Aku Hanya Ingin Bahagia

Aku Hanya Ingin Bahagia
Bab 77


__ADS_3

Akhirnya malam ini kevin mendapatkannya untuk memberikan kenan seorang adik , Bahkan saat ini kevin masih berada diatas tubuh istrinya menikmatinya dengan memejamkan matanya , seakan tidak puas bahkan istrinya itu benar-benar merawatnya dengan baik seperti waktu pertama kali kevin merasakannya .


Kevin terus menggerakkan pinggulnya sampai terasa kevin ingin keluar dan kevin pun menghentakkan nya dengan sangat kencang dan kasar ,, membiarkan cairan itu masuk kedalam rahim istrinya . setelah selesai kevin pun menjatuhkan tubuhnya di samping tubuh istrinya kemudian kevin pun membalikan posisinya dan menatap istrinya yang sudah terlelap , seketika kevin mengusap perut rata nadira.


" Semoga cepat tumbuh calon adik " ucap kevin dengan penuh harapan , namun rasa kantuk tiba-tiba kevin rasakan dan rasa lelah bekerja keras untuk calon anaknya yang baru ia tanamkan benihnya di rahim nadira . kevin pun menarik selimut untuk menutupi tubuh polos mereka berdua . kemudian kevin pun mengecup singkat kening istrinya .


" Aku akan usaha terus meskipun kamu tidak mengijinkan kenan kemiliki seorang adik " kevin pun memikirkan kembali setiap malam ia harus bekerja ekstra untuk mendapatkan anak ke duanya . kemudian muncul kembali di otak kevin tentang rencana malam-malam selanjutnya agar nadira tidak sadar bahwa kevin telah menaiki dirinya .


Ke esokan harinya nadira pun terbangun dan merasa terkejut karena tertidur tanpa sehelai benang pun. dan seketika nadira melirik kearah samping ternyata suaminya masih tertidur pulas dan nadira memandang suaminya pun tanpa sehelai benang , nadira beranjak dari ranjangnya dan memunguti bajunya yang berserakan dilantai kemudian berjalan dengan santai menuju kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya , rasanya tubuh nadira remuk semua karena ulah suaminya .


Setelah selesai membersihkan dirinya nadira pun membangunkan kevin karena matahari sudah begitu terang .


" Sayang ,,, vin bangun cepat udah siang cepat kamu bangun terus bersihkan tubuhmu , aku akan ke kamar kenan dan membuatkan sarapan untukmu "ucap nadira yang akan meninggalkan suaminya .

__ADS_1


" Sebenar lagi sayang bukankah ini hari minggu , aku bisa tidur seharian " jawab kevin yang masih memejamkan matanya namun mulutnya tetap menjawab ucapan istrinya .


" Baiklah aku akan keluar menemui kenan "


nadira pun meninggalkan suaminya yang masih tertidur .


cklek .... Pintu kamar kenan pun terbuka dan nadira melangkah masuk kedalam kamar sang anak .


" Kenan ... " panggil nadira kembali . tidak lama pun anak itu keluar dari ruangan tempatnya bermain .


" Kenan kamu sedang apa nak , mamih panggil kamu tidak mendengar " ucap nadira kepada anaknya .


" Maafkan aku mamih , Aku sedang merapihkan mainan-mainanku mamih " jawab kenan dengan polos .

__ADS_1


" Apa perlu mamih bantu " jawab nadira kembali menawarkan bantuan kepada anaknya .


" Tidak perlu mamih karena aku sudah merapihkannya " jawab kenan kembali .


" Apakah anak mamih ini sudah sarapan dan minum susu" Tanya nadira yang berada disamping kenan anak itu pun menggelengkan kepalanya .


" Baiklah ayo turun mamih akan buatkan sarapan untukmu nak " kemudian nadira pun menggendong kenan dalam pelukannya .


" Mamih apakah papih tidak ikut sarapan bersama kita " tanya kenan dengan polos , dan menanyakan keberadaan sang papih .


" Tidak sayang mungkin papih akan makan siang nanti karena papih masih tertidur . " jawab nadira .


" Kenapa papih Belum bangun mih " kenan seakan ingin tahu dan nadira pun selalu dibuat lelah dengan pertanyaan anaknya itu yang tidak pernah ada selesainya . nadirapun berfikir sifat kenan persis sekali dengan suaminya yang selalu bertanya tanpa ada kata selesai .

__ADS_1


__ADS_2