Aku Mencintaimu, Tuan Malhotra

Aku Mencintaimu, Tuan Malhotra
pernikahan Kinjal


__ADS_3

pendeta sedang menghitung hari dan tanggal menurut bintang kedua calon pengantin.


"hari baik jatuh pada bulan ini tanggal tiga puluh, dan tak ada lagi selama tiga bulan kedepan, karena bintang gadis ini kurang baik," kata pendeta itu.


"setuju, kami juga tak mau menunda lagi hati pernikahan karena kami tak sabar untuk memboyong Kinjal ke Singapura," kata nyonya Rathore.


"bagaimana Oma?" tanya Raj.


"kalau Oma setuju juga, lagi pula sebelum hari buruk Kinjal di mulai, lebih baik kita nikahkan mereka, bagaimana menurut mu Kinjal?"


"tentu Oma," jawab Kinjal


Raina duduk di samping Kinjal, dan menepuk punggung gadis itu, sedang Rahul terlihat sangat bahagia.


bahkan mereka langsung mengadakan acara pertunangan kecil-kecilan.


"sayang apa tidak buru-buru, aku merasa ini terlalu cepat," bisik Raina pada suaminya Raj.


"tidak sayang, kami sudah mengenal keluarga Rathore dari kecil, dan lagi usaha mereka juga sedang baik, jadi mereka benar-benar ingin menjadikan Kinjal menantu, biak karena apapun seperti yang kamu takutkan," kata Raj.


"baiklah aku percaya, tapi kamu tak merasa jika Kinjal sepertinya kurang berbahagia?"


"Kinjal memang seperti itu, sudah tak usah khawatir berlebihan begitu, tenang saja, sekarang minta para pelayan menyiapkan makan malam ya," kata Raj.


Raina mengangguk, dan meminta paman Raju menyiapkan semuanya, sedang terlihat Rohan sedang menerima telpon dari seseorang.


"siapa itu, sepertinya orang spesial?" tanya Raina

__ADS_1


"iya kakak ipar, ini adalah gadis yang dulu pernah aku dan kak Raj selamatkan, dan dia tinggal di rumah milik keluargaku, dia itu sangat istimewa karen begitu pintar," kata Rohan.


"jika menyukai dia, kamu harusnya segera menyatakan perasaan mu, karena jika tidak takutnya kamu bisa kehilangan gadis itu," kata Raina.


"pasti kakak ipar, aku akan melakukannya, seperti yang kamu katakan," kata Rohan yang jadi membulat kan tekadnya.


sedang Kinjal yang melihat kakak iparnya dan roh mengobrol senang membuatnya penasaran.


pasalnya dia ingin tau apa yang sedang di bicarakan oleh keduanya.


makan malam berlangsung, Raina hanya mengambil ayam dan beberapa gorengan.


karena tiba-tiba Raina merasa perutnya benar-benar tak enak jika harus dipaksa untuk makan.


tapi mrligat semua orang lahap itu membuatnya senang, karena masakannya bisa di terima oleh semua orang.


akhirnya para tamu pulang, Raina juga sudah berganti baju untuk istirahat.


Raj sudah santai memegang ponselnya, tapi tiba-tiba melihat Raina yang mengenakan lingerie untuk tidur.


membuatnya berubah jadi memandang istrinya yang begitu menggoda itu, bagaimana tidak Raina yang memiliki kulit putih sangat kontras dengan lingerie hitam itu.


akhirnya malam ini Raj kembali menikmati tubuh indah istrinya biru, bahkan mereka melakukannya beberapa kali.


saat sudah selesai, Raina memberanikan diri bertanya, "sayang untuk pernikahan Kinjal, sepertinya aku butuh kartu milik mu, untuk membeli perlengkapan serta semua yang di gunakan untuk menghiasi rumah," kata Raina


"baiklah besok aku ambilkan, tapi gunakan hass wedding organizer saja, takut kamu lelah, karena tugasmu itu hanya melayani ku, mengerti..." kata Raj yang kembali mencium leher jenjang Raina

__ADS_1


bahkan mereka lagi dan lagi mengulangi kegiatan panas yang entah sampai berapa kali.


pukul tujuh pagi Raina sudah mulai berdoa dan Raj di belakangnya, dan keduanya berdoa bersama.


setelah itu Raina meminta bibi Anu dan bibi Ami untuk membuat sarapan untuk semua orang.


sedang untuk Raj, pria itu menyempatkan diri untuk olahraga, dan pagi ini dia akan sarapan gado-gado.


ya dia dan Naina kalau sarapan memang sering tersendiri karena sedang berusaha hidup sehat agar bisa segera punya anak.


meski mereka tetap makan bersama tapi memang beda menu, meski kadang Raj masih nakal.


Raina, Tania dan Oma serta calon pengantin sudah siap pergi untuk menyiapkan semua kebutuhan pernikahan.


pertama-tama mereka ke tempat wedding organizer yang direkomendasikan oleh Raj.


dan perusahaan kecil itu sangat bangga saat terpilih menjadi orang yang akan mengurus pernikahan putri terakhir keluarga Malhotra.


semua hiasan harus mengunakan barang yang sederhana tapi harus terlihat mewah.


bukan karena pelit, tapi selama ini kami selalu bengkak di tenda dan Raina tak mau itu terjadi.


setelah dari tempat wedding organizer, kini mereka mendatangi orang yang selama ini menanggani bagian catering yang sudah terpercaya.


Kinjal memilih beberapa makanan kesukaannya, tentu Raina juga memberikan masukan.


bagaimana jika memilih sedikit perbedaan, dan Kinjal menyukai itu, akhirnya semua sudah siap.

__ADS_1


dan kini mereka menuju ke sebuah tools pakaian, untuk membeli keperluan sangeet dan juga yang lain.


karena gaun pengantin akan di sediakan dari keluarga pria, yaitu keluarga Rathore.


__ADS_2