Aku Hanya Ingin Bahagia

Aku Hanya Ingin Bahagia
Bab 34


__ADS_3

Sepasang suami istri yang sedang menikmati kebersamaannya didalam ruang perawatan rumah sakit sedang tertawa riang menikmati suasana kebersamaannya berdua , apalagi akan hadir malaikat kecil yang akan melengkapi keluarga mereka .


yah ,, nadira dan kevin sedang bercanda riang menikmati hari-hari mereka , nadira masih belum diperbolehlan pulang lantaran memang nadira harus istirahat yang benar-benar cukup , tak kala kevin selalu setia menemaninya . tawa kecil dari keduanya menghangatkan kembali suasana ruangan perawatan itu .


" Hay sayang sehat-sehat yah di perut mami , papi disini selalu jagain kalian " kevin berbicara kepada calon anak mereka dangan gerakan tangan kevin yang mengusap perut nadira .


" iya papi aku pasti baik-baik di dalam perut mami , aku tidak akan nakal papi " nadira menjawab ucapan kevin dan menirukan suara anak kecil .


seluas senyum terpancar diwajah kevin dengan senang dihatinya kevin bertanya apakah nadira sudah mulai membuka hati untuk dirinya walaupun dari awal pernikahan kami tidak didasari adanya cinta .


tetapi kevin teramat menyayangi nadira .


" sayang kamu harus cepat pulih yah , dan harus jaga kondisi kamu dan calon anak kita . "


nadira menganggukan kepalanya " Iya vin itu pasti , aku akan selalu jaga anak kita dengan baik disini " .


" vin aku mau ke toilet perut aku mual " nadira meminta agar suaminya membantunya ketoilet

__ADS_1


" Aku gendong aja yah ?, kamu masih lemas jangan jalan dulu " dan kevin kemudian mengangkat tubuh nadira untuk membantunya ketoilet .


setelah sampai didalam toilet kevin menurutkan nadira dan nadira menundukan kepalanya mengeluarkan semua cairan yang keluar dari mulutnya .


kevin dengan setia menggenggam tangan nadira dan membantunya memijatkan tengkuk lehernya sesekali mungusap punggung nadira .


hooekkk....


hoeekk.....


kemudian nadira mencuci mulutnya dan membersihkan sisa-sisa muntahan yang nadira keluarkan tadi .


nadira menggelengkan kepalanya dan kemudian membenamka wajahnya di bidang dada kevin . kevin yang mengerti membantu nadira dan menggedongnya kembali ke atas tempat tidurnya .


" Kamu istirahat yah , aku keluar sebentar " kevin membaringkan kembali nadira diatas brangkarnya dan menarik selimutnya menutupi tubuh nadira .


nadira yang sudah tidak memiliki tenaga hanya bisa menganggukan kepalanya dan seketika memejamkan matanya , nadirapun mulai tertidur.

__ADS_1


sebelum kevin meninggalkan nadira keluar kevin mengecup singkat kening sang istri dan mengusap kepalanya dengan lembut .


" hallo roy , bagaimana kau sudah temukan sandra " kevin menelpon roy yang berada disebrang sana .


" Belum tuan nona sandra sepertinya melarikan diri keluar negeri . " roy memberika jawaban kepada atasannya itu bahwa sampai saat ini roy belum berhasil menemukan sandra .


" Kau cari terus roy , jangan kau biarkan dia lolos keselamatan istri dan anakku akan bahaya apabila dia belum ditemukan jadi secepatnya temukan dia roy bagaimana pun caranya , bawa dia kehadapanku " ucap kevin tegas kepada roy bahwa dia tidak pernah main-main akan ucapannya .


karena keselamatan nadira akan terancam jika wanita itu sampai lolos .


Tidak lama kevin masuk kembali kedalam kamar nadira dan masih menemani nadira kembali.


kevin mendaratkan tubuhnya diatas sofa , dan mengecek beberapa berkas pekerjaan yang harus dia kerjakan .


karena beberapa hari ini kevin memang sangat sibuk untuk merawat nadira . sehingga kerjaannya ada beberapa yang harus di cek oleh kevin sendiri.


kevin yang masih fokus dengan kerjaannya dan sambil menemani nadira takut nadira terbangun dan mencarinya .

__ADS_1


kevin memang belakangan ini sangat sibuk dengan merawat nadira maka dari itu . kevin membawa pekerjaannya kerumah sakit dan mengeceknya saja .


__ADS_2