Aku Hanya Ingin Bahagia

Aku Hanya Ingin Bahagia
Bab 41


__ADS_3

Pagi itu kevin telah pergi meninggalkan nadira di rumah dengan para pelayannya , dan merintahkan semua pelayan untuk menjaga istrinya dirumah dan menuruti semua yang nadira perlukan atau inginkan .


Disebuah gedung perkantoran laki-laki yang sedang sibuk membolak- balikan lembar demi lembar file yang ada diatas mejanya untuk ditandatangani.


kevin memang tengah sibuk dengan pekerjaannya . karena terlalu lama berlibur sehingga pekerjaannya menumpuk .


" Roy kapan rapatnya di mulai " tanya kevin kepada assistennya .


" sekitar jam 2 siang tuan setelah jam makan siang " roy menjawab dengan sebelah tangannya menyerahkan beberapa berkas baru kepada kevin .


" Baiklah kalau begitu kau boleh kembali keruanganmu " balas kevin menyuruh roy untuk meninggalkannya .


" Roy tunggu " kemudian kevin memanggil roy kembali seketika langkah roy terhenti dan membalikan tubuhnya menatap sang bos dengan penuh tanya .


" Ada yang bisa saya bantu lagi tuan " tanya roy kepada bosnya.


" Tolong buatkan aku kopi roy , sepertinya hari ini kita akan lembur karena pekerjaanku benar-benar banyak hari ini " ucap kevin

__ADS_1


" baik tuan kalau begitu tunggu sebentar saya akan membuatkan kopi untuk anda " dan kemudian roy meninggalkan ruangan kevin .


Tidak lama kemudian roy kembali keruangan kevin dan membawakan secangkir kopi , sesuai dengan pesanan sang bos .


roy meletakan kopi di atas meja kerja kevin dan kemudian meninggalkan kevin kembali .


kevin dan roy yang masih bergulat dengan setumpuk berkas pekerjaan tidak menyadari karena sibuknya dengan kertas tersebut tanpa sadar roy melihat jam yang lingkar dipergelangan tangannya bahwa waktu sudah menunjukan pukul 11 malam . dan para karyawan pun sudah kembali dari pukul 5 sore .


kemudian roy membuka suara dan memberitahukan kepada kevin bahwa sudah jam 11 malam .


kevinpun tidak menyadari karena terlalu sibuk bahkan seharian ini kevin tidak menghubungi nadira sama sekali .


" Roy lebih baik kita pulang ini sudah larut , kita lanjutkan esok hari saja , dan aku lupa mengabari istriku roy " seketika kepanikan sedang melada kevin . fikirannya hanya tertuju pada nadira yang berada dirumah tanpa mengetahui kabar istrinya hari ini .


kevin dan roy pun akhirnya meninggalkan gedung perkantoran itu . tanpa membutuhkan waktu lama hanya 20 menit roy dan kevin telah sampai dihalaman rumah kevin.


mungkin karena sudah malam dan jalanan begitu sepi sehingga roy dapat melajukan mobilnya dengan cepat .

__ADS_1


" Nadira ..... sayang ... aku sudah pulang " kevin berteriak memanggil-manggil istrinya .


salah satu pelayan keluar dan menghampiri kevin .


" tuan maaf nona sudah tidur tuan , sekarang berada di kamar " . pelayan itu memberitahukan kepada kevin.


kemudian kevin segera melangkahkan kakinya menuju tangga , dan belum sempat kevin melangkah pelayan itu kembali memberitahu kepada kevin.


"Tapi tuan nona.... " ucapan pelayan itu terjeda .


" Tapi apa bi katakan kenapa dengan istri saya " kevin sedikit meninggikan nada ucapanya .


" Nona dari siang hingga malam belum. makan tuan dan nona mengunci pintu kamarnya saat kami membawakan makan siang dan makan malam " pelayan itu menjelaskan kepada kevin tentang nadira yang berada dirumah .


" Bagaimana bisa kau tidak menjaga istriku dengan baik sehingga melewatkan makannya " kevin mulai marah kepada para pelayan dirumahnya .


kemudian kevin segera berlari menaiki tangga menuju kamarnya . setelah tiba di depan pintu kevin menarik handle pintu namun memang benar perkataan sang pelayan bahwa nadira mengunci pintu kemarnya .

__ADS_1


Kemudian kevin bergegas keruang kerjanya mumbuka laci mejanya dan mengambil kunci cadangannya .


__ADS_2