Aku Hanya Ingin Bahagia

Aku Hanya Ingin Bahagia
Bab 83


__ADS_3

Kevin melangkahkan kakinya menghapiri ranjang nadira dan duduk di sisi ranjang memperhatikan wajah sang istri yang masih tertidur lelap .


mengusap lembut wajah istrinya ia rapihkan anak rambut yang terurai di wajah nadira dengan begitu lembut mengusap wajah istrinya dan membangunkannya .


" Sayang.... hey kamu nyenyak sekali tidurnya hemm , , " ucap kevin , tangannya masih menyentuh pipi nadira dengan lembut .


Akhirnya nadira pun membuka matanya dan mendapati suaminya lah yang mengganggu tidurnya.


" Kamu kok disini , kenan mana vin " Tanya nadira dengan raut wajah yang cemas .


" Kenan sedang main bersama mamah dan papah di halaman belakang " jawabnya singkat kemudian kevin membantu nadira untuk duduk.


" Gimana sudah enakan badannya ? kepalanya masih pusing enggak " Tanya kevin yang masih mengusap lembut kepala nadira .


" Sudah lebih baik vin , " jawabnya dengan tersenyum .


" Aku akan suruh pelayan bawakan makanan kesini , bahkan kamu sudah melewatkan sarapan dan makan siangmu " Ucapnya yang masih terus menatap wajah istrinya .

__ADS_1


" Tadi aku mau makan siang vin , tapi kepala aku pusing jadi aku fikir aku mau istirahat dulu sebentar , eh enggak taunya aku malah ketiduran sampai sore hari , maafin aku yah vin " kevin mengerutkan alisnya merasa bingung dengan ucapan istrinya .


" Kenapa minta maaf , kamu kan sedang sakit bahkan aku yang menyuruhmu istirahat kenapa kamu harus minta maaf . " Jawab kevin dengan sedikit kesal , namun ia tidak ingin tersulut emosi karena mengingat nadira yang sedang kurang sehat .


Ternyata kevin benar" menemani nadira dan membantu istrinya untuk menghabiskan makanannya setelah beberapa saat kevin menghubungi pelayan agar segera membawakan makanan kedalam kamarnya .


" vin " panggil nadira


" Hemm .. " kevin hanya berdeham saja menjawab panggilan nadira .


" Vin , aku mau ke kamar mandi " ucapnya dengan pelan kemudian menundukkan kepalanya karena sebenarnya nadira ingin minta tolong bantu dirinya ke kamar mandi namun wajah nadira sudah bersemu malu. menatap kearah suaminya , nadira pun akhirnya pasrah tidak mendapatkan jawaban dari suaminya , akhirnya memutuskan untuk turun dari ranjang dan berjalan sendiri menuju kamar mandi.


" Vin , turunin aku " pintanya .


kevin yang tidak menggubris ucapan istrinya itu malah terus melangkahkan kakinya menuju kamar mandi


Setelah itu kevin pun meninggalkan nadira untuk membersihkan tubuhnya agar istrinya terlihat lebih segar .

__ADS_1


selesai . membersihkan dirinya nadira kembali mengistirahatkan tubuhnya . namun kevin sudah tidak terlihat mungkin suaminya itu sedang menikmati makan malam bersama mamah dan papahnya .


Tok .. tok.. tok..


ceklek ...


Suara ketukan pintu mehilangkan lamunan nadira, nadira pun menengok kearah pintu dan mendapati suami dan anaknya yang masuk kedalam kamar .


" Mamih ...... mamih ... " Teriak kenan yang menggema ruangan sambil berlari kearah nadira yang sedang duduk ditepi ranjang .


" Kenan sayang jangan lari-lari nak , nanti kamu jatuh " ucap nadira dan memperingati anakanya itu . kemudian dengan cepat kenan naik keatas ranjang dan langsung memeluk tubuh nadira .


" Mamih , kenapa mamih tidak keluar untuk makan malam bersama kami " ucap kenan yang berada dipelukkan nadira dengan mendongakkan kepalanya menatap sang mamih .


" Mamih sedang kurang sehat sayang jadi mamih makan didalam kamar , gimana tadi siang mainnya sama oppah dan ommah " Tanya nadira dengan lembut sambil mengusap rambut anaknya dengan lembut ..


" Seru mamih .. kata omah sama oppah kenan mau diajak jalan-jalan mih keluar negeri tempat oppah bekerja . apakah boleh mih " tanya kenan dengan polos

__ADS_1


" Tentu boleh sayang nanti tanya papih yah kita akan liburan kapan karena papih kan masih banyak pekerjaan sayang " melirik kearah kevin , dan kevin pun tersenyum menatap nadira dan kenan yang sedang berbicara dengan serius .


" Bulan depan kita akan berlibur ketempat omah dan oppah yah , nanti papih akan bicara dengan oppah dan ommah kamu yah nak " sahutnya dengan seluas senyum. yang kevin berikan kepada anaknya dan nadira


__ADS_2