Aku Hanya Ingin Bahagia

Aku Hanya Ingin Bahagia
Bab 39


__ADS_3

Kini kevin dan nadira sedang berada diperjalanan dan sudah berada didalam mobil mereka untuk menuju rumah mereka , nadira masih enggan berbicara kepada kevin karena dia masih kesal dengannya .


kevin selalu melarang keinginan nadira , namun jika kevin sudah berkata tidak maka segalanya tidak bisa dibantah .


kevin yang menyadari raut wajah nadira berbeda setelah keluar dari rumah sakit kemudian kevin menggengam tangan nadira dengan erat nadira sama sekali tidak membalas genggaman tangan kevin dia hanya diam saja karena masih merasa kesal dengannya .


sepanjang perjalanan nadira memang lebih banyak dia , mau meminta sesuatu halpun buat nadira percuma kevin akan acuh. maka dari itu nadira memutuskan lebih baik diam.


kevin akhirnya memulai membuka pembicaraan .


" Sayang bukankah tadi kamu lapar , ingin makan dahulu " tanya kevin yang masih menggenggam tangan nadira .


nadira tersenyum , namun senyumnya adalah palsu karena nadira masih enggan berbicara dengan kevin sebenarnya .


" aku mau langsung pulang aja vin " jawab nadira singkat


kevin yang tau nadira sedang marah kepadanya hanya bisa diam karena bagaimanapun kevin tidak ingin nadira makan sembarangan .


sepanjang perjalanan hanya ada keheningan roy yang mengetahui bahwa sedang ada masalah dengan majikannya hanya bisa terdiam dan hanya melirik dari kaca sepion mobil itu .


setelah beberapa menit perjalanan akhirnya mereka sampai di rumah .

__ADS_1


seketika nadira membuka pintu mobil duluan dan meninggalkan kevin masuk kedalam rumah .


kevin mulai merasa emosi melihat sikap nadira seperti itu akhirnya menyusul nadira ke dalam rumah .


sebelum masuk kedalam rumah kevin menyuruh roy mencarikan rujak buah untuk istrinya .


" Roy setelah ini kau cari rujak buah yah tapi ingat jangan di pinggir jalan " perintah kevin


" Baik tuan . " kemudian roy meninggalkan halaman rumah bosnya itu.


kevin mulai melangkahkan kakinya masuk kedalam rumah dan mencari keberadaan istrinya .


" nona sudah naik keatas tuan " jawab nya singkat ..


" baiklah makasih bi "


" kalau begitu saya permisi tuan , " kemudian pelayan yang hendak meninggalkan kevin ditahan olehnya .


" Bi tolong masakan sup yah untuk nadira dia belum makan sama buatkan susu yah bi " perintah kevin


" baik tuan " kemudian pelayan itu meninggalkan kevin untuk pergi kedapur .

__ADS_1


kemudian kevin menaiki tangga dan sampai di depan pintu kamarnya .


kevin masuk dan menghampiri nadira yang sedang tertidur diatas kasur mereka, kevin tahu bahwa nadira tidak benar-benar tidur karena sedang marah kepadanya makanya dia berpura-pura tidur .


" Sayang... " panggil kevin


nadira masih setia dengan kediamannya . dan tidak menjawab panggilan kevin.


kevin menghampiri nadira dan mengecup kening nadira merapihkan rambut nadira yang berantakan .


" sayang ,, hey ayo bangun tadi kamu bilang lapar kan aku sudah menyuruh bibi untuk masak sup dan susu . "


nadira masih terdiam dan kevin beranjak untuk mengganti pakaiannya dengan pakaian santai .


" sayang besok aku mulai kembali ke kantor karena ada meeting dengan para pemegang saham" namun tetap tidak ada jawaban dari nadira .


kevin ikut berbaring dan memeluk nadira , tangannya mengusap lembut perut nadira .


" sayang , anak papi lihat mami lagi marah sama papi anak papi sehat terus yah " kevin mengucap dengan penuh sayang kepada calon anak mereka yang masih ada didalam perut nadira .


dan ternyata tanpa kevin sadari nadira memang benar tertidur dengan lelap seketika nadira menggeliat kecil dan membalikan tubuhnya memeluh kevin tanpa nadira sadari . kevinpun tersenyum tipis melihat tingkah istrinya .

__ADS_1


__ADS_2