
Setelah mendengar penjelasan dari kevin akan segera membawa pulang nadira kerumahnya .
seharusnya nadira tidak diperbolehkan pulang oleh dokter karena keadaannya masih kurang membaik . tetapi kevin yang tidak tega melihat nadira terus merengek meminta untuk cepat pulang akhirnya kevin meminta izin kepada dokter itu untuk nadira diperbolehkan pulang , dengan persyaratan kevin harus menandatangani beberapa berkas yang dokter berikann.
pada akhirnya kevin pun menyetujuinya.
Nadira yang sedang duduk diatas brangkang mendengar langkah kaki seseorang yang masuk keruangannya , setelah nadira menengok kearah sebelah kiri ternyata suaminya yang sedang berjalan menghampirinya, seketika nadira melebarkan senyumnya .
" Sayang .... ayo kita siap-siap nanti ada perawat yang akan mencabut infus kamu . " kevin berjalan menghampiri nadira yang sedang duduk dan tersenyum kepadanya .
kevin mencium pucuk kepala nadira dan seketika nadira memeluk pinggang kevin dan membenamkan wajahnya di dalam bidang dada kevin .
" heyy .. kenapa hemmm " ucap kevin sambil mengelus wajah nadira .melihat tingkah nadira yang manja.
seketika nadira menggelengkan kepalanya .
" aku tidak apa-apa , hanya saja kangen pengen peluk kamu vin " kevin ikut mengeratkan pelukan nadira .
__ADS_1
" Aku kan ada disini sayang ... terus menjagamu " ucap kevin kepada nadira kembali .
" Jangan pernah tinggalin aku yah vin ... kamu harus janji sama aku , apapun masalah yang ada pada rumah tangga kita nanti kamu harus janji untuk tetap bersamaku . " ucap nadira pelan dan lirih .
" Promise sayang .... " janji kevin kepada nadira .
Setelah beberapa jam lalu akhirnya nadira diperbolehkan pulang . dalam perjalanan menuju rumahnya nadira tetap berada dipelukan kevin , dan genggaman tangan kevin yang membuat ketenangan di dalam diri nadira .
kevin pun merasa aneh kenapa sekarang ini nadira terlihat sangatlah manja kepadanya tetapi kevin tidak keberatan akan hal itu .
karena memang itu yang kevin inginkan , dari awal pernikahan nadira memang tidak pernah bermanja-manja dengannya justru kevinlah yang bermanja dengan nadira walaupun nadira terkesan sangat cuek terhadap suaminya itu .
kevin membungkukan sedikit tubuhnya untuk menggendong nadira .
" Mau apa vin kamu .. " tanya nadira kepada kevin yang sudah bersiap mengangkat tubuh nadira .
" Tentu saja menggendong istriku tersayang . " jawab kevin dengan mengedipkan matanya . seketika nadira tersipu .
__ADS_1
" Aku kan bisa jalan sediri , aku berat loooh vin " ucap. nadira kembali sambil menundukan kepalanya .
" Aku hanya tidak. ingin kamu kelelahan membawa calon anak kita " ucap kevin dengan tanganyan yang masih menggendong nadira ala bridal .
pintu utama terbuka , semua pelayan telah menyambut kedatangan tuan dan nonanya.
"selamat malam tuan dan nona" . ucap kepala pelayan kepada kevin dan nadira.
" hemm .. malam pak han " ucap kevin singkat .
" ohh iya pak han tolong suruh koki untuk memasakan sup untuk istriku dan buatkan susu juga yah . " perintah kevin kepada pak han .
" baik tuan akan segera kami antar . " kepala pelayan itu menganggukan kepalanya . dan setelah membungkukkan badannya kepala pelayan itu pergi menuju dapur .
kevin membawa nadira ke kamar mereka yang terletak dilantai 2 , tanpa mengenal lelah kevin terus menggendong nadira sampai kamar mereka .
" Vin turunin aku , kan udah mau sampai kamar aku bisa jalan sendiri kok " pinta nadira kepada kevin .
__ADS_1
" No sayang , aku akan menurunkanmu ketika sudah benar" berada di dalam kamar . " ucap kevin kepada nadira .
seketika nadira mengerucutkan bibirnya dan membuat kevin tersenyum tipis dengan tingkah laku istrinya itu.