Aku Gak Mau Gendut

Aku Gak Mau Gendut
7 Mungkinkah


__ADS_3

keesokan harinya Doni sudah mulai bekerja. pagi ini Ririn menyiapkan sarapan untuk suaminya sebelum berangkat kerja.


"mas, kamu gak bawa bekal?" tanya Ririn


"gak sayang,nanti siang aku pulang untuk makan siang" ucap Doni


"apa gak capek mas kalo bolak balik?" tanya Ririn


"gak kok,cuma butuh waktu 10 menit juga sampai. lagian aku gak akan biarin istriku yang cantik ini makan sendirian" ucap Doni sambil mencolek dagu istrinya itu.


"tok...tok...tok"


tak lama terdengar suara ketukan pintu.


"biar aku aja yang buka sayang" ucap Doni lalu bergegas melihat siapa yang datang


"Don,aku nebeng ya. ban motor aku kempes" ucap Riko


"ya udah tunggu dulu kalo gitu" ucap Doni


"siapa mas?" tanya Ririn


"Riko mau nebeng" jawab Doni


"ajak sarapan aja sekalian mas" ucap Ririn


"iya deh. Ko... sarapan dulu yuk" ucap Doni


"ah...gak usah Don,nanti ganggu lagi" tolak Riko


"Halah...gak usah banyak gaya, mumpung aku baik hati nih" ucap Doni


"oke deh, rejeki gak boleh ditolak" ucap Riko lalu beranjak dari duduknya dan mengikuti Doni


"silahkan duduk Riko" ucap Ririn ramah


" iya...jadi gak enak nih pagi-pagi udah ngrepotin" ucap Riko basa-basi padahal ngarep banget hehehe


"hai usah banyak gaya, aku tau sebenarnya suka kan" ucap Doni


"eh...iya tau aja. kalo bisa sih sering-sering aja ngajakin makan. soalnya bosen makan beli terus" ucap Riko sambil cengengesan


"makanya cari istri biar ada yang masakin tiap hari,tidur juga ada yang ngelonin" ujar Doni


"mas... apaan sih?" tegur Ririn


"doain aja deh mudah-mudahan jodohnya mau di ajak nikah tahun ini" ucap Riko


"emang sudah ada calonnya" tanya Doni


"ada dong" jawab Riko


"siapa???Yuni??? tanya Ririn

__ADS_1


"nanti juga tau sendiri" jawab Riko


setelah selesai sarapan Doni dan Riko segera berangkat ke tempat kerja. sedangkan Ririn mulai beres-beres rumah. seharian ini Ririn hanya di rumah saja, karena belum mempunyai teman dilingkungan barunya itu.


selain itu dia juga masih lelah dan ingin istirahat di rumah saja sambil menunggu suaminya pulang untuk makan siang.


keesokan harinya Ririn merasa badannya kurang sehat. dari semalam dia merasa pusing dan lemas. tapi pagi ini dia malah mual-mual.


Doni melarang istrinya yang ingin membuat sarapan karena istrinya terlihat pucat. jadi Doni membuat nasi goreng dengan bumbu instan yang memang sudah tersedia di dapur.


"sayang, sarapan dulu yuk,aku sudah buat nasi goreng" ucap Doni


"gak mau mas,aku mual mencium baunya." ucap Ririn


"kamu maunya makan apa sayang" tanya Doni sambil mengusap kepala istrinya yang sedang berbaring di ranjang


"nanti aja deh,mas Doni sarapan aja dulu" ucap Ririn


"maaf ya sayang mas gak bisa libur untuk nemenin kamu" ucap Doni


"gak apa-apa mas,aku cuma mau tiduran aja. nanti juga sembuh" ucap Ririn yang mengerti kalau suaminya sudah mengambil cuti beberapa hari di bulan ini.jadi dia tidak bisa libur lagi


"ya sudah mas sarapan dulu ya, nanti kamu dibeliin bubur mau?" tanya Doni


"iya mas" lalu Doni beranjak untuk sarapan.belum juga duduk dia mendengar suara ketukan pintu. seperti biasa yang datang Riko.


"ayo sarapan dulu,aku masak nasi goreng tapi istriku gak mau" ucap Doni


"kamu masak sendiri?" tanya Riko


"mungkin dia kecapekan kali,tiap malam jamu hajar terus. mentang-mentang pengantin baru" ucap Riko


"sok tau kamu,nanti kalo kamu sudah nikah paling juga bakalan gitu" ucap Doni


lalu mereka sarapan bersama. sebelum berangkat kerja Doni membelikan bubur ayam untuk istrinya.


"ayo sarapan dulu sayang" ucap Doni


"letakkan di meja saja mas,nanti aku makan" ucap Ririn


"ya sudah aku berangkat dulu ya, jangan lupa sarapan" pamit Doni sambil mencium kening istrinya


"iya mas, hati-hati ya" jawab Ririn


"iya" lalu Doni segera berangkat karena takut terlambat


siang harinya Ririn mendengar suara ketukan pintu, Ririn heran kalau suaminya biasanya langsung masuk. lalu Ririn yang sudah lebih baik segera melihat siapa yang datang.


"mbak, istrinya mas Doni ya?" tanya ibu-ibu di depan pintu


"iya bu, tapi mas Doni masih kerja" ucap Ririn


"kenalin nama ibu Rima,ibu cuma mau kasih mangga ini ada yang masih muda, biasanya pengantin baru suka mangga muda" ucap ibu bernama Rima

__ADS_1


"terimakasih ya Bu,kok jadi ngrepotin. mari masuk dulu Bu" ucap Ririn


"gak repot kok, kebetulan pohon mangga tahun ini buahnya lebat. ibu gak bisa lama-lama karena harus kasih ke tetangga yang lain." ucap Bu Rina


"sekali lagi terimakasih ya Bu" ucap Ririn


"sama-sama, kapan-kapan main ke rumah ibu ya. itu rumah ibu yang ada pohon mangganya. "ucap Bu Rima, lalu Bu Rima pergi melanjutkan pekerjaannya


Ririn segera masuk rumah dan menikmati mangga muda yang terasa menyegarkan itu.


"sayang, kamu sudah sehat" ucap Doni yang baru datang dengan membawa dua porsi nasi Padang untuk makan siang bersama istrinya.


"sudah mas,sini deh tadi aku dikasih mangga sama Bu Rima enak banget loh mas" ucap Ririn


"kok kamu makan yang masih mentah sih sayang, kan ada yang sudah masak" ucap Doni


"lebih enak yang mentah mas,nih cobain" ucap Ririn sambil menyuapi suaminya dengan mangga muda.


"ih...ini masam sayang. Udah jangan di makan nanti kamu sakit perut" ucap Doni langsung merebut piring berisi mangga muda dari pangkuan istrinya


"tapi mas,aku suka yang itu" ucap Ririn sambil matanya berkaca-kaca


"tapi sayang, nanti kamu bisa sakit perut" ucap Doni


"mas Doni jahat" lalu Ririn berlari ke kamar sambil menangis


"astaga salah lagi" keluh Doni lalu segera menyusul istrinya ke dalam kamar


"sayang, jangan kayak gini dong.aku kan khawatir kalau nanti kamu sakit lagi" bujuk Doni


"tapi aku mau makan mangga itu mas" ucap Ririn sesenggukan


"tapi kan ada yang masak, kenapa harus yang masih mentah?"


"enak yang masih mentah mas,aku jadi gak mual kalau makan yang mentah" ucap Ririn


"ya udah kita makan dulu ya,tadi mas beli nasi padang.nanti makan mangga lagi. tapi jangan banyak-banyak" ucap Doni


lalu mereka makan siang bersama. setelah itu Doni berangkat lagi untuk bekerja.


saat di depan Doni bertemu dengan Bu Rima


"eh mas Doni, mau berangkat kerja?" sapa Bu Rima


"iya Bu" ucap Doni yang sebenarnya ingin menanyakan tentang kenapa memberikan mangga muda pada istrinya tapi dia merasa tidak enak.


"gimana, istrinya mas Doni suka gak sama mangga mudahnya" tanya Bu Rima


"eh...suka Bu terimakasih. tapi kenapa Bu Rima memberikan mangga muda pada istri saya?" tanya Doni


"oh...kemarin ibu lihat istrinya mas Doni kayaknya pucat banget. biasanya itu tanda-tanda orang hamil muda. ucap Bu Rima


"benarkah Bu? tadi pagi juga istri saya pusing dan mual." ucap Doni

__ADS_1


"nah itu juga tanda-tanda kalau istrinya mas lagi hamil, sebaiknya belikan respect dulu sebelum pergi ke bidan" ucap Bu Rima


"ya sudah Bu,saya mau berangkat kerja dulu. terimakasih informasinya" ucap Doni lalu segera pergi


__ADS_2