
"Nona sebaiknya anda pergi" ucap bodygat itu
"Pak itu ada kucing beranak!" ucap Rain mengalihkan pandangan dua bodygat itu, dan saat pandangan mereka beralih Rain segera berlari masuk ke dalam hotel.
"Hey!!! nona!" ucap bodygat yang telah sadar mereka berdua pun mengejar Rain namun mereka tak dapat menangkap Rain karena Rain bersembunyi di sebuah ruangan, tadi Rain melihat ada ruangan terbuka dan saat Rain melihat dua bodygat itu mendekat dia pun tak punya pilihan selain masuk ke ruangan itu.
"Sial kita kehilangan wanita itu" umpat dua bodygat itu berlalu.
"huhh akhirnya" ucap Rain sambil menghembuskan nafasnya kasar.
Rain pun mengedarkan padangannya dan tepat di dalam ruangan itu ada dua pria yang sedang berdebat.
Rain mendekat ke arah pintu dan membukanya sedikit, dia melihat Sean dan Leo sedang berdebat, dan saat dia ingin masuk namun langkahnya terhenti.
"Dia cuma wanita taruhan!" ucap Sean
"Tapi lo gak perlu kayak gitu" sanggah Leo
"Bukannya lo yang buat ide pertaruhan koyol itu, dan gua udah berhasil dalam taruhan itu, gua udah dapetin keper**an dia dan semua udah selasai" ucap Sean
__ADS_1
“Gua nyesel, awalnya gua kira Rain bakal bisa buat lo sadar bro" ucap Leo melemah.
"Tapi sekarang dia lagi hamil dan itu anak lo" lanjut Leo
"Guangak percaya itu anak gua dan juga gua gak pernah suka sama dia" ucap Sean datar dan melemah
Rain yang sedari tadi mendengar semua perdebatan tak dapat membendung lagi air matanya, dia hanya bahan taruhan. Jadi selama ini Sean tidak pernah mencintainya, jadi selama ini hanya dia yang mencintai Sean.
"Sean kamu jahat" guman Rain lemah dan berlalu dari sana dengan sejuta kekecewaan dan sakit hati.
Sementara dua sahabat itu tidak menyadari keberadaan Rain.
"Gua" ucap Sean menggantung.
"Jujur sama gua, gua gak mau lo nyesel belakangan" ucap Leo serius
"Haiss, gua emang suka sama dia, gua bahagia dia hamil. Puas lo" ucap Sean kini
"Udah gua duga,, tapi kenapa lo bohongin kita semua?" tanya Leo
__ADS_1
"Gua cuma gak mau dia kenapa-napa" ucap Sean
"Maksud lo?" ucap Leo bingung
"Gua udah tau semua yang lo lakuin selama ini, lo yang buat Vita kecelakaan" ucap Sean dam itu membuat Leo kaget tak percaya.
"Gua ngelakuin itu karena" ucap Leo terpotong
"Gua tau maksud lo, gua dah tau kalau Vita sebenernya kekasih Riko dari awal dia deketin gua, gua cuma ngikutin rencana mereka dan dua orang bodoh itu percaya kalo gua bener jatuh dalam permainan mereka tapi yang sebenernya mereka yang jatuh dalam permainan gua" ujar Sean
Leo masih tampak bingung dengan yang Sean katakan.
"Sinbre*gsek itu nyuruh kekasihnya deketin gua biar mereka tau pusat markas kita, tapi cewek jal*ng itu malah jatuh cinta sama gua dan bilang pusat markas Riko" ucap Sean menyeringai
Sedangkan Leo kini mengerti maksud dari Sean, "tapi gua masih belum ngerti, lo bilang lo suka sama Rain tapi kenapa lo kasar sama dia?" tanya Leo
"Gua gak mau dia terlibat, gua gak mau Riko tau dan jadiin dia sebagai kelemahan gua" ucap Sean
"Kalo itu bener berarti Rain dalam bahaya" ucap Leo
__ADS_1
NEXT