Aku Hanya Ingin Bahagia

Aku Hanya Ingin Bahagia
Bab 49


__ADS_3

Sekarang nadira sudah tiba dirumah, dan nadira langsung masuk kedalam kamarnya sebelum masuk ke dalam kamar nadira berpapasan dengan seorang pelayan yang menyapanya .


" selamat malam nona , apa nona ingin makan malam " tanya sang pelayan kepadanya .


" Tidak usah bi , saya mau langsung istirahat saja , ohh iya bi buatkan saya susu saja nanti antarkan ke kamar saya yah bi " pinta nadira kepada pelayan itu .


" baik non, kalau gitu saya permisi kedapur " pelayan itu pamit kepada nadira.


" Hemm .... Baiklah bi " kemudian nadirapun meninggalkan ruangan itu dan kembali melangkahkan kakinya menuju kamar.


Didalam. kamar nadira mulai merebahkan tubuhnya diatas sofa , dan menutup matanya sejenak baru beberapa jam saja ditinggal oleh kevin rasanya sudah ditinggal lama . kemudian nadira membuka matanya kembali dan segera beranjak kedalam kamar ganti .


selesai mengganti baju tidak lama ketukan pintu nadira dengar akhirnya nadira berjalan dan membuka pintu kamarnya.


" Non ini susunya mau ditaruh dimana ? " pelayan itu membawa nampan yang berisi segelas susu .


" Taruh di meja aja bi , makasih yah " ucap nadira kemudian pelayan itu kembali keluar dan meninggalkan nadira .


" sama-sama non , permisi nona selamat istirahat " ucap kembali sang pelayan dan meninggalkan nadira .

__ADS_1


setelah itu nadira merebahkan tubuhnya di ranjang dan sambil memainkan ponselnya berharap kevin menghubunginya , dengan segelas susu yang sudah berada ditangannya .


setelah meminum susu kemudian nadira berbaring di ranjang dan mulai memejamkan matanya namun pandangannya beralih ketempat sembelahnya diaman kevin biasa berada disampingnya , dan saat ini hanyalah kerinduan yang nadira rasakan .


perlahan nadira berusaha kembali memejamkan matanya pada akhirnya nadira pun terlelap dalam alam mimpi dan malam ini tanpa ditemani oleh kevin.


pagi hari pun tiba tanpa terasa nadira membuka matanya dan mulai terbangun dari tidurnya pukul 6 pagi . nadira bergegas meraih ponselnya yang berada diatas nakas dan kembali melihat apakah ada pesan dari kevin .


namun sayangnya tidak ada sama sekali pesan dari suaminya . entah kevin telah sampai atau belum karena belum mengabarinya sama sekali .


kemudian nadira beranjak dari ranjang dan mulai masuk kedalam toilet untuk membersihkan dirinya .


" selamat pagi nona " ucapan sang pelanyan menyapa nadira yang baru saja mendaratkan bokongnya diatas kursi meja makan .


" selamat pagi bi , oh iya bi apakah pagi ini ada telfon dari suami saya " tanya nadira kepada sang pelayan memastikan kembali bahwa kevin mengabarinya .


" Tidak ada nona " jawab pelayan itu dengan singkat .


" Baiklah bi makasih yah , " nadira mengucap kembali kepada pelayan itu dengan senyum yang sedikit mengembang di bibirnya namun berbeda dengan perasaannya saat ini yang sedang menanti kabar suaminya .

__ADS_1


nadira beranjak dari duduknya dan mulai tidak bernafsu untuk melanjutkan sarapannya .


kemudian nadira mulai berjalan untuk kembali ke kamarnya .


" nona mengapa sarapanya tidak dihabiskan , kalau tuan sampai tahu nanti bisa marah " ucap sang pelayan mengingatkan kepada nadira .


" Saya sudah kenyang bi , dan tidak bernafsu untuk makan , kalau begitu saya kembali kemar yah bi mau istirahat saja ." balas nadira kepada pelayannya .


Didalam kamar nadira merasa sedih karena kevin sama sekali tidak menghubunginya . nadira mulai mengusap perutnya yang sedikit mual .


" Sayang jangan nakal didalam sana , sekarang mami sedang sendirian jangan buat mami susah yah " sambil mengusap-ngusap perutnya , seolah anak itu tidak mendengarkan apa yang diucapkan nadira seketika perut nadira merasa sangat mual dan seperti diaduk-aduk .


nadira mulai berlari menuju toilet dan memuntahkan sarapan paginya kedalam westafel .


uuooowekkk....


uuooowekkk...


nadira kemudian merasa lelah karena telah mengeluarkan semua isi cairan yang ada di mulutnya memuntahkan semuanya hingga keringan membasahi kening dan wajahnya .

__ADS_1


__ADS_2