
Hy pembaca setia Author maaf yah , bener-bener slow update karena Author lagi siapin Buku baru yang akan on going. hari ini Author hadir lagi jadi kalian tetap setia yah membaca kisah Nadira dan Kevin .
Hari ini Author akan kasih 2 bab dan kalau Sempat 3 bab Hari ini . terus jangan lupa like & vote nya yah buat buku ini🥰😊
Hari demi- demi hari nadira telah lalui bersama kevin tanpa terasa kehidupan rumah tangga yang ia jalani bersama kevin . Suaminya pun yang selalu setia menemani nadira sampai di titik saat ini membuat nadira selalu bahagia bersama suami dan anaknya . mereka adalah sumber kekuatan nadira meskipun sering kali terauma nadira muncul tetapi suaminya selalu ada disampingnya hanya untuk memberikan kenyamanan .
" sayang ... kamu kok ngelamun " suara bariton itu membuyarkan semua lamunan nadira , ia pun mengalihkan pandangannya wajahnya ke sisi kanan , ternyata suaminyalah yang muncul dan membuyarkan semua lamuananya .
" Kamu sudah pulang vin " tangan nadira terulur untuk mencium punggung tangan sang suami dan menarik perlahan jas yang digunakan kevin .
" Kamu mau langusng mandi atau nanti aja , aku siapkan air hangat dulu yah . " ucap nadira perlahan .
" Nanti aja mandinya sayang . " kevin mendaratkan bokongnya yang terasa lelah karena pekerjaannya yang begitu banyak hari ini .
__ADS_1
" Atau mau makan dulu biar aku siapkan " nadira yang melangkah keluar untuk menyiapkan makanan untuk suaminya itu dengan gerakan kevin yang cepat menarik tangan nadira sampai ia terjatuh di pangkuan kevin .
" Mau kemana sih .. disini aja temani aku , hemm " ucap kevin kemudian mencium lembut leher sang istri .
" Vin jangan kaya gini nanti kalau kenan tiba-tiba masuk bisa berabe sayang " . jawab nadira dengan mendorong bidang dada suaminya .
" Aku udah kangen sama kamu karena beberapa hari ini aku sibuk " ucap kevin dengan lembut kemudian mendaratkan ciuman di pipi kanan sang istri .
Nadira yang reflek akhirnya memukul pelan bahu sang suami .
" Nanti malam kita kerja keras buatkan adik untuk kenan yah " .. bisik kevin di telinga nadira dengan seketika tubuh nadira pun menegang mendengar ucapan suaminya itu .
" ikh ... kamu itu kenapa si vin ingin sekali kasih kenan adik , kenan kan masih kecil vin . kasihan" protes nadira .
__ADS_1
" Agar rumah kita semakin ramai dan kenan pun tidak kesepian " ucap kevin dengan santai .
" Tapi akunya yang takut vin , aku takut seperti nanti aku pada saat mengandung kenan bahkan aku tidak menjaganya dengan baik " raut wajah nadira menjadi sendu pasalnya memang benar dulu ketika nadira mengandung kenan mantan kekasih suaminya itu tidak menyukainya sehingga ingin mencelakai nadira dan anaknya hal itu yang selalu mambuat bayangan sandra yang muncul ketika menyiksanya .
" Heyy .... dengar aku sayang , ada aku dan akupun tidak akan membiarkan siapapun mencelakai keluarga kita " kevin pun menangkup wajah nadira yang sudah berurai air mata .
" Tapi Aku takut .. " masih dengan isak tangis yang lirih nadirapu menolak.
kemudian kevinpun menarik nadira kedalam pelukannya menenangkan nadira .
" Semua itu tidak akan pernah terjadi , aku jamin itu sayang .. aku janji dan kamu tidak perlu khawatir lagi dengan hal itu aku akan menjaga kalian dengan baik " .
mengusap lembur kepala nadira dan memberikan ketenangan .
__ADS_1
" Sudah jangan nangis lagi jelek looh kalau kamu nangis, masa suaminya tampan gini istrinya jelek sih " canda kevin kemudian nadira pun tersenyum tipin mendengarkan candaan sang suami yang selalu bisa membuat nadira selalu tersenyum .
" MAMIH ...... PAPIH ..... " Teriak sang anak yang menggema karena mendengar teriakan kenan , nadira dan kevin merasa terkejut berlari dengan cepat kearah pintu .