
Hi readers kali ini aku bakal ngenalin sama visual para pemainnya.
Kalo gak sesuai sama ekspetasi kalian mohon maaf yaa. Tapi kalian bisa banyangin pemeran yang kalian suka.
......................
Sean Visual
Rain Visual
Leo Visual
Dion Visual
Mila Visual
Vita Visual
Riko Visual
__ADS_1
......................
-Villa Sean-
"Selamat malam tuan" ucap pelayan yang menjaga Villa itu yang tak lain adalah Bu Merry.
Sean sama sekali tidak menggubris sapaan wanita paruh baya itu.
"Selamat malam" sapa Rain tersenyum pada wanita itu bergerak ke depan karena daritadi tubuhnya dihadang oleh tubuh kekar Sean.
Wanita itu membalas senyuman Rain. Wanita itu heran siapa gadis yang dibawa tuannya ini karena taunnya tidak pernah membawa gadis kemari.
Sean pun langsung menarik tangan Rain memasuki Villa namun langkahnya terhenti dan berbalik badan.
"Saya akan menggunakan Villa ini selama tiga hari, dan saya tidak ingin diganggu" ucap Sean datar pada Bu Merry.
"Baik tuan" jawab Bu Merry.
"Ini kamar kamu" ucap Sean yang berhenti tepat di depan pintu.
"Ahhh makasi" ucap Rain.
Saat Sean akan pergi, Rain mencegat tangan Sean. "kamu tidur dimana?" tanya Rain
"Aku tidur di kamar sebelah" ucap Sean datar dan melepaskan genggaman tangan Rain.
"Ohhh" balas Rain ber ohh ria.
Sean pun akan masuk ke dalam kamar. "selamat tidur Sean, semoga mimpi indah" teriak Rain yang melihat kamar pintu Sean tertutup.
__ADS_1
Sean yang di dalam kamar mendengar teriakan Rain hanya tersenyum tipis. "dasar wanita" guman Sean.
......................
Hari berganti pagi, Rain nampak berkutat dengan dapur membuat sebuah sarapan. Sean telah menyuruh semua pelayan pergi sehingga tidak ada yang membuat sarapan dan itu membuat Rain memiliki ide membuat sarapan untuknya dan Sean.
"Kamu ngapain?" tanya Sean yang datang dengan kaos hitam dan celana jeans pendek yang membuatnya nampak sangat tampan.
"Aku sedang membuat sarapan" ucap Rain bersemangat.
Sean hanya menaikan alisnya, "kamu gak usah repot-repot bentar lagi bakal ada pelayan yang bawa makanan kesini" ucap Sean.
"ohhh iya, tapi aku sudah memasak" ucap Rain.
"Lanjutin aja lain kali kamu gak usah masak" ucap Sean
Rain pun merasa gembira dan melanjutkan masakannya. Setelah beberapa saat masakan Rain pun jadi.
"Sean ayo sarapan" panggil Rain di meja makanan yang telah terhidang makanan sederhana namun rasanya sudah pasti luar biasa lezat.
Sean pun datang dan duduk di kursi, Sean menatap ke arah meja.
"Maaf aku hanya memasak ini. jika kamu tidak suka aku akan membuat yang lain" ucap Rain karena sedari tadi Sean hanya menatap makanannya.
"Tidak usah" ucap Sean.
Acara makan pun berjalan dengan hikmat tanpa ada pembicaraan antara Rain dan Sean hanya dentingan sendok yang terdengar.
*Enak* batin Sean saat memakan masakan Rain.
Sementara Rain merasa resah karena dia takut, kalau Sean tidak akan suka karena sedari tadi Sean hanya diam dengah wajahnya yang selalu datar.
__ADS_1
Mereka pun telah usai makan, kini Rain yang mengambil piring-piring kotor dan mencucinya. Saat sedang mencuci piring dia digagetkan dengan suara Sean.
"Setelah kamu nyuci piring, kamu dateng ke kolam. Aku mau bicara penting sama kamu" ucap Sean serius.