
Sudah satu minggu nadira berada di rumah sakit keadaannya pun sudah mulai . . membaik tetapi kevin belum saja memperbolehkannya untuk pulang dengan alasan nadira harus dirawat dengan total .
" Vin pulang aja sih , lagian aku bosen disini tau " ocehan nadira membuat kevin sedikit tenang kevin rasa pun istrinya sudah benar-benar membaik .
" Iya nanti aku tanyakan pada dokter yah apakah kamu sudah boleh pulang , hari ini kan jadwal cek baby sekalian aja yah . " Jawab kevin yang tersenyum menatap wajah nadira yang sedang cemberut .
Akhirnya keesokan harinya nadira pun di perbolehkan pulang dengan catatan harus rutin untuk kontrol kondisinya .
Bahkan hari-hari merekapun sangatlah bahagia menunggu kelahiran anak pertama mereka yang tiga bulan lagi akan lahir . pekerjaan kevin pun ia kerjakan di rumah meskipun sandra sudah kevin kurung namun kevin tidak mau ambil resiko terjadi sesuatu yang tidak di inginkan kembali olehnya .
" Sayang ..... " Panggil kevin ketika menuruni anak tangga dan mencari sosok istrinya yang entah kemana sejak tadi kevin mencarinya .
" Aku di dapur sayang ... " nadira berteriak menjawab panggilan kevin agar kevin mengetahuinya .
__ADS_1
kevin pun melangkahkan kakinya langsung menuju dapur , entah kenapa rasanya jika nadira tidak ada ia akan merasa panik , bagi kevin sekarang nadira adalah candunya yang setiap saat akan ia cari .
kevin yang melihat nadira sedang sibuk memasang , berjalan menghampirinya dan memeluk tubuh istrinya itu dari belakang melingkarkan tangannya di perut nadira yang sudah sedikit membesar . ditaruh kepakanya di pundak nadira dan mencium aroma tubuh nadira yang begitu khas sudah menjadi aroma favorit nya .
" Kan aku bilang jangan terlalu sibuk dan cape , biarlah pelayan yang mengerjakan ini semua . "
" Jangan kaya gini vin . aku lagi masak loh , " ucap nadira yang merasa tidak nyaman karena merasa geli dengan perlakuan kevin saat ini .
" Kamu sekarang duduk dan tunggu di meja makan ini sudah akan selesai masakannya vin. " hemm baiklah " dan kevin sedikit memutar tubuh nadira agar mengahadap kearahnya . kevin sedikit membungkukkan badannya dan mencium perut nadira yang sudah sedikit membesar bahkan sekarang kevin sudah sulit memeluk nadira dari depan karena terhalang perut nadira .
Kevin dan nadira menikmati makan bersamanya, melihat nadira yang ***** makannya semakin bertambah membuat kevin tersenyum menatap kearah nadira yang sedang mengunyah makanan didalam mulutnya .
" Kenapa liatin aku aja " tanya nadira yang menatap kevin tajam .
__ADS_1
kevin tersenyum menatap nadira .
" Memangnya kenapa tidak bolehkah memandang istri sendiri sedang makan " Justru kevin malah bertanya balik kepada nadira, rasanya kevin sangat senang sekali menggoda istrinya itu ditambah lagi melihat raut wajah istrinya yang sedang cemberut membuat kevin gemas .
kemudian kevin berdiri dan berpindah tempat kesebelah nadira . mengecup kening nadira dan mengusap lembut perut nadira yang sudah membesar .
" Aku hanya senang melihatmu , makan dengan lahap . kalau inget beberapa bulan lalu kamu sama sekali tidak mau makan membuat aku harus ekstra keras membuatmu makan , tetapi lihatlah sekarang bahkan pipi kamu sangatlah bulat " Ucapan kevin membuat nadira cemberut .
" Terus menurut kamu aku sekarang gemuk gitu , dan kamu enggak suka lagi " jawab nadira dengan cetus
akhirnya nadira menghentikan aktifitas makannya .
" Kok enggak diterusin makannya sayang " tanya kevin .
__ADS_1
" Aku sudah kenyang " kemudian nadira meletakan sendoknya dan meminum susu nya setelah itu nadira meninggalkan ruang makan itu .