Aku Hanya Gadis Taruhan Sean

Aku Hanya Gadis Taruhan Sean
Bab 33


__ADS_3

Di sebuah hotel besar akan dibuat sebuah party yang meriah dan mewah. Tamu undangannya pun bukan orang sembarangan, semua orang itu adalah rekan kerja Sean di dunia bisnis tetapi bawahan di dunia mafia.


Dan nampak wanita dengan balutan Dress hitam, dia memandang takjub. "Sean ini kejutan buat aku" ucap Vita.


"Hemm" jawab Sean


"Sean makasi" ucap Vita sambil memeluk lengan Sean.


Sedangkan Rain yang mengetahui bahwa Sean telah membuat sebuah acara party untuk merayakan ulang tahun Vita di hotel XXX dari mahasiswa yang bergosip di kampus. Rain pun ingin pergi kesana tetapi dia tidak mendapat undangan. Dan untunglah Dina bekerja malam di hotel itu sehingga hari ini dia akan menggantikan Dina bekerja. Dina yang tidak bisa bekerja karena hari ini penyakit neneknya kambuh dan sebenernya dia ingin meminta ijin tapi Rain menawarkan diri untuk menggantikannya.


Banyak mahasiswa yang mengabarkan bahwa di malam party nanti Sean akan melamar Vita, Rain yang mendengar itu sakit hati dan sangat sedih. oleh karena itu dia bersikeras untuk datang ke party itu dan akan memberi tahu Sean bahwa dia hamil, maka Sean tidak akan melamar Vita, itulah pemikiran dari gadis polos itu.


"Din makasi yaa" ucap Rain dan mengambil seragam pelayan dari Dina


"Harusnya gua yang makasi sama lo karena udah mau gantiin gua malem ini" ucap Dina


"Kalau gitu aku ganti baju dulu" ucap Rain


“Ya udah gua pergi dulu, lo hati-hati kerjanya, semangat" ucap Dina


"Kamu juga, semoga nenek kamu cepet sembuh" ucap Rain


"Ohhh ya makasi ya Rain dada" ucap Dina sambil melambaikan tangan dan dibalas oleh Rain.

__ADS_1


......................


Acara itu berjalan seperti biasa, dan semua orang dikagetkan dengan datangnya seorang pri tampan dengan dua orang berbadan kekar menjaganya.


"Riko" guman Leo


"Ngapain bajingan itu kesini" umpat Leo


"Hai Sean" sapa Riko namun Sean hanya menatap dingin dan menikmati winenya.


Sedangkan Vita diam seribu bahasa, dia gugup dan merasa takut.


"Lo ada nyali juga yaa" ucap Dion mendorong tubuh Riko


"Dion!!!" bentak Sean


"Sean dia itu bajingan, pasti dia punya rencana licik" ucap Leo


Sean pun manuruh gelas winenya di meja dekat dirinya, "lo udah bosen hidup" ucap Sean datar


"Hahaha, gua kesini cuma mau ngucapin selamat aja" ucap Riko


"Oh ya,," ucap Sean tajam

__ADS_1


Seketika suasana menjadi hening semua orang di gedung itu diam.


"Sean" panggil Rain yang secara tiba-tiba datang


Semua orang pun berlalih fokus pada Rain, "Rain" guma Leo dan segera menghampiri Rain


"Rain lo ikut gua" ucap Leo dan menarik tangan Rain namun Rain melepas tarikan tangan Leo.


"Gak Le, aku mau bicara sama Sean" dan langsung saja Rain melangkah ke arah Sean tanpa mempedulikan pandanga orang yang sedang menatapnya.


“Wahh siapa cewek ini?" ucap Riko


"Bukan siapa-siapa" ucap Sean


"Hai gadis manis" sapa Riko namun Rain tak menggubrisnya dia tetap menatap Sean


"Sean aku mau bilang sesuatu" ucap Rain sendu


"Kamu ngapain kesini, pergi" ucap Sean membentak


"Sean aku hamil" ucap Rain sekali tarikan nafas.


NEXT

__ADS_1


__ADS_2