
Kemudian kevin melangkahkan kakinya untuk keluar .
dan mulai menuju ruangan dokter tersebut .
" selamat pagi dok " menyapa sang dokter dengan uluran tangannya .
" oh tuan kevin selamat pagi , ada yang bisa saya bantu tuan " tanya sang dokter kepada kevin.
" iya dok , apakah istri saya sudah diperbolehkan pulang hari ini . ? " tanyanya .
" nanti setelah periksaan akhir yah tuan. kemungkinan besok pagi baru bisa pulang dikarenakan masih harus menunggu hasil tes sore ini " dokter memberikan jawaban dan perjelasan kepada kevin perihal kondisi nadira ,
" Hari ini suster sudah mengganti cairan infusnya yah tuan jadi harus menunggu hingga habis . " dokter memberitahukan kembali kepeda kevin.
" baiklah dok, karena istri saya ingin dirawat dirumah saja , dia meminta ingin pulang karena merasa sudah membaik " . kevin pun memberikan penjelasan kepada dokter bahwa istrinya selalu merengek meminta pulang .
" Sebaiknya tunggu hingga besok tuan , terkadang ucapan itu belum tentu benar , dan nona nadira bicara bahwa sudah merasa baikan belum tentu benar-benar baik tuan . " seketika ucapan dokter membuat kevin bingung .
__ADS_1
" maksud dokter bagaimana " tanyanya penasaran .
" begini tuan kevin memang dilihat dari luar itu nona nadira sudah terlihat baik. tetapi tidak dengan kandungannya yang masih sangat lemah tuan jadi butuh perawatan yang benar-benar dan nona tidak boleh terlalu lelah dan yang saya lihat dari grafik kesehatan nona nadira satu minggu yang lalu nona nadira sempat dirawat juga . " dokter memberikan kembali penjelasan kepada kevin mengenai kondiri nadira .
" Jadi nona nadira itu harus ekstra istirahat yang cukup dan tidak boleh lelah tuan, dikarenakan kondisi janinnya yang lemah , saya akan membuatkan resep kembali untuk besok dirumah nanti tuan bisa tebus obatnya. "
" baik dok dan terima kasih untuk penjelasannya , kalau begitu saya permisi , untuk kembali keruangan istri saya. "
" baik tuan , dan ingat pesan saya dijaga baik-baik kesehatan nona " mengingatakan kembali kevin , dan dijawab dengan anggukan kepala oleh kevin .
kevin kemudian keluar dari ruangan dokter tersebut dan kembali keruangan nadira . setelah tiba didalam ruangan istrinya kevin menghampiri nadira yang sedang memakan buat, mendekat kearah nadira dan mengecup pucuk kepala nadira mengusap rambut nadira dengan lembut .
" Besok yah baru diperbolehkan pulang . " kevin membetahukan nadira.
" iya sudah , vin .. "
" kok makannya buah aja sayang . " nadira yang masih sibuk dengan mengunyah buah tersebut melirik pada kevin .
__ADS_1
" kamu mau . ? " tanya nadira .
" Tidak sayang , , kenapa kamu tidak sarapan nasi kenapa harus buah "
" kalau aku makan nasi , perut aku rasa mual vin . "
" tapi kamu harus makan nasi sayang , karena baby kita pun butuh asupan tidak hanya buah aja " .
" perawat sudah datang belum " dijawab dengan menggelengkan kepala oleh nadira .
" mungkin sebentar lagi . " jawab nadira singkat .
percakapan terus berlanjut sesekali kevin dan nadira tertawa kecil.. menghangatkan kembali ruangan rawat nadira .
kevin terkadang merasa bingung dan aneh dengan permintaan nadira yang aneh-aneh tak kadang kevin langsung menuruti apa yang nadira inginkan .kevin selalu berusaha menjadir suami siaga , dimana nadira membutuhkannya pasti kevin akan selalu menuruti dan selalu berada didekat nadira.
kevin berfikir selabil itukan wanita yang sedang hamil . selalu memiliki keinginan yang berubah dan mood yang terkadang membuat kevin frustasi .
__ADS_1
"