Aku Hanya Gadis Taruhan Sean

Aku Hanya Gadis Taruhan Sean
Bab 51


__ADS_3

Hai readers, author comeback setelah sekian lama


Maaf ya readers baru bisa up lagi 🙏


......................


Setelah kelahiran si kembar, rumah besar itu kini semakin ramai. Bahkan di malam hari Sean dan Rain bergantian begadang untuk menjaga buah hati mereka.


"sayang kamu tidur aja, biar aku jaga si kembar" tawar Sean pada Rain, karena Rain terlihat lelah.


"makasi Sean" balas Rain


Malam itupun mereka lewati seperti biasa, dan pagi pun menyapa keluarga harmonis itu.


"Selamat pagi" sapa Rain pada Sean yang baru bangun, Sean bangun kesiangan karena bergadang tadi malam


"ahhh kayaknya enak" ucap Sean langsung duduk di meja makan


Sedangkan Rain sedang meyajikan makanan bersama nenek Nonic.


Plakk


tangan Sean dipukul oleh Rain "cuci tangan dulu jangan asal copot sana copot sini" ucap Rain memperingati


"kan aku udah mandi juga sayang, gak perlu cuci tangan lagi" rengek Sean


"tetep aja harus cuci tangan, giman si kembar?" tanya Rain


"ohh si kembar masih tidur" ucap Sean


"PAGII SEMUANYAAA" ucap Dion dan Leo yang baru datang, Sean pun hanya memasang muka malas


"numpang makan lagi dah lo" ucap Sean

__ADS_1


"ehhh enak aja nuduh-nuduh, tapi emang iya sih" jawab Dion terkekeh.


"Sean ada kerja sama dari R company group, menurut lo gimana?" tanya Leo


"kalo menguntungkan ambil aja" ucap Sean


"jangan ngomongin kerjaan, makan dulu. Nanti kan ada waktunya" ucap Rain


Mereka pun melanjutkan makan mereka, hari ini Sean tidak akan ke kantor dia ingin di rumah bersama si kembar. sementara urusan kantor akan di handle oleh Leo dan Dion.


Seperti itulah keseharian dari kehidupan Sean dan Rain.yang paling mengejutkan adalah Dion dan Mila yang berpacaran. Semua orang pun kaget pertama kali mendengar itu, dua orang yang sering bertengkar itu sekarang menjalani hubungan, sementara Leo dia tetep pada kesendiriannya bahkan sekarang dia lebih fokus pada pekerjaan. Hal itu membuat Dion hari makin hari mengejek Leo, namun Leo hanya diam malas menanggapi ejekkan temannya.


......................


Di taman kota nampak seorang wanita yang duduk di sebuah kursi yang terlihat menunggu seseorang.


"kemana sih tu orang? awas aja kalo gak dateng" ucap Mila, ya wanita itu adalah Mila yang sedang menunggu Dion


"hai honey, maaf tadi macet makanya lambat" ucap Dion langsung duduk di samping Mila


"lahh jangan marah dong, kan aku udah bilang tadi macet" ucap Dion


"ya udah jadi gak nih?" tanya Mila


"jadi dongs" ucap Dion bersemangat


Hari ini mereka akan melakukan kencan pertama mereka, ya seperti pasangan pada umumnya, mereka akan pergi menonton, makan, dan lain-lainnya yang dilakukan oleh orang berkencan.


Dion pun menggenggam tangan Mila, namun secara refleks Mila menarik tangannya.


"kenapa?" tanya Dion


"ahhh gua gak biasa" ucap Mila

__ADS_1


"lahh, kenapa gak biasa? kan kita udah pacaran" ucap Dion kembali menggenggam tangan Mila


"kita pacaran baru aja tiga hari yang lalu, ya wajarlah gua gak biasa" balas Mila


"sama aja, kan udah pacaran" ucap Dion


Mereka pun pergi ke sebuah mall dan pergi menonton, "mau nonton film genre apa?" Dion


"terserah" jawab Mila


"lahh pengen nonton gak nih?" ucap Dion


"ya pangen lah, kalo gak ngapain kesini, dasar goblok" ucap Mila


"gua goblok? terus lo" ucap Dion


"ya lo goblok, kenapa? mau marah, dasar cowok pemarah" ucap Dion


"lo juga cewek bawel, ngeselin" ucap Dion tak mau kalah


sementara kasir wanita yang menjual tiket pun tersenyum geli melihat kedua sejoli itu yang saling mengatai.


"mendingan gua bawel masih wajar" ucap Mila


"gak wajar menurut gua, cewek itu harusnya anggun lemah lembut ini mah kayak mak lampir" balas Dion


"lo bener-bener yahh, isshh" ucap Mila yang mulai kesel


"mbak, tuan apa jadi memesan tiketnya?" tanya mbak kasir


"diam!" jawab mereka serempak


Dan pada akhirnya mereka pun diusir oleh petugas keaman mall karena keributan yang mereka buat.

__ADS_1


NEXT


__ADS_2