
3 minggu kemudian.
Hari ini adalah hari terakhir persidangan Bagus bersama dengan istrinya yang sudah membunuh keluarga Tarian 20 tahun yang lalu. Keduanya lalu duduk di depan sana, dengan air mata bercucuran, istri Bagus merasa benar-benar sangat hancur. Ia bahkan tidak bisa melihat putranya berada disana, bahkan putranya sekarang dalam pencarian polisi dengan kasus kalau Loiner orang yang sudah membuat hidup Naya hancur seperti ini.
Kemudian Lidia bersama dengan Lukman ikut merasakan sangat hancur melihat besan mereka seperti ini yang dulunya sangat mereka sayangi dan hargai. Tapi semuanya sudah berlalu, semuanya sudah hancur dan semuanya akan kembali seperti pada semula.
Tidak lama setelah itu, hakim pun memutuskan kalau keduanya bersalah telah melakukan pembunuhan berencana terhadap saudara Bagus sendiri bersama dengan istrinya. Dan keduanya pun dijatuhi hukuman 18 tahun penjara, denda 50 milyar".
Tok.. Tok...
Begitu hakim mengetok palu, semua yang berada di dalam ruangan tersebut merasa bahagia dan sebaginya lagi menangis senggugukan seperti yang suami istri itu sekarang lakukan.
"Sudahlah pah mah, itu sudah jalan mereka. Semua, apa yang sudah pernah kita lakukan. Pada akhirnya akan terbongkar juga dihadapan publik" ujar Nessa mencoba menenangkan kedua orang tuanya. "Sekarang ayo kita pulang".
Setelah sidang berakhir, semua anggota keluarga itu langsung pulang meninggalkan kantor kejaksaan. Sedangkan Reyhan, begitu sidang keputusan berakhir, ia pergi meninggalkan tempat tersebut kembali kerumah melihat Naya yang sedang terbaring lemas diatas tempat tidur.
__ADS_1
"Sekarang tinggal Loiner. Polisi sedang mencarinya, apa yang kamu tunggu lagi? Tidakkah kamu mau membuka mata mu?".
Reyhan sedih, ia menarik nafas panjang sembari menatap Naya yang masih enggan membuka mata. Kemudian ia mendengar suara Nessa memanggil namanya karna sebelum ia pergi meninggalkan ruang sidang, Nessa sempat bertanya kemana adiknya itu hendak pergi.
Dan sekarang mereka masuk ke dalam, mereka melihat Reyhan berada disana dengan wajah sedih.
"Ternyata kamu disini Reyhan" ucap Lidia berjalan mendekati putranya itu. Lalu berkata kepada Naya, "Sekarang sudah baik-baik saja sayang, kini sudah saatnya kamu membuka mata dan Lihatlah betapa kami semua sangat merindukan mu".
"Iya Naya, seperti yang baru saja mama ucapkan. Kami semua sangat merindukan mu dan berharap kamu segera pulih seperti biasanya. Tolong kasihi kami semua, jangan biarkan kami berlarut-larut dalam kesedihan. Kami mohon buka mata mu Naya".
"Sudahlah, sebaiknya kita keluar saja. Biarkan menantu kita istirahat seperti ini" Lukman membawa mereka keluar, dan tinggallah sekarang ini Reyhan yang masih berada disana menatapnya dengan tatapan sendu.
"Kamu yakin tidak mau membuka mata lagi? Kamu yakin bisa melihat kesedihan yang keluarga ku tunjukkan kepada mu? Mereka benar-benar sangat tulus menyanyi mu dan mereka benar-benar sangat tulus mencintai mu. Tapi apa yang kamu lakukan? Kamu masih enggan membuka mata untuk mereka".
Merasa frustasi seperti ini, Reyhan pergi meninggalkan ruangan tersebut.
__ADS_1
.
1 bulan kemudian setelah kejadian itu. Sekarang Reyhan berada di bandara, ia melihat ayah dan anak itu secara bergantian sambil berkata.
"Terima kasih dan sampai jumpa dilain waktu".
Rian tersenyum, "Benar, sampai jumpa dilain waktu. Dan jika sesuatu terjadi dengan Naya, cepat beritahu aku mmmm".
"Ya, aku akan memberitahu mu".
"Kalau begitu kami berangkat dulu" Rian menepuk bahu Reyhan sebelum mereka benar-benar pergi meninggalkannya. Setelah itu keduanya melambaikan tangan dan langsung memasuki pintu nomor satu.
************* TAMAT**********
HALLO SEMUA PENGGEMAR AKU ISTRI PENGGANTI YANG TIDAK DIANGGAP. KISAH INI SAMPAI DISINI SAJA, DAN AKAN LANJUT KE SEASON 2 AKU MENCINTAI MU😊
__ADS_1
#TERIMAKASIH#