
Rena sudah berada di sebuah kamar hotel, entah siapa yang mengirim dirinya.
seorang pria masuk dan melihat ada gadis di ranjang miliknya, dia tersenyum saja mungkin ini adalah wanita pesanannya yang di kirim oleh asistennya.
karena pengaruh obat yang di minum oleh dirinya, jadi Rena tak sadar dan mulai tak bisa mengontrol dirinya sendiri
pria itu pun sangat senang dan berbangga bisa menikmati wanita yang tenyata masih sempit.
keduanya sedang sama-sama terbawa suasana yang begitu panas, saat tiba-tiba rombongan reporter masuk dan mengambil gambar mereka.
saat kilatan kamera memfoto mereka pun Rena seperti tak terpengaruh, dan sayangnya pria itu kaget bukan main.
Rohan melepas dasi kupu-kupu dan rompi hitam itu, kemudian membuangnya ke tempat sampah.
tak lupa dia melempar sarung tangan ke sebuah api yang ada di sekitar tempat pesta yang sengaja di nyalakan.
dia adalah pelayan yang membawa Rena ke kamar itu, dan memberikan informasi pada para paparazi yang sedang menunggu berita heboh.
kemudian dia masuk kedalam sebuah dan hitam dan membawanya pergi, sedang Raina dan Raj tak langsung pulang ke villa mereka
melainkan mereka memilih menikmati suasana malam yang begitu indah.
"kita mau kemana suamiku? kita tak akan pergi ke luar tengah malam begini kan?" tanya Raina yang sebenarnya punya phobia.
"tentu saja tidak, kita hanya akan makan malam romantis, dan kita sudah sampai di tempatnya," kata Raj yang mengajak istrinya itu ke restoran mewah ditepi pantai.
restoran itu khusus buka di jam itu hanya untuk keduanya, bahkan pinggir pantai itu sudah di hias dengan kelopak bunga dan lilin.
"kamu tau ini romantis sekali," kata Raina yang merasa tak percaya dengan semuanya.
Raj kemudian berlutut di depan Raina, "aku mencintaimu,maukah kamu menjadi wanita yang menemaniku sampai nafas terakhir ku?"
"apa... ya aku bersedia," jawab Raina yang akhirnya dia benar-benar di terima di sisi suaminya
keduanya pun berpelukan erat, dan kemudian berciuman dengan mesra, dan malam romantis mereka pun di mulai di sana.
Rohan sampai di sebuah markas yang di jaga ketat, dia langsung berlari dan duduk di depan layar besar.
"apa pergerakan mereka mencurigakan?" tanya pria itu yang mengawasi sesuatu dari satelit.
__ADS_1
"sepertinya tuan, mereka sampai di pulau tak berpenghuni dengan banyak barang selundupan," jawab orang kepercayaannya.
"panggil grey, kita sepertinya harus bertindak sekarang," kata Rohan yang memang memiliki kekuasaan hampir setara Raj.
saat sedang makan malam romantis, tiba-tiba Raj melihat ponselnya dan terlihat marah.
"sayang sepertinya aku harus pergi, Juna antar nyonya pulang, dan maaf aku harus pergi dan meninggalkan mu, karena ini penting," kata Raj.
"tapi kamu mau kemana?"
"ada urusan mendadak dan maaf aku tak bisa mengantar mu, tapi tunggulah aku pulang ya sayang, aku mencintaimu," kata Raj yang langsung lari meninggalkan Raina.
"urusan apa yang membuat mu hingga seperti ini," gumam Raina yang melihat suaminya itu hilang di telan malam.
dia pun juga memutuskan untuk pulang karena tak ada lagi yang perlu di nikmati di tempat itu.
Raina pulang dengan membawa rasa yang tak menentu, dia senang karena Raj ternyata juga mencintai dirinya.
sedang dia juga merasa sedih karena pria itu meninggalkan dirinya begitu saja.
"Juna, apa di sini ada mall yang buka dua puluh empat jam, aku ingin mencari mie instan," kata Raina yang sedang sangat badmood.
"bawa aku ke sana dan biarkan aku belanja," kata Raina.
Juna pun mengikuti perintah Raina, dan saat mereka sampai di mall mewah itu.
Raina mulai masuk di ikuti oleh Juna, mereka menuju ke bagian supermarket untuk membeli apa yang di inginkan wanita itu.
dia mengambil berbagai jenis mie, kornet hingga sosis, tak lupa dia membeli daging sapi cincang untuk besok pagi.
setelah semua yang dia inginkan di beli, sekarang mereka baru menuju villa.
sedang Raj sudah bersama dengan Rohan dan seluruh anak buahnya, jika biasanya Raj menolak memakai rompi anti peluru.
kali ini Rohan memaksa pria itu memakainya karena dia tak ingin Raj terluka
terlebih sekarang pria itu sudah memiliki seseorang yang harus di jaga selain keluarganya.
seorang gadis di ikat di kursi, dia sudah lelah menangis, dia tak menyangka harus terjerembab dalam dunia yang kejam ini.
__ADS_1
bagaimana tidak, pernikahan yang di atur, malah membawanya kedalam bahaya besar.
dia yang pergi menuju ke Dubai untuk mengikuti suaminya, malah di culik oleh segerombolan orang.
dan setelah dia sadar, dia melihat suami dan seluruh keluarga suaminya di siksa.
dia hanya bisa menangis menyaksikan itu, "ku mohon.... lepaskan kami," mohon Salwa.
"Salwa Indriani, kamu batu menikah dengan pria bodoh itu, gadis malang, dia itu adalah suami adikku, dan dengan biadab dia membunuh adikku dan menikahimu, jadi sekarang kamu harus menyaksikan semuanya mati satu persatu, mengerti cantik," kata pria berkulit hitam itu.
"aku mohon lepaskan aku.... aku juga di jodohkan..." tangis Salwa yang langsung tersumpal kain dan membuatnya tak bisa berbuat apapun.
untuk pertama kalinya dalam hidup Salwa melihat seseorang terbunuh dengan kejam di depan matanya.
itu adalah ibu mertuanya yang kemarin lalu tersenyum cerah saat pernikahannya.
kini wanita itu sudah di gorok dengan kejam, darah mengucur deras dan perutnya juga di robek.
Salwa lemas, tapi mendengar suara sayup yang membuatnya bergidik ngeri saat dia menyaksikan.
adik iparnya yang masih belia di ruda paksa oleh beberapa pria dengan kejam.
dia makin sedih karena tak bisa melakukan apapun sekarang, dan kini giliran ayah mertuanya yang di bunuh juga dengan cara yang sangat kejam.
Salwa menutup matanya karena tak sanggup lagi mendengar dan melihat setiap siksaan yang terjadi.
"hei cantik, jangan menutup matamu, kamu harus lihat semua ini, lihat mereka meregang nyawa, mereka adalah keluarga baru mu," bisik pria itu dan memegangi kepala Salwa.
Salwa hanya bisa menangis, saat ini giliran pria yang menikahinya beberapa hari yang lalu.
dia di cambuk dengan sebuah cambuk berduri, dan setiap teriakannya membuat sakit siapa pun yang mendengarnya.
akhirnya karena sudah merasa puas, pria itu di bunuh dan tubuhnya di cincang menjadi banyak bagian.
rombongan dari tak dan Rohan masih berusaha mendekat, mereka bahkan menyewa perahu-perahu nelayan sekitar agar tak di curigai.
karena banyak nelayan yang sering singgah hingga para penjaga pun merasa jika itu aman.
kelompok Raj menyergap semua anak buah musuh bebuyutannya di dunia hitam.
__ADS_1
hingga semua penjaga sudah tersingkir dari jalan mereka, tentu mereka tak boleh gegabah karena musuh Raj kali ini juga bukan orang biasa.