Aku Hanya Ingin Bahagia

Aku Hanya Ingin Bahagia
Bab 78


__ADS_3

" Mih kenan mau ke kamar yah bangunin papih " ucap kenan dengan polos meminta ijin kepada mamih nya .


" Jangan sayang papih kamu lagi tidur nak kasihan " nadira mengingatkan anaknya agar tidak mengganggu istirahat suaminya sebab nadira mengerti bahwa kevin baru tidur subuh tadi .


" Yah mamih ,.... " Kenan yang nampak murung menundukkan kepalanya dia atas meja makan .


" padahal kenan mau sarapan bareng papih " ucap kenan kembali dengan suara yang lirih .


Nadira pun menghapiri anaknya dan mengusap kepala kenan dengan lembut mengecup singkat pucuk kepala sang anak .


" Kenan hari ini main sama mamih aja yah , kasihan papih sayang lagi istirahat , kenan harus nurut dan ngerti yah apa yang mamih ucapkan " kenan yang mengerti akan ucapan nadira seketika menganggukkan kepalanya .


" Nah pinter anak mamih , kenan kan sudah besar "


" Iya mih " jawab kenan dengan singkat .


" Yah sudah kamu habiskan makannya yah , setelah itu nanti main ditaman belakang sama mamih " ucap nadira yang merayu kenan agar tidak cemberut .


" Tidak mih , setelah ini kenan ingin ke kamar saja " nadira sedikit terkejut dengan jawaban anaknya itu , nadira yakin kenan sedang marah kepadanya .

__ADS_1


" Loh kenapa katanya mau main sama mamih " Nadira yang masih penasaran terus merayu kenan .


" Tidaka apa-apa mih , kenan hanya ingin main didalam kamar saja " kenan kembali menjawab pertanyaan nadira .


" Mih kenan sudah kenyang , kenan mau ke kamar " ucap kenan kemudian meninggalkan meja makan dan nadira yang masih disana hanya bisa bernafas dengan kasar , pasalnya kenan tidak pernah seperti ini kenan akan selalu nurut karena perihal ia ingin bertemu kevin sehingga membuat mood kenan jadi tidak baik .


Nadira menyesal akan hal itu tetapi ia pun kasihan kepada suaminya yang baru saja tertidur .


Nadira pun kemudian menyusul kenan ke kamarnya .


membuka gagang pintu dan masuk dengan pelan .


" Kenan sayang kamu sedang apa nak " panggil nadira yang tidak melihat kenan , nadira pun kemudian membuka pintu satunya lagi yang terhubung dengan tempat bermain anaknya di dalam kamar itu .


" kenan .... " Panggil nadira .


" Kenan .... " Suara nadira masih terus memanggil kenan sampai akhirnya , nadira yang melihat kenan sedang bermain sendirian di dalam ruangan itu .


" Kamu sedang apa sayang " tanya nadira yang berjongkok di hadapan kenan .

__ADS_1


" Kenan sedang bermain mih " jawab kenan acuh .


nadira yang sedikit berfikir kenapa sifat anaknya begitu cuek sekali sama seperti kevin suaminya .


" Kenan mau mamih temani " Tanya nadira .


" Tidak mih , kenan ingin main sediri " jawab kenan singkat , nadira pun menghela nafas kasar atas jawaban anaknya itu .


" Baiklah kalau gitu mamih akan keluar " nadira mengusap kepala kenan dan meninggalkannya .


Kenan yang sudah merasa lelah bermain dan merasa bosan akhirnya memutuskan untuk naik ke atas ranjangnya karena merasa lelah kenan pun akhirnya terlelap , bahkan nadira pun tidak mengetahui kalau anaknya sedang tertidur .


Hari sudah mulai sore kevin dan nadira yang sedang duduk diruang keluarga mulai cemas karena anaknya tidak kunjung turun dan keluar dari kamarnya .


" Mih kenan kemana " Tanya kevin yang sedang meminum kopi nya .


" Dari tadi selesai sarapan kenan dikamar vin , bahkan sampai sore ini kenan belum keluar lagi " jawab nadira kepada suaminya .


" Biar aku liat kenan di kamarnya , kok tumben sekali dia betah didalam kamar " kevin pun bangkit dari duduknya dan disusul oleh nadira dibelakangnya .

__ADS_1


mereka pun berjalan menuju kamar kenan , karena kevin dan nadira merasa cemas karena anaknya tak kunjung keluar dan kenan pun melewatkan makan siangnya .


__ADS_2