Aku Hanya Ingin Bahagia

Aku Hanya Ingin Bahagia
Bab 24


__ADS_3

Setelah mendengar penjelasan dari kevin akan segera membawa pulang nadira kerumahnya .


seharusnya nadira tidak diperbolehkan pulang oleh dokter karena keadaannya masih kurang membaik . tetapi kevin yang tidak tega melihat nadira terus merengek meminta untuk cepat pulang akhirnya kevin meminta izin kepada dokter itu untuk nadira diperbolehkan pulang , dengan persyaratan kevin harus menandatangani beberapa berkas yang dokter berikann.


pada akhirnya kevin pun menyetujuinya.


Nadira yang sedang duduk diatas brangkang mendengar langkah kaki seseorang yang masuk keruangannya , setelah nadira menengok kearah sebelah kiri ternyata suaminya yang sedang berjalan menghampirinya, seketika nadira melebarkan senyumnya .


" Sayang .... ayo kita siap-siap nanti ada perawat yang akan mencabut infus kamu . " kevin berjalan menghampiri nadira yang sedang duduk dan tersenyum kepadanya .


kevin mencium pucuk kepala nadira dan seketika nadira memeluk pinggang kevin dan membenamkan wajahnya di dalam bidang dada kevin .


" heyy .. kenapa hemmm " ucap kevin sambil mengelus wajah nadira .melihat tingkah nadira yang manja.


seketika nadira menggelengkan kepalanya .


" aku tidak apa-apa , hanya saja kangen pengen peluk kamu vin " kevin ikut mengeratkan pelukan nadira .

__ADS_1


" Aku kan ada disini sayang ... terus menjagamu " ucap kevin kepada nadira kembali .


" Jangan pernah tinggalin aku yah vin ... kamu harus janji sama aku , apapun masalah yang ada pada rumah tangga kita nanti kamu harus janji untuk tetap bersamaku . " ucap nadira pelan dan lirih .


" Promise sayang .... " janji kevin kepada nadira .


Setelah beberapa jam lalu akhirnya nadira diperbolehkan pulang . dalam perjalanan menuju rumahnya nadira tetap berada dipelukan kevin , dan genggaman tangan kevin yang membuat ketenangan di dalam diri nadira .


kevin pun merasa aneh kenapa sekarang ini nadira terlihat sangatlah manja kepadanya tetapi kevin tidak keberatan akan hal itu .


karena memang itu yang kevin inginkan , dari awal pernikahan nadira memang tidak pernah bermanja-manja dengannya justru kevinlah yang bermanja dengan nadira walaupun nadira terkesan sangat cuek terhadap suaminya itu .


kevin membungkukan sedikit tubuhnya untuk menggendong nadira .


" Mau apa vin kamu .. " tanya nadira kepada kevin yang sudah bersiap mengangkat tubuh nadira .


" Tentu saja menggendong istriku tersayang . " jawab kevin dengan mengedipkan matanya . seketika nadira tersipu .

__ADS_1


" Aku kan bisa jalan sediri , aku berat loooh vin " ucap. nadira kembali sambil menundukan kepalanya .


" Aku hanya tidak. ingin kamu kelelahan membawa calon anak kita " ucap kevin dengan tanganyan yang masih menggendong nadira ala bridal .


pintu utama terbuka , semua pelayan telah menyambut kedatangan tuan dan nonanya.


"selamat malam tuan dan nona" . ucap kepala pelayan kepada kevin dan nadira.


" hemm .. malam pak han " ucap kevin singkat .


" ohh iya pak han tolong suruh koki untuk memasakan sup untuk istriku dan buatkan susu juga yah . " perintah kevin kepada pak han .


" baik tuan akan segera kami antar . " kepala pelayan itu menganggukan kepalanya . dan setelah membungkukkan badannya kepala pelayan itu pergi menuju dapur .


kevin membawa nadira ke kamar mereka yang terletak dilantai 2 , tanpa mengenal lelah kevin terus menggendong nadira sampai kamar mereka .


" Vin turunin aku , kan udah mau sampai kamar aku bisa jalan sendiri kok " pinta nadira kepada kevin .

__ADS_1


" No sayang , aku akan menurunkanmu ketika sudah benar" berada di dalam kamar . " ucap kevin kepada nadira .


seketika nadira mengerucutkan bibirnya dan membuat kevin tersenyum tipis dengan tingkah laku istrinya itu.


__ADS_2