
Nadira masih terlelap tidur didalam pelukan kevin .
dan kevin mulai terbangun disaat istrinya menggeliat kecil . kevin tersenyum tipis melihat tingkah menggemaskan sang istri , apalagi sekarang nadira tidak pernah mau ditinggalkan oleh kevin .
kevin yang masih senang menatap wajah istrinya yang tenang didalam tidurnya kemudian bangun dan meninggalkan nadira untuk membersihakan dirinya terlebih dahulu sampai menunggu nadira terbangun.
dan benar saja tidak lama kemudian nadira mulai terbangun mendengar suara gemercik air didalam kamar mandi dan nadira kemudian bangun dari tidurnya menuju lantai bawah untuk menyiapkan makan malam .
sebenernya nadira tidak diperbolehkan oleh kevin untuk memasak karena memang sudah ada pelayan di rumah mereka .
" Nona mau apa kesini nanti Tuan marah " tanya sang pelayan .
" Ahh tidak apa aku hanya ingin menyiapkan makan malam saja untuk suamiku " jawab nadira sambil tersenyum kepada pelayan itu .
" Jangan nona itu sudah menjadi tugas saya biarkan saya yang menyiapkan makan malam untuk nona dan tuan "
" Sayang ... " panggil kevin kepada nadira .
Nadira mengenali suara yang memanggilnya dengan sebutan sayang itu yah itu suara suaminya .
kemudian kevin berjalan menuruni anak tangga dan segera menuju dapur , melihat nadira yang sedang berdiri membelakanginya kemudian kevin menghampiri nadira dan memeluk pinggang nadira dan membenamkan wajahnya di tengkuk leher nadira .
__ADS_1
" Sayang kamu sedang apa hemm ... " tanya kevin yang sedang mengecup pipi kiri nadira dengan singkat .
" Aku mau nyiapin makan malam vin buat kamu "
" Hey kan sudah ada pelayan kamu tidak perlu mengerjakan itu "
" Lagi pula kamu kan tidak boleh lelah sayang kamu harus banyak istirahat , Ayoo kita ke ruang tengah biarkan pelayan yang menyiapkan makan malam . " ajak kevin kepada nadira .
Nadira kemudian memutar tubuhnya dan menangkup kedua pipi kevin dan tersenyum kepadanya .
" hemm suamiku ini ternyata perhatian yah sama aku "
" kamu mau cemilan apa , aku nanti suruh pelayan lainnya untuk membelikannya "
" Tidak perlu kan di ruang depan masih ada cemilan " . jawab nadira
kemudian mereka berdua meninggalkan dapur dan melangkahkan kakinya menuju ruang tengah .
kevin masih setia menemani nadira yang sedang menonton tv dan di temani beberapa cemilan .
mata kevin kemudian fokus kembali kepada pekerjaannya .
__ADS_1
selama nadira keluar dari rumah sakit kevin memang meninggalkan pekerjaannya di kantor dan menyuruh roy menggantikannya untuk 1 minggu kedepan dan tak kalah kevin menyuruh roy membawakan beberapa berkas penting yang memang harus kevin sendiri selesaikan dan tanda tangani .
Nadira masih fokus menatap layar tv dan mulutnya masih sibuk mengunyah beberapa potong biskuit yang berada ditanganya .
" Vin besok boleh tidak kita jalan- jalan aku ingin sekali keluar rasanya " tanya nadira kepada suaminya yang masih sibuk dengan setumpuk kertas dihadapannya .
" kamu mau kemana sayang memangnya " tanya kevin balik.
Nadira seketika berfikir dan melipat keduatangannya diatas dadanya .
" Kalau ke mall bagaimana " .
" hemm ,, tapi sayang kamu kan masih belum boleh pergi nanti kamu kelelahan dan kamu pun harus banyak beristirahat "
" kalau Lusa bagaimana " tanya kevin kepadanya
" Boleh , tapi janji yah Lusa benar jalan-jalan . " nadira menegaskan kembali kepada kevin .
" Iya aku janji sayang " dan kemudian kevin fokus kembali kepada pekerjaannya .
Kevin memang tidak pernah bisa menolak permintaan nadira , maka dari itu kevin akan menuruti apa yang nadira minta selagi itu masih batas wajar kevin akan memenuhi permintaan itu .
__ADS_1