
Setelah 2 minggu Nadira berada dirumah sakit dan serta anaknya Kenan akhirnya nadira pun sudah diperbolehkan pulang , kevin yang sedang merapihkan pakaian nadira serta pakaian anaknya yang akan dibawa pulang dan menunggu roy menjemput mereka .
Nadira memperhatikan anaknya Kenan yang tampak tertidur lelap didalam stroller yang beberapa hari lalu dibawakan oleh roy atas perintah kevin .
" Sayang .. " panggil kevin kepada istrinya yang masih sibuk menatap wajah tampan anaknya .
" Hemm .... kenapa vin " Tanya nadira tanpa melihat kearah kevin .
" Kau sibuk sekali dengan kenan sampai lupa denganku " Ucap kevin yang sedikit cemburu dengan anaknya karena nadira selalu memperhatikan anaknya saja .
Tidak lama nadira pun berjalan mendekat kearah kevin dan mengalungkan kedua tangannya di leher kevin .
menatap wajah suaminya yang berjarak hanya beberapa centi saja .
" Kok kamu cemburu sih sayang sama kenan , dia kan anak kamu juga " Nadira tertawa kecil melihat tingkah kevin seperti anak kecil .
" Tapi kamu sekarang lebih perhatian kepada baby dari pada aku "
" Karena dia lebih tampan darimu , bahkan aku jatuh cinta kepada kenan sekarang " ucapan nadira membuat kevin menatapnya dengan tatapan yang tajam dan menaikan alisnya .
__ADS_1
" Jadi aku tidak tampan sekarang " Kevin mulai berbicara kembali menuntut jawaban dari istrinya .
" Kamu tidak kalah tampannya dengan kenan karena kamu ayahnya bahkan aku jatuh cinta dengan kalian berdua , kalian begitu mirip . " ucap nadira yang sekarang melingkarkan kedua tangannya di pinggang kevin dan memeluk suaminya dengan hangat .
" Jadi kamu jangan cemburu dengan kenan , bahkan aku tidak ingin berpisah dari kalian, jadi kamu harus janji sama aku jangan pernah tinggalkan aku vin " Nadira makin mempererat pelukannya kepada kevin , dan setetes air mata pun jatuh di pipi mungil nadira .
terdengar suara isak kecil yang kevin yakini saat ini istrinya sedang bersedih .
" Maaf.... " ucap kevin dengan lirih di dalam pelukan nadira mengusap lembut kepala nadira , dengan penuh penyesalan kevin telah membuat istrinya bersedih .
" kamu jangan nangis nad , harusnya bahagia dong kan kita mau pulang kerumah bersama kenan " kevin pun membawa nadira kembali kedalam pelukannya mengusap air mata yang pada pipi nadira .
Tok.... tok....
" Maaf tuan saya tidak tahu kalau anda dan No- " Ucapan roy terjeda setelah kevin mengangkat satu tangannya agar roy tidak meneruskan ucapannya .
roy pun mengangguk dan kemudian meninggalkan ruangan itu untu keluar .
" Sayang Ayo kita pulang ,, roy sudah dateng " ajak kevin kepada nadira.
__ADS_1
" Loh mana aku enggak liat roy . " ucap nadira mencari keberadaan roy .
" Roy aku suruh tunggu diluar . sebentar aku panggil roy untuk membawakan barang-barang kamu dan baby .
Nadira pun mengangguk dengan cepat .
" Roy " panggil kevin
" Iya tuan , "
" Tolong bawakan barang-barang nadira dan baby di dalam aku akan menunggu di mobil .
Nadira yang begitu senang karena sudah tidak sabar ingin cepat sampai di rumah , sedangkan kevin yang mengekor dari belakang melihat nadira begitu senang yang sedang mendorong stroller baby nya di lorong rumah sakit untuk menuju keparkiran.
Disusul dengan roy yang berada dibelakang kevin .
" Vin .... " Nadira berhenti sejenak dan memanggil kevin .
" Kenapa sayang " jawab kevin mendekat kearah nadira dan merangkul pinggang nadira .
__ADS_1
" Aku lapar bisakah kita membeli cemilan dijalan" ucap nadira
" Nanti kita beli yah dijalan " nadira mengangguk dan kembali mendorong stroller baby nya .