
Kevin yang masih cemas menatap pintu ruang UGD yang masih tertutup itu .
menunggu dokter keluar dan memberitahukan keadaan istri dan calon anaknya , kevin benar-benar merasa cemas karena belum mendapatkan kabar dari sang dokter , kevin mulai memikirkan untuk membawa nadira pergi dari kota ini karena kevin merasa nadira tidak akan aman , setelah kedatangan sandra kevin tahu wanita itu akan selalu membuat ulah dan membuat nadira menderita .
dan kevin tidak ingin hal itu terjadi kepada nadira.
Sedangkan ditempat lain seorang wanita sedang bersembunyi dan tidak ada orang yang mengetahui tempat dimana sandra berada sekarang termasuk roy .
" Mungkin aku akan aman berada disini sementara setelah situasi aman aku akan pergi keluar negeri untuk melarikan diri , jika sampai kevin menemuiku ataupun asisstennya tamatlah riwayatku, kevin tidak pernah main-main dalam ucapannya apalagi aku telah membuat istrinya celaka " sandra terus saja berbicara sendiri karena merasa dirinya sedang tidak aman dan mencari cara agar bisa lolos dari kevin .
Pintu ruang UGD terbuka dan dokter itu pun keluar kevin yang sedari tadi menunggu kabar istrinya langsung menghampiri sang dokter dan langsung memberikan pertanyaan.
__ADS_1
" Dokter bagaimana keadaan istri saya " tanya kevin panik dan cemas .
" Keadaan pasien sempat keritis karena mengalami pendarahan pak " jawabnya dengan menjelaskan detail
" Lalu bagaimana keadaannya sekarang dan calon anak kami bagaimana dok jelaskan cepat " . kevin yang sudah tidak sabar dengan reflek meninggikan suaranya ..
" Keadaanya sudah stabil namun kondisi kandungan pasien sangat lemah butuh istirahat total untuk menguatkan kandungannya kembali pak. " penjelasan sang dokter kepada kevin cukup memberikan jawaban mengenai kondiri istrinya .
" Tunggu pasien dipindahkan keruangan perawatan yah pak , nanti baru bisa ditemui . "
Nadira sudah dipindahkan keruang perawatan , dan sesuai dengan ucapan dokter kevin sudah bisa menemui istrinya .
__ADS_1
kevin menatap wajah nadira yang pucat, masih memejamkan matanya dengan tenang dan senyum. tipis dibibir mungilnya itu . kevin mereasa sedih dan sakit melihat istrinya harus masuk rumah sakit kembali padahal beberapa hari yang lalu nadira baru saja keluar dari rumah sakit .
Tidak lama kevin menerima telepon dari roy bahwa sandra belum bisa roy temukan .
" hallo roy ,,, bagaimana sudah kau temuka wanita itu " tanya kevin dengan mata penuh emosi .
" Belum tuan , nona sandra belum saya temukan sampai saat ini , sepertinya dia bersembunyi tuan " . roy mejelaskan kepada kevin dengan nada penyesalan .
" Bagaimana bisa kau mencari satu orang saja tidak mampu . hah " kevin yang sudah mulai emosi kemudian mematikan telponnya secara sepihak .
" wanita kurang ajar , dasar rubah lihat saja sampai dimana kau bersembunyi sandra jika kau aku temukan akan aku habisi kau sandra karena telah melukai istriku dan calon anakku " kevin yang masih emosi dengan jawaban yang roy berikan itu seketika menatap kembali kepada nadira , kevin berfikir lebih baik dia fokus untuk kesembuhan nadira terlebih dahulu .
__ADS_1
setelah nadira pulih kevin akan menyelesaikan urusannya . kevin tidak pernah main-main dalam ucapannya apalagi keselamatan istrinya itu lebih penting . pernikahan yang tidak pernah didasari oleh cinta tetapi kevin menyadari bahwa saat ini dia benar-benar telah mencintai istrinya itu. kevin pun berjanji akan menjaga dan melindungi nadira sampai kapanpun apalagi ditambah sebentar lagi calon anak mereka yang akan hadir dikehidupannya kevinpun harus menjaganya dengan baik jangan sampai kecolongan seperti ini kembali lagi.