapi tidak dengan aku" Yunna terkejut dengan penuturan Kenzo


"Banyak wanita yang bersedia aku sentuh Yun... Mereka dengan rela membuka pahanya, namun aku menolak...bahkan mereka rela cuma disentuh dan tak dinikahi..."


"Jika aku ********...aku sudah tiduri ratusan wanita yun... Aku sempat prustasi dengan cinta ku padamu.. ku coba dekat dengan wanita lain... Namun ketika aku masuk kamar hotel, yang terbayang cuma wajahmu... Wanita itu baru keluar dari kamar mandi dengan sehelai handuk di badannya, namun aku membalikkan badanku dan bilang... 'Maaf.. sepertinya aku tak bisa' kamu tahu itu kenapa? Karena aku hanya cinta kamu seorang...Yunna Az-Zahra." Kenzo menekankan setiap katanya.


"Aku simpan keperjakaan ku hanya untuk istriku seorang...dan aku berharap itu kamu sayang..."Kenzo mengelus pipi Yunna dengan lembut dan mesra.


Yunna menitikkan air matanya " Kenzo...apa aku pantas bagimu? Aku seorang janda...dan aku ..."


"Sutttttts. Jangan merendah begitu...kamubtetap berharga buatku... Walaupun kamu sudah tak perawan lagi .. ya jelas kamu seudah menikah dengan zergan si cowok brengsek itu...tapi aku harus berterima kasih karena dia brengsek..dengan begitu aku bisa memilikimu sayang... Aku sudah menerima mu apa adanya .. itu baru cinta sejati."


Yunna dan Kenzo saling berpelukan begitu mesra .. saat ini mereka berada di taman belakang hotel yang cukup rindang dengan pohon pohon. Dan kebetulan acara pun sudah selesai, sebagian sebagian tamu undangan sudah meninggalkan tempat.


Mereka kembali ke ballroom hotel dan menemui bunda Ester. Mereka kembali bersikap normal.

__ADS_1


Semua tamu undangan pun akhirnya sudah pulang semua.


__ADS_2