
Setelah hampir 1 minggu nadira dirawat akhirnya hari ini nadira sudah diperbolehkan pulang .
kemudian senyum dari bibir nadira terpancar betapa senangnya nadira kembali kerumah , kevinpun ikut tersenyum melihat istrinya yang merasa senang akan kembali kerumah .
nadira duduk diatas brangkar dengan mengayunkan kedua kakinya menggantung kebawah , sedangkan kevin sedang merapihkan barang-barang dan pakaian yanv akan dibawa pulang oleh mereka.
" Vin jam berapa aku sudah boleh pulang " tanya nadira kepada kevin yang sedang membereskan pakaiannya .
tidak lama kemudian kevin menghampiri nadira dan mengecup kening nadira dan mengusap lembut pucuk kepala nadira .
" Sebentar lagi sayang , roy sedang dalam perjalanan menuju kesini dan aku akan menebus obat-obatanmu dan vitamin " ucap kevin kepada nadira .
nadira hanya menganggukan kepalanya saja
" Aku keluar sebentar yang sayang , ingin menebus vitaminmu terlebih dahulu jadi setelah roy sampai kita bisa langsung pulang . " kevin kembali menatap nadira hanya senyum yang nadira perlihatkan kepada kevin .
nadira menganggukan kepalanya untuk menjawab ucapan kevin .
" vin ... " panggil nadira setelah kevin mulai melangkahkan kakinya keluar dan sudah berada diambang pintu . seketika kevin membalikan tubuhnya dan menatap istrinya yang masih duduk diatas brangkarnya .
__ADS_1
" Jangan lama- lama yah " nadira kembali berbicara agar kevin tidak meninggalkannya terlalu lama .
" iya aku hanya sebentar , setelah itu aku kembali kesini yah " jawaban kevin dengan seulas senyum kepada nadira .
tidak lama kemudian kevin melanjutkan langkahnya dan keluar meninggalkan nadira , kevin mulai berjalan menuju tempat penebusan obat .
" Permisi sus saya ingin memebus resep ini dan membayar administrasi untuk kamar Vip tempat istri saya dirawat .
" untuk nama pasiennya siapa pak "
" atas nama nadira " ucap kevin
" mohon ditunggu sebentar yah pak akan disiapkan obatnya terlebih dahulu . dan ini untuk total tagihannya pak "
setelah semua selesai kevin sudah menjijing beberapa obat di tangannya dan kembali menuju kamar nadira berjalan menelusuri lorong rumah sakit . kevin kemudian tersadar bahwa hp nya bergetar di dalam saku celana dan kemudian kevin merogoh benda pipih tersebut dari dalam sakunya .
" hallooo... " jawab kevin ,
" hallo tuan saya sudah berada di parkiran tuan apakah saya perlu kesana " ternyata yang menghubungi kevin adalah asistennya yang tidak lain adalah roy .
__ADS_1
" kau kesini saja roy , bawa barang- barangku ke mobil " jawab kevin singkat .
" baik tuan " kemudian kevin mematikan sambungan teleponnya .
kevin kembali berjalan menuju kamar nadira tidak lama kevinpun sampai di kamar inap nadira .
" lama banget sih vin " kevin yang baru sampai sudah dapat ocehan dari nadira .
" kan harus antri sayang , dan menunggu obatnya terlebih dahulu disiapkan " kevin memberikan penjelasan kepada nadira . agar nadira tidak marah kepadanya .
" Jangan manyun gitu dong sayang , ayo siap-siap roy sudah sampai dan sedang menuju kesini . "
" vin .. nanti kita makan dulu yah , atau tidak beli rujak aku ingin makan rujak " seketika kevin menakian alisnya .
" belinya dimana memangnya ada ? " tanya kevin
" pasti ada kok , nanti dijalan " jawab nadira
" yakin kamu mau beli dijalan " tanyanya kembali
__ADS_1
" kenapa memangnya vin , kan sama saja makan dimanapun "
" Apakah tidak apa-apa itu kan makanan pinggir jalan, nanti, kita makan di resotaran aja yah kita cari rujak disana " kevin membujuk nadira agar nadira tidak membeli makanan pinggir jalan yang menurut kevin tidak baik untuknya dan kandungannya .