
Disebuah pusat perbelanjaan sepasang suami istri sedang sibuk memilih-milih berbagai kebutuhan anaknya yang tidak lama lagi akan menyambut dunia .
kevin yang masih setia menemani istrinya untuk memilik kebutuhan baby nya sangat senang berbagai macam pakaian nadira pilih sendiri , membeli perlengkapan dan pernak pernik untuk menghiasi kamar baby nya yang sudah 95% hampir selesai .
Kevin dan nadira membuat kamar baby senyaman mungkin mengingat ini adalah anak pertama mereka jadi apapun yang nadira ingin belikan pasti kevin pun akan membelikannya .
" Sayang .. yang ini lucu , bolehkah aku membelinya " Tanya nadira kepada kevin dan meminta nya untuk membelikannya .
" Boleh sayang... pilihlah barang yang kamu inginkan , dan keperluan baby apa saja kamu belikan saja " ucap kevin yang memberikan ijin kepada nadira .
__ADS_1
kemudian tidak lama , trolly yang nadira bawa sudah penuh kemudian nadira pun menuju kasir untuk membayar semuanya langkah kaki kevin menghapiri nadira untuk membatu mendorong trolly itu .
" Sayang biar aku saja yang membawanya , kamu jangan cape-cape inget kandungan kamu sudah semakin besar . " ucap kevin mengingatkan istrinya itu .
Nadira hanya tersenyum kecil melihat betapa perhatian dan cerewetnya kevin kepadanya .
" Iya sayang ... bahkan kamu sering mengingatkan aku , sampai-sampai aku sangat hafal dengan ucapanmu " Nadira menangkup wajah kevin dengan penuh sayang dan tersenyum manis dihadapan kevin.
dan jam sudah menunjukan pukul 8 malam akhirnya nadira dan kevin memutuskan untuk kembali pulang setelah selesai makan .
__ADS_1
sekarang mereka sedang dalam perjalanan menuju rumah mereka sepanjang jalan nadira tidak ada hentinya melihat isi paperbag yang nadira bawa .
" Sayang apa semua kebutuhan baby sudah lengkap " tanya kevin kepada nadira yang masih fokus menatap isi semua paperbag nya , nadira pun menganggukkan kepalanya untuk menjawab pertanyaan suaminya itu .
" Sudah semua vin , aku tidak butuh apa-apa lagi semuanya bahkan sudah lengkap " jawab nadira kembali.
dalam perjalanan pulang nadira yang merasa kelelahan akhirnya pun tertidur didalam mobil . kevin meletakan kepala nadira di bidang dada kevin dan memeluknya dengan erat dan penuh kehangatan . kemudian mendaratkan satu ciuman di kening nadira .
Kevin benar-benar bahagia melihat nadira bahkan ia tidak pernah menyangka bahwa pernikahannya akan sampai sejauh ini , jika mengingat nadira adalah salah satu karyawannya yang berani menentang kevin dulu bahkan dari awal pernikahan pun nadira yang tidak pernah mencintainya dan menikah pun atas dasar paksaan kevin tidak menyangka akan bahagia sampai saat ini bahkan ditambah lagi akan ada malaikat kecil di tengah keluarga kecil mereka .
__ADS_1
Setelah sampai kevin pun menggendong tubuh nadira , kevin yang tidak merasa lelah sama sekali meskipun nadira sudah terlihat semakin besar semenjak kehamilannya . tetapi bagi kevin tidak ada rasa lelah untuk membuat nadira nyaman dan merasa bahagia .
Kemudian setelah sampai di dalam kevin meletakan nadira di ranjang , membuka sepatu yang nadira pakai dan menyelimuti nadira hingga leher nadira hanya kepala saja yang terlihat . setelah menaruh nadira kevin pun bergegas untuk membersihkan dirinya dan meninggalkan nadira yang sudah tertidur lelap .