
Akirnya kevin mengajak nadira untuk makan lebih dahulu setelah itu akan melanjutkan kembali aktifitas mereka .
kevinpun menyadari yang masuk kedalam tubuh nadira pagi tadi hanyalah segelas susu , dan bodohnya kevin mengapa sampai lupa hal tersebut bahwa nadira belum sama sekali sarapan pagi bahkan sekarangpun sudah waktunya jam makan siang .
" Kamu mau makan apa sayang " tanya kevin kepada nadira , dan nadira mulai berfikir tetapi dia juga ragu untuk memintanya kepada kevin .
" Sepertinya aku ingin makan yang berkuah , aku ingin sup aja vin. " kevin mengerutkan keningnya sambil menatap nadira yang masih berfikir .
" kamu yakin hanya ingin makan sup " tanya kevin kembali kepada nadira . dan nadirapun menganggukan kepalanya .
__ADS_1
akhirnya mereka bertiga masuk kedalam sebuah restoran yang lumayan sedikit ramai , kevin kemudian mulai memesankan makanan untuk nadira dengannya dan pastinya untuk asistennya juga kevin tidak mungkin membiarkan roy berdiam saja hanya menatap mereka yang sedang makan . kevinpun memesankan makanan untuk roy yang berada di meja lain .
Setelah makanan tiba nadira yang sudah sangat lapar segera mengambil makanan itu dan memakannya dengan cepat , kevin yang melihat nadira makan dengan lahap hanya bisa menggelengkan kepalanya . kevin yang melihat nadira seperti anak kecil yang tidak ingin berbagi makanan dan hanya ingin dinikmati sendiri hanya bisa tersenyum melihat tingkah sang istri yang menggemaskan . tetapi seketika fikiran kevin mulai kembali memikirkan nadira yang akan ia tinggalkan , bagaimana jika terjadi sesuatu dan kemudian kevin segera menghilangkan fikiran buruk itu dari kepalanya .
" makannya pelan-pelan sayang tidak akan ada yang merebut makanan itu . " kevin berucap kepada nadira sambil mengusap sisa makanan yang ada di pipi nadira , rasanya gemas sekali kevin melihatnya nadira bagaikan anak kecil yang makannya masih berantakan .
" Kan aku lapar vin , ini juga gara-gara kamu yang sudah marah-marah pagi tadi kepadaku.
" kapan aku marah-marah " tanyanya kembali .
__ADS_1
" tadi pagi kamu membentakku " jawab nadira singkat dengan mulutnya yang masih berisi makanan .
" sayang aku kan menyuruhmu untuk siap-siap bukan membentakmu " penjelasan kevin kepada nadira agar ia tidak marah kepadanya .
" kamu kan tau aku mana bisa marah sama kamu istri yang aku sayangi " kevin mengusap pipi nadira sambil menjelaskan kembali peristiwa pagi tadi yang membuat mereka saling terdiam.
" Tapi kan sama aj,.... " ucapan nadira terjeda dengan terkejutnya hal yang dilakukan oleh kevin dia mencium kening nadira dan memeluknya mengusap punggung nadira dengan lembut .
" Maafkan aku sayang , aku tidak bermaksud seperti itu hanya saja aku selalu ingin membahagiakanmu , dan selalu ingin membuatmu selalu nyaman , tapi tanpa aku sadari pagi tadi aku telah melukai hatimu , jadi aku mohon maafkan aku " penjelasan kevin membuat nadira terdiam . pada dasarnya memang nadira tidak marah kepada kevin hanya saja nadira merasa terkejut dengan suara kevin yang meninggi , membuat nadira berfikir seolah dia memarahinya .
__ADS_1
" Maafin aku vin ... aku yang salah tidak memahami kamu bahkan aku belum bisa jadi istri yang baik " nadira mulai sedikit terisak dan menyalahkan dirinya sendiri .
" heeyyy no sayang kamu tidak salah , akulah yang salah , aku hanya ingin kamu bahagia sayang itu saja jadi apapun yang kamu inginkan aku akan selalu menurutinya . jadi kamu jangan berfikir seperti itu . " kevin menjelaskan kepada nadira kembali agar dia memahami bahwa sayangnya kevin itu tulus .