Aku Hanya Ingin Bahagia

Aku Hanya Ingin Bahagia
Bab 80


__ADS_3

Setelah mendengar penjelasan dari sang anak , akhirnya orangtua kevin mengerti dan tidak menyalahkan anaknya jika sudah menikah dan tidak memberitahu mereka namun selama 5 tahun ini kevin amat sangat pintar menyimpan semuanya tanpa diketahui papah dan mamahnya .


" Sayang ... siapa yang datang " Nadira sedikit berteriak dan akan menghampiri suaminya namun langkahnya terhenti setelah melihat kedatangan reno orang yang ia kenal . dulu ketika nadira masih bekerja di perusahaan suaminya itu .


" Tu... - tuan reno " Ucap nadira dengan gugup


seketika nadira menundukkan kepalanya karena merasa tidak enak hati .


" Sayang ... sini " panggil kevin , nadira masih menundukkan kepala nya dan nadira merasa tidak pantas berada diantara mereka , seketika bayangan masalalunya kembali muncul .. fikirannya berputar di kejadian masalalunya bagaimana ia ditinggalkan oleh kekasihnya . dan nadira berfikir sekarang kevin pasti akan meninggalkannya , tangan nadira terangkat dengan wajah yang masih menunduk memposisikan tangannya di telinganya ....


" Enggak ... aku enggak mau ... " rancau nadira yang terus menahan bayangan itu agar tidak muncul ..


" Jangan .... jangan... aku mohon jangan tinggalin aku . "


kevin menyipitkan matanya . melihat keanehan pada istrinya itu dan kedua orang tua kevin pun merasa bingung dengan sikap nadira ..


" Mamih ... " panggil si kecil kenan kepada mamih nya yang melihat mamihnya sedang menangis ..

__ADS_1


" Sayang .. kamu kenapa " Tanya kevin dengan panik


Nadira terus merancau , dengan kata-kata yang tidak ingin ditinggalkan .terus menggelengkan kepalanya menutup kedua telinganya menggunakan tangannya .


namun pandangan nadira tetap tertunduk .


" Enggak .. aku ... Ak.. " Nadira pun akhirnya terjatuh dan tidak sadarkan diri.


"NADIRA ....MAMIH ...." Teriak kevin dan kenan berbarengan yang melihat nadira jatuh tidak sadarkan diri .


Kevin segera berlari menghapiri nadira .dan mengangkat nadira membawanya kekamar , di ikuti dengan kenan yang berada digendongan tuan reno yaitu papah dari kevin .


mamah kevin sedikit sedih melihat menantunya itu tidak sadarkan diri .


Setelah sampai dikamar kevinpun meletakan nadira diatas ranjang dan menyelimutinya , terlihat butiran bening yang berada di sudut mata nadira . dan keringat yang membasahi wajah cantik nadira .


" Sayang ... bangun kenapa seperti ini , " kevin menepuk - nepuk pipih nadir mencoba membangunkan istrinya namun nihil berkali-kali kevin mencoba nadira tetap menutup matanya .

__ADS_1


" Vin .. mantu mamah kenapa , dan kenapa dia seperti ini setelah melihat kita vin " pertanyaan itu pun terlontar dari mamahnya .


" Entahlah mah kevin pun enggak tahu kenapa nadira seperti ini , padahal tadi baik-baik saja " ucap kevin yang jujur saja kevin pun bingung seketika kevin teringat akan penyakit nadira apakah kambuh kembali .


" Papih . mamih kenapa pih ? " Tanya kenan dengan polos yang sudah berada disamping nadira .


" Pih , mamih akan bangun kan pih ? " tanya kenan kembali .


" Vin apa tidak sebaiknya kamu panggil dokter saja " papah kevin pun memberikan saran kepada anaknya agar segera . membawanya kerumah sakit atau tidak memanggil dokter keluarga , melihat keadaan menantunya yang sedikit pucat .


" Tidak usah pah kevin akan menemani nadira saja , papah dan mamah ayoo kevin antar kekamar pasti kalian lelah setelah perjalanan jauh ". ucap kevin yang akan mengantarkan orangtuanya untuk beristirahat mengingat hari pun sudah malam .


" Enggak usah vin , papah dan mamah akan kekamar sendiri kamu temani istrimu saja , Cucu opah .. mau ikut opah ke kamar sayang " sahut papah kevin dan mensejajarkan dirinya dengan kenan .


" Tidak opah , kenan mau temani mamih tidur disini " kenan pun menggelengkan kepalanya .


Kemudian tuan reno dan nyonya melisa pun meninggalkan kamar itu untuk beristirahat .

__ADS_1


__ADS_2