
-DI RUMAH SAKIT XXX-
Nampak seorang gadis mungil dengan bulu mata lentik, kecantikan Rain yang tertutupi dengan penampilannya yang cupu atau sederhana menurut Rain.
"Ahhh" Rain sadar dan memegang kepalanya yang masih terasa pusing.
"Rain kamu dah sadar" ucap Mila yang sedari tadi menemani Rain.
"Mil,, ini dimana?" tanya Rain yang berusaha terduduk dan dibantu oleh Mila.
"Kita di rumah sakit" ucap Mila.
"Rain" ucap Mila serius.
"Apa ada sesuatu yang kamu sembuyiin dari aku" ucap Mila kini yang menggenggam tangan Rain.
"Kamu ngomong apa Mil, aku gak nyembunyiin sesuatu kok" ucap Rain.
"Kamu bohong Rain, tadi dokter bilang kalau kamu hamil" ucap Mila.
DUARRR
Rain bagai tersambar petir saat mendengar perkataan Mila.
"HAMIL?" ucap Rain tak percaya.
"Tolong kamu jujur sama aku Rain. Siapa yang udah ngehamilin kamu? siapa ayah anak itu?" ucap Mila serius.
__ADS_1
*Apa? aku hamil, Sean aku hamil anak kita* batin Rain.
"Rain!!! tolong jawab aku" ucap Mila membuyarkan lamunan Rain.
"Jadi sebenernya aku" ucap Rain gagap.
"Siapa yang udah ngelakuin ini Rain" tanya Mila.
"Sean" guman Rain pelan
"APA? aku gak salah denger kan Rain? kamu hamil anaknya Sean?" ucap Mila tak percaya.
"Rain tolong ceritain semuanya" ucap Mila sedikit kesal karena Rain tidak terbuka padanya.
Rain pun menceritakan segalanya pada Mila, Mila dibuat diam seribu bahasa. Dia merutuki sahabatnya itu yang sangat polos dan mau diperdaya oleh Sean.
"Tidak Mil,, aku yakin Sean juga mencintaiku, aku yakin dia pasti bahagia setelah mendengar kehamilan ini" ucap Rain.
"Kamu terlalu naif Rain, Sean itu cowok tampan, jenius dan kaya, apa dia akan memilih kamu?, sedangkan diluaran sana banyak sekali cewek cantik yang sejajar dengan dia Rain" ucap Mila frustasi
"Sean itu beda Mil," ucap Rain terpotong.
"Apa dia pernah mengatakan kalau dia mencintai kamu?" kini pertanyaan Mila membuat Rain bungkam, karena benar saja Sean bahkan tidak pernah mengatakan bahwa dia mencintai Rain.
"Rain aku gak mau kamu sakit hati,, dan apalagi sekarang kamu lagi hamil kalau dia tidak mengakuinya bagaimana Rain" ucap Mila.
"Aku yakin Mil, Sean pasti bertanggung jawab" ucap Rain kekeh.
__ADS_1
"Terserah kamu" ucap Mila langsung keluar dari ruangan itu dengan rasa marah dan kecewa.
"Mil" panggil Rain tapi tak didengar oleh Mila.
......................
-MARKAS BLACK DEVIL-
"Sean lo kenapa?" tanya Leo karena sedari tadi Sean terlihat pucat dan mual-mual.
"Kayak mau punya anak aja lo" ucap Dion tertawa
"Maksud lo?" tanya Leo.
"Yaa gua pernah denger dari buyut gua, jadi kalo istri kita lagi hamil maka juga akan berpengaruh bagi sang calon ayah" Ucap Dion menjelaskan.
Mendengar hal itu terbesit dalam hati Sean tentang Rain, *apa Rain hamil? tidak mungkin. Tapi aku membuangnya di dalam* batin Sean.
"Ngaco lo" ucap Leo.
"Sean sebaiknya lo istirahat aja" ucap Leo.
"Hemm" Sean pun bangkit menuju kamar khususnya, dia merasa akhir-akhir ini dia sering mual dan pusing dan dokter bilang dia baik-baik saja.
Saat Sean sudah pergi, "atau si cewek cupu lagi hamil" ucap Dion asal
Leo pun juga termenung dibuat oleh perkataan Dion. *Apa benar Rain hamil?* batin Leo
__ADS_1
NEXT