Aku Hanya Ingin Bahagia

Aku Hanya Ingin Bahagia
Bab 71


__ADS_3

Setelah dirawat selama 3 hari di rumah sakit keadaan nadira mulai membaik , kevin pun suaminya selalu setia menemaninya Bahkan sampai saat ini nadira pun belum melihat baby nya sama sekali . baby yang diberi nama oleh kevin KENAN ADITYA WIJAYA itulah nama untuk buah hati mereka nadira pun menyetujui nama yang telah kevin berikan untuk anaknya .


Kenan adalah singkatan dari nama antara kevin dan nadira , nama itu kevin sendiri yang memikirkannya.


Seorang perawat mendorong sebuah kotak kaca yang didalamnya berisi bayi mungil. nadira yang melihat pintu ruangannya terbuka disusul dengan kevin dibelakangnya kemudian menghapiri nadira .


" Sayang lihat aku bawa siapa " Ucap kevin dengan antusias .


" vin baby udah dibawa kesini " nadira bertanya kepada suaminya dan kevin pun menganggukkan kepalanya .


" Hemm ... iya sayang bukankah kamu rindu ingin melihatnya " Tanya kevin kepada nadira .


" Iya bahkan aku belum melihatnya sama sekali sejak aku melahirkannya " ucap nadira nadira yang kala itu sedang duduk diatas brankarnya melihat perawat menggendong bayi nya dan berjalan kearahnya.

__ADS_1


" Ibu Nadira ini bayi anda lihatlah bukankah ia sangat tampan " ucap sang suster dengan memberikan bayi nya dan membantu nadira untuk menggendongnya .


" iya sus , lihat anak saya sangat tampan yah " Nadira tersenyum melihat baby nya menggeliat kecil di dalam gendongannya, memperhatikan wajah anaknya yang begitu mirip dengan kevin , seketika nadira mengerutkan keningnya dan kemudian menatap kevin .


kevin pun dibuat bingung oleh nya karena melihatnya dengan tatapan yang aneh .


" Ada apa sayang , kenapa kamu lihat aku seakan aku adalah musuhmu " ucap kevin yang sedang merasa terkejut dengan tatapan nadira .


" Kenapa kamu curang sekali bahkan dia sangat mirip denganmu, sedangkan aku hanya kebagian bibirnya saja " ucap nadira dengan kesal raut wajah nadira menuntut jawaban dari kevin , padahal nadiralah yang mengandung anaknya selama ini setelah lahir wajahnya sama sekali tidak mirip dengannya melainkan mirip dengan suaminya .


" Sayang dia kan anakku tentu mirip denganku " ucap kevin yang sedang terkekeh kecil menatap nadira yang sedang kesal kepadanya .


" Sudah sayang , kasihan kenan kalau kamu ngambek kaya gini nanti dia ikutan ngambek kaya mamih nya " ucap kevin merayu nadira agar ia tidak marah lagi kepadanya .

__ADS_1


" Tapi aku kesal sama kamu " ucap nadira yang masih memanyunkan bibirnya .


" Lalu aku bisa apa , yah karena dia anakku makanya mirip denganku kecuali mirip dengan si roy berarti itu anak roy " jawab kevin dengan nada meninggi . kevin sedikit marah namun masih ia tahan melihat kondisi nadira yang belum. sepenuhnya pulih kevin tidak ingin membuat nadira stres atau pun berfikir hal yang tidak baik .


" huh .... Kenan sayang kenapa kenan mirip sama papih kenapa kenan enggak mirip sama mamih " nadira mengajak anaknya berbicara , dan kenan kembali menggeliat kecil di dalam. gendongan nadira .


Nadira tersenyum karena melihat anaknya sudah sehat .


" Vin aku kapan pulangnya , aku mau urus kenan dirumah aja " Ucap nadira bertanya kepada suaminya itu .


" Nanti aku tanyakan kepada dokter yah , kamu dan kenan masih dalam pantauan dan dilihat perkembangannya nanti setelah benar-benar membaik kalian bisa pulang , akupun akan mencarikan babysitter buat kenan . " Ucap kevin memberitahukan kepada istrinya tentang pengasuh anaknya .


" Aku tidak mau kenan diurus sama pengasuh , biar aku yang urus kenan " Nadira yang tidak ingin anaknya diasuh oleh orang lain menolak usulan dari kevin .

__ADS_1


__ADS_2