Aku Hanya Ingin Bahagia

Aku Hanya Ingin Bahagia
Bab 68


__ADS_3

Kevin yang menemukan nadira tergeletak di lantai toilet kamarnya . segera berlari dan menggendong tubuh nadira dengan panik kevin membawa nadira menuju rumah sakit kevin benar-benar merasa menyesal tidak menjaga nadira dengan baik sampai nadira seperti ini kevin terus menggenggam telapak tangan nadira yang terasa dingin .


" Kuat yah sayang kita akan sampai " kevin terus melajukan mobilnya dengan kecepatan tinggi hingga kurang dari 20 menit sudah sampai dirumah sakit .


Setelah sampai kevinpun menggendong nadira dan beberapa perawat sudah siap membawa brankar untuk nadira .


di depan pintu ruang UGD kevin merasa panik pasalnya melihat darah di kaki nadira sebelum membawanya ke rumah sakit , kevin berharap anaknya dapat diselamatkan .


Tidak lama kemudian pintu ruang UGD pun terbuka , keluarlah seorang dokter menghampirinya .


" Tuan kita harus segera melakukan operasi untuk menyelamatkan bayi nya , namun saya minta anda tanda tangani surat pernyataan ini dahulu . " pinta sang dokter menyerahkan selembar kertas kepada kevin .


kevin pun membacanya dengan teliti .

__ADS_1


" Maksud anda apa dok saya harus memilih diantara mereka " Tanya kevin dengan sorot mata yang merah dan penuh amarah . seketika kevin menarik kerah kemeja sang dokter dan memarahinya .


" SAYA INGIN ANAK DAN ISTRI SAYA SELAMAT KALAU TIDAK AKAN SAYA HANCURKAN RUMAH SAKIT INI " ucapan kevin dengan lantang kepada dokter tersebut .


" Ba- ... baik tuan " Dengan gugup akhirnya dokter itu menjawab , melihat amarah kevin dokter itu pun tidak berani bicara kembali dan masuk keruangan itu kembali .


" Tuan .... " panggil roy yang baru sampai dirumah sakit .


" Tenang tuan semua akan baik-baik saja nona adalah wanita yang kuat " roy berbicara dan menenangkan kevin yang sedang tidak karuan.


" Nona adalah wanita yang kuat tuan pasti dia akan beruang untuk anak kalian " Roy kembali menenangkan kevin .


dan tidak lama dua orang perawat dan dokter itu membawa nadira menuju ruang operasi .

__ADS_1


" Mari tuan kita akan melakukan operasinya sekarang " ucap sang dokter kepada kevin .


akhirnya tanpa banyak bicara kevin mengikuti arah brankar yang dibawa oleh para perawat , kevin pun masih menggenggam tangan nadira dengan kuat seolah tidak ingin ia lepaskan .


" Sayang .. kamu harus kuat janji sama aku , sebentar lagi kita akan ketemu baby . " ucap kevin kemudian setelah sampai dipintu ruang operasi kevinpun melepaskan genggaman tangannya dari tangan nadira .


berjam-jam kevin menunggu diruang operasi agar dapat kabar baik dari dokter itu . tidak lama kevin pun mendengar suara tangisan bayi yang melengking .


" Roy ... anakku roy ... dia sudah lahir " ucap kevin dengan semangat dan kemudian menjatuhkan tubuhnya diatas lantai rasanya lutut kevin terasa lemas .


untungnya ada roy dengan sigap menahan tubuh kevin .


" Iya tuan , bayi anda telah lahir selamat yah tuan " setelah mengucapkan itu tidak lama pintu ruang operasi pun terbuka keluarlah salah satu perawat membawa subuah kotak kaca yang didalam nya ada bayi kevin dan nadira .

__ADS_1


" Selamat pak bayi anda laki-laki " ucap sang perawat . tanpa terasa air mata kevin pun menetes menatap bayi mungil yang ia nantikan telah hadir .


" Kami anak membawanya keruangan NICU pak karena masih harus dipantau kondisinya dikarenakan lahir di bawa HPL jadi bayi anda harus dirawat intensif dahulu " ucap sang perawat menjelaskan kepada kevin , hatinya begitu sedih karena mendekati prematur anak yang telah nadira lahirkan.


__ADS_2